ShareThis

Headlines News :
Topics :

    PORTAL MIGAS


    SKK MIGAS

    SKKMigas

    Beyond Communication


    Media Portal Hilirisasi


    PT.ARDA MEDIA TRAINING

    CAKRAWALA TRAINING

    #LetsHepsRohingya


    Web Desain Sosial Media


    Gemma Cakrawala

    Advertisng Iklan
    Tampilkan postingan dengan label DAERAH. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label DAERAH. Tampilkan semua postingan

    Pulau Salahnama kan Jadi Primadona Wisata

    Batu Bara,Pariwisata-Pemerintah Daerah Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara telah memulai membangun objek wisata di Pulau Salahnama. Dan kini pulau tersebut membutuhkan investor untuk dijadikan objek wisata, agar tak kalah dengan objek wisata pulau lainnya di Indonesia.Perut seperti dikocok untuk menuju ke sebuah Pulau yang berjarak sekitar 45 menit dari bibir dermaga Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Maklum jarak itu ditempuh dengan perahu motor (boat) berkecepatan tinggi.Sedangkan jika menggunakan kapal nelayan yang hanya bermesin dompeng dapat memakan waktu hingga 1 jam 30 menit, baru sampai di sebuah pulau yangasri tersebut.


    Setibanya disana perut yang tadinya mual, akibat guncangan perahu motor, terbalas dengan keindahan pulau yang benar-benar eksotis dan masih perawan. Pemandangan dipulau ini dipenuhi denganpasir putih, air laut yang jernih, terumbu karang yang terlihat jelas dan ikan warna-warninya yang berenang sampe ke bibir pantai. Pulau ini juga katanya surganya para pemancingPemerintah Batu Bara berharap pulau ini dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan sigap Bupati Kabupaten Batu Bara, OK Arya ZulkarnainSH MM langsung melakukan penataan dan pembangunan. Sebab menurut OK Arya pembenahan ini sejalan dengan program Menteri Pariwisata yang menginginkan adanya peningkatan devisa di sektor pariwisata.Hal ini terkait masih banyaknya objek wisata yang belum tersentuh seraya serius. “Kedepan, objek wisata Pulau Salahnamayang memilki jarak sekitar 9,5 mil dari Tanjung Tiram ini bisa dijadikan primadona wisata di Sumut setelah Danau Toba,”kata OK Arya Zulkarnain SH MM, saat disambangi dikantornya, Kota Limapuluh, Sumut, akhir bulan lalu.


    Foto : Bupati Batu Bara, OK Arya Zulkarnain SH MM hilirisasi.com

    Pemerintah Kabupaten Batu Bara telah melakukan penataan pembangunan, infrastruktur jalan, air, pemondokan dan lainnya. Tahun depan Bupati juga berharap adanya investor yang melirik pulau ini. “Sudah ada investor namun mereka bukan mau buat wisata tapi mau membuat kerambah apung untuk ikan kerapuh. Dermaganya sudah ada, alatnyabantuan dari kementerian perikanan, cuma permodalannya kerjasama,” ujar OK Arya.Menurut Bupati yang terpilih secara independent sejak 2008 ini, objek wisata Pulau Salahnama memiliki prospek cerah karena wisatawan bisa memanfaatkan berbagai sarana seperti memancing, jet sky, diving (menyelam), Snorkling,menikmati panorama alam di pagi hari maupun senja.

    Akses transportasi menuju pulau ini dikatakan OKArya masih sebatas kapal nelayan serta dua kapal masing-masing milik Dinas Kelautan Perikanan dan Dinas Kesehatan. “Kedua kapal dinas tersebut adalah bantuan dari pemerintah pusat. Dan kami merencanakan tahun depan ada kapal dari Dinas Pariwisata yang dapat mengangkut lebih dari 50 orang nantinya,” ujarnya.

    Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Pemuda Olahraga, Kabupaten Batu Bara, H. Prayitno, SH, MMA membeberkan biaya yang dipatok jika ingin berkunjung ke Pulau Salahnama.Untuk retribusi di laut menurut undang-undang itucuma Rp. 3.000 per orang. Sedangkan untuk akses lainnya seperti menginap dan mencarter kapal nelayan plus menginap itu berkisar Rp. 2.000.000 per rombongan. “Satu kapal nelayan dapat mengangkut hampir 50 orang,” ujar Prayitno.

    Prayitno optimis industri Pariwisata akan meningkatkan devisa maupun kesejahteraan masyarakat bila dikembangkan dan dikelola secara profesional. Melalui pengelolaan yang lebih profesional, lanjutnya, peluang Batu Bara menjadi salah satu tujuan wisata akan menjadi kenyataan. “Betapa beruntungnya kita andaikata Batu Bara termasuk salah satu daerah tujuan utama para wisatawan domestik dan mancanegara,” katanya.

    Pulau Salahnama merupakan pulau terluar di Provinsi Sumatera Utara, yang berbatasan dengan Pulau Berhala yang berada di Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Pulau Salahnama ini sangat strategis karena hanya berjarak sekitar 2 jam perjalanan untuk sampai kenegara Malaysia, dan 4 jam untuk perjalanan ke Thailand dan Filipina. Karena letaknya yang dekat dengan perairan Kabupaten Batu Bara, maka Pulau Salahnama ini disebut sebagai pulau terluar yang masuk sebagai bagian dari wilayah hukum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara.Pulau ini dahulunya bernama pulau Ujung Punai yang berarti tabu bagi masyarakat Batu Bara. Punai menurut masyarakat Batu Bara berarti kelamin laki-laki. Sehingga masyarakat menyebutnya dengan Pulau Salahnama.

    Banyak pemberitaan yang mengatakan bahwa Bupati telah membangun vila pribadi miliknya. Namun ketika awak hilrisasi.com diberikan kesempatan untuk berkunjung ke pulau yang memiliki luas sekitar 13 hektar ini, awak hilirisasi.com tidak melihat adanya vila nan megah milik Bupati, seperti yang beredar di media. Hanya terlihat wisma atau pos dari berbagai dinas terkait, seperti wisma atau pos Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Perhubungan Laut, Kebudayaan Pariwisata dan Pemuda Olahraga, Kelautan dan Perikanan, dan Puskesmas.

    “Dalam pembangunan infrastruktur untuk pulau ini kita sudah menghabiskan biaya sekitar Rp. 14 miliar. dan untuk tahun ini anggaran untuk pulau ini kita hentikan sampai mendapatkan investor,” tutup Bupati.(Epan/Red)

    Sumber : hilirisasi.com


    Emha Ainun Najib: Gerhana Itu Ngikut Kita

    BANGKA -- Gerhana matahari adalah kejadian langka yang jarang sekali terjadi.

    Wajar bila banyak orang menafsirkan dengan berbagai versi sesuai dengan keyakinan, kepercayaan, ilmu, tradisi, dan lainnya.

    Ungkapan itu disampaikan Budayawan Emha Ainun Najib saat mengisi acara menyambut gerhana matahari, d Pantai Terentang Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (8/3/2016) malam.

    Menurutnya, penafsiran atau makna gerhana itu tergantung kepada manusia itu sendiri.

    Selengkapnya simak pernyataan Emha dalam video di atas. (*)Laporan Wartawan Bangka Pos, Deddy Marjaya

    TRIBUNNEWS.COM


    Salat Gerhana di Masjid Agung Al Makmur Lampriet Ramainya seperti Salat Id

    BANDA ACEH - Masjid Agung Al Makmur Lampriet, Banda Aceh, dipenuhi warga yang hendak menjalankan salat gerhana. 

    Mereka datang bersama sanak keluarga. Tampak orangtua mengajak anak-anaknya seperti halnya salat di Hari Raya Idul Fitri.

    Suasana itu terjadi tak lama menjelang gerhana matahari total yang melintasi beberapa wilayah di Indonesia.

    Salat sunnah gerhana digelar tepat pukul 06.30 WIB.(*)Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Budi Fatria

    TRIBUNNEWS.COM


    Sebelum Gerhana Total, Asteroid Selapangan Basket Lewati Bumi

    Sebuah asteroid seukuran lapangan bola basket akan melintas di dekat orbit Bumi. Asteroid yang diberi nama 2013 TX68 itu diperkirakan melintas di dekat Bumi pada 5 atau 8 Maret mendatang.

    Dikutip Dream dari laman news.com.au, Jumat 4 Maret 2016, asteroid ini sebelumnya sudah pernah melintas di dekat Bumi pada dua tahun silam. Kala itu melintas pada jarak 1,3 juta miles dari Bumi.

    Ada sedikit kekhawatiran bahwa asteroid ini akan menumbuk Bumi. Namun, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) yakin asteroid ini akan melintas tanpa menimbulkan bahaya kehidupan di Bumi.

    “Kami sudah mengetahui asteroid ini, 2013 XT68, akan melintasi Bumi dengan aman pada awal Maret, tapi data tambahan ini memungkinkan kita untuk mendapatkan pegangan yang lebih baik pada jalur orbitnya,” kata Paul Chodas, dari NASA.

    “Data itu mengindikasikan bahwa asteroid kecil ini kemungkinan akan melewati Bumi dengan jarak lebih jauh dari sebelumnya.”

    NASA memprediksi asteroid ini akan melintas dengan jarak 4,8 juta kilometer dari Bumi. Masih ada kemungkinan asteroid ini akan melintas lebih dekat dengan Bumi, tapi yang pasti tak akan sampai berjarah 24.00 kilometer dari permukaan Bumi.

    Asteroid ini kemungkinan akan sulit untuk diamati. Selain jaraknya yang lumayan jauh, ukurannya agak kecil. “Dan lebih suram dari yang diperkirakan sebelumnya,” tutur Chodas.

    Fenomena luar angkasa ini terjadi sebelum terjadinya gerhana matahari total (GMT) yang akan terjadi pada 9 Maret mendatang.


    Gerhana Matahari Mirip Zaman Rasul Bakal Terlihat di Semarang

    Warga Semarang bakal mendapat momentum langka saat gerhana matahari terjadi pada Rabu besok 9 Maret 2016.

    Sebab, sejumlah pakar astronomi menyatakan penampakan matahari akan terlihat seperti di zaman Nabi Muhammad SAW.

    Ketua Asosiasi Dosen Falak Indonesia, Ahmad Izzuddin, mengatakan berdasarkan ilmu Falak, gerhana matahari di Semarang berdurasi 2 jam 15 menit 38 detik, atau terpaut sedikit dari zaman Nabi Muhammad hanya berkisar 2 jam 36 menit 11 detik.

    "Rabu besok akan ada penampakan munculnya matahari sebagian di langit Semarang. Ini sangat mirip seperti zaman Muhammad. Benar-benar istimewa bagi Kota Semarang,” kata Izzuddin, saat berdialog dengan pecinta astronomi di MAJT dikutip Dream dari laman metrosemarang.com , Senin 7 Maret 2016.

    Untuk bentuk penampakannya yang dapat dilihat nanti sama-sama punya persentasi gelap gerhana 80 persen. Hanya saja, yang terlihat di Semarang mempunyai selisih 8 persen lebih besar dari gerhana zaman Nabi Muhammad.

    "Pada zaman nabi, magnitude gerhana berkisar pada angka 0,824317767 atau 82 persen. Sedangkan gerhana di Semarang Rabu pekan depan magnitudenya berkisar 0,8742833664 atau 87 persen," imbuhnya.

    Tak hanya itu saja, gerhana matahari akan muncul seperempat pagi hari terawal, meskipun tidak tepat mirip waktunya.

    Sedangkan pada zaman Nabi Muhammad gerhana terjadi tepat 29 Syawal 10 Hijriah/27 Januari 632 Masehi. Waktu munculnya pukul 07:08:51 WD.

    "Kalau yang terlihat di Semarang besok mulai pukul 06:20:33 WIB dan puncaknya pukul 07:23:54 WIB dengan akhir gerhana pukul 08:36:11 WIB. Saat zaman nabi hampir mirip dengan puncak gerhana pukul 08:21:04 WD dengan akhir gerhana pukul 09:45:03 WD".DREAM


    Kisah Perwira Polwan di Bogor Tangkap Pengedar Narkoba, Pakaian Nyentrik, Rela Tidur di Mobil

    BOGOR - Hafal bau keringat anak buah, sering berantem dengan pengedar narkoba.

    Itulah gaya Kasat Narkoba Polres Bogor Ajun Komisaris Polisi (AKP) Yuni Purwanti Kusuma Dewi.

    Wanita kelahiran Porong, Sidoarjo, 23 Juni 1971 ini kerap kali mengecohkan para incaran pelakunya.

    Penampilan yang nyentrik, membuat ibu dua anak ini tidak mudah dikenali, apalagi oleh para pelaku narkoba.

    "Aku kan memang pakaiannya seperti ini, pakai kaos, celana levis bolong, sepatu converse," kata wanita berwajah cantik ini.


    Kasat Narkoba Polres Bogor Ajun Komisaris Polisi (AKP) Yuni Purwanti Kusuma Dewi. memeriksa temuan paket ganja di sebuah rumah kontarakn di Kampung Cinapeu, Desa Cibanon, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/3/2016)

    Anak ketiga dari AKBP Sumardi (alm), pensiunan Secapa Polri ini, telah menorehkan prestasi yang cukup baik selama menjabat sebagai Kasat Narkoba.

    Sepanjang 2015 saja, AKP Yuni telah mengungkap 137 kasus, dengan barang bukti 5 ton ganja, 2 kilogram sabu, 25 butir ekstasi, dan 2 gram heroin.

    Menurut Yuni, dengan 30 anggota yang dimilikinya saat ini, sama sekali tidak menghalanginya untuk tetap memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Bogor.

    "Dibuat enjoy saja, walau tidak pulang, niat kami memberi yang terbaik untuk Polres Bogor, niat tanggung jawab dan keikhlasan bekerja," kata Polwan angkatan 1989 itu.

    Ibu dari I Gede Aru Pradana dan I Made Niar Mayang yang sudah duduk di bangku kuliah tersebut, malah dianggap aneh oleh kedua anaknya jika hanya diam di rumah.

    Pernah bertugas di panit 2 Subdit 2 Polda Jawa Barat ini, rela tidak pulang, bahkan menunda jam makannya hanya untuk menangkap buruannya.

    "Dua-duanya kan sudah kuliah jadi sudah mengerti, aku sampai dibilang bu toyib sama anak-anakku, malah kalau belum ketangkap kadang kami itu tidak makan," ujarnya.

    Tidak jarang untuk mengungkap satu kasus, AKP Yuni dan anggota, selalu tidur di mobil.

    Penerima penghargaan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) setelah menggagalkan pengiriman tiga ton ganja ini, selalu menjaga hubungan komunikasi dengan para anggotanya.

    Itu demi menjaga kesolidan sesama anggota, agar kinerja tidak merosot.

    "Aku seperti sudah dianggap kakak sama anak-anak itu, kebersamaan yang kami jaga, sampai aku itu bau keringat teman-teman saja tahu, perilakunya juga," katanya sambil tertawa.

    Penggemar motor cross dan motor gede ini, belum terpikirkan untuk mencari pasangan hidupnya.

    Saat ditanya hal tersebut, AKP Yuni memilih untuk bercanda.

    "Lu mau sama gua emang? Yah tidak lah sekarang sudah cukup hidup seperti ini bertiga sama anak-anak, masalah jodoh mah sudah ada yang atur," katanya.

    Walau begitu, sebagai perempuan yang memimpin satuan dan menjaga keluarga, Yuni pun sering berkelahi.

    Malah, wanita berparas cantik ini juga sering bertransaksi dengan para bandar narkoba. Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Ardhi Sanjaya


    Panduan Tata Cara Salat Gerhana

    PANGKALPINANG -- Gerhana matahari total akan terjadi di langit Indonesia, dan fenomena ini merupakan kejadian langka.

    Karena saat puncak gerhana, piringan matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan bulan.

    Bahkan saat itu piringan bulan sama besar atau lebih besar dari piringan matahari.

    Sehingga pada siang hari yang biasanya terang akan menjadi gelap, karena tidak ada cahaya matahari.

    Gerhana Matahari akan tejadi pada Rabu, 9 Maret 2016.

    Untuk Salat Gerhana dilakukan secara berjemaah.

    Solat Gerhana tidak diawali dengan azan dan iqomat, tetapi dengan seruan Ash Shalatu Jaami'ah.

    Salat Gerhana dilakukan dengan bersuara serta berniat di dalam hati.

    Berikut tata caranya:                                                                                                                                                                                                             1. Niat dalam hati
    2. Takbiratul ihram sebagaimana salat biasa
    3. Membaca doa iftitah
    4. Membaca surat Alfatihah dilanjutkan membaca surat yang panjang (Sunnah Rasulullah SAW membaca surat Al Baqarah, bila tidak hafal diperbolehkan membaca surat lain)
    5. Ruku dan memanjangkannya
    6. Bangkit dari ruku' (i'tidal) sambil mengucapkan Sami Allahu Liman Hamidah
    7. Setelah i'tidal tidak langsung sujud, namun dilanjutkan membaca surat Alfatihah dan surat yang panjang (berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama
    8. Kemudian ruku kembali (ruku kedua) lebih panjang dari ruku yang sebelumnya
    9. Kemudian bangkit dari ruku
    10. Lalu sujud yang panjangnya sebaimana ruku, lalu duduk antara dua sujud kemudian sujud kembali
    11. Bangkit dari sujud dan melaksanakan rakaat yang kedua sebagaimana yang dilakukan pada rakaat pertama. Hanya saja lebih ringan dari rakaat pertama
    12. Tahiyat
    13. Salam
    14. Setelah selesai salat, Imam menyampaikan kutbah gerhana. Laporan Wartawan Bangka Pos, Agus Nuryadhyn

    TRIBUNNEWS.COM


    Kisah Peristiwa Gerhana dan Wafatnya Anak Rasulullah

    MEDAN - Wakil Pimpinan Muhammadiyah Sumatera Utara Prof Dr H Nawir Yuslem, MA mengatakan saat zaman
    Rasulullah gerhana matahari pernah terjadi jelang anak Rasulullah, Ibrahim, wafat.

    Pada malam sebelum terjadi gerhana, Ibrahim wafat, lalu dimakamkan di Pemakaman Al-Baqi pada pagi hari menjelang gerhana.

    "Saat itu masyarakat berasumsi bahwa terjadinya gerhana matahari karena anak Rasulullah wafat," katanya di Kampus PascaSarjana UMSU di Jalan Denai, Senin (7/3/2016).

    Saat itu Rasulullah mengatakan gerhana matahari dan wafat seseorang tidak ada hubungannya," ujarnya. 

    Rasulullah, kata Nawir, menyarankan jika ada gerhana matahari untuk melakukan Salat Gerhana, dengan cara dilakukan berjamaah, tanpa azan dan iqamah.

    "Dikerjakan sebanyak dua rakaat. Dimulai dari takbir, rukuk, qiyam dan sujud dua kali pada masing-masing rakaat. Pada masing-masing rakaat dibaca Al-Fatihah dan surat dengan jahar," ucapnya.

    Dia menambahkan, setelah Al-Fatihah dan surat, lalu takbir, rukuk dengan membaca tasbig, bangkit berdiri lurus, lalu membaca Al Fatihah dan surat.

    Lalu ruku kembali, bangkit, lalu sujud. Selanjutnya mengerjakan rakaat kedua seperti rakaat pertama, setelah itu khutbah. Laporan Wartawan Tribun Medan, Tarmizi Khusairi

    TRIBUNNEWS.COM


    Foto-foto Aksi Polwan Evakuasi Korban Kecelakaan di Pekanbaru

    PEKANBARU  -  Lihatlah sigapnya para polwan dari Polantas Polresta Pekanbaru ini menolong korban lakalantas yang terjadi di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Sabtu (5/3/2016).

    Tanpa membuang waktu, polwan yang tengah berpatroli langsung meminggirkan mobil dan segera membantu korban yang tengah terkapar dijalan.


    Korban yang mengalami luka dibagian kaki dan tangan ini langsung dinaikkan kedalam mobil patroli untuk kemudian dibawa kerumah sakit Bhayangkara Jalan Kartini, Pekanbaru.


    Aksi para polwan polantas ini mendapat apresiasi dari pengendara yang lewat.

    "Untung saja ada mobil polantas yang lewat. Korban cepat bisa diselamatkan, " ujar seorang pengendara yang kebetulan melintas dilokasi kejadian.

    Terpisah Kasatlantas Polresta Pekanbaru Kompol Zulanda mengungkapkan, kecelakaan yang terjadi melibatkan dua sepeda motor.

    Masing-masing dikendarai oleh Ramses Sitorus dan Ranti Wulandari.
    Keduanya mengalami luka di bagian kaki dan tangan.


    Menurut Zulanda, tabrakan terjadi karena sepeda motor yang dikendarai Ramses tiba-tiba saja merubah arah.

    Akibatkan sepeda motor yang dikendarai Ranti menabrak sepeda motor Ramses.
    Keduanya terjatuh.

    "Kecelakaan itu sendiri sudah diselesaikan. Kedua belah pihak sudah berdamai, " terang Zulanda.

    Terkait aksi para Polwan Polantas, Zulanda memberikan apresiasinya.
    Menurutnya, kesigapan polantas sangat membantu korban untuk mendapatkan pertolongan.

    "Sudah menjadi tugas kami (kepolisian.red) memberikan pertolongan. Untuk kejadian tabrakan, memang dibutuhkan kesigapan untuk menolong korban, " pungkasnya.

    Zulanda juga mengingatkan pengendara senantiasa berhati-hati saat dijalan raya. (*)
    Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat

    TRIBUNNEWS.COM


    Sigapnya Wanita Polisi Tolong Korban Kecelakaan Diapresiasi Pengendara ‎

    PEKANBARU - Sigapnya wanita polisi Polresta Pekanbaru menolong korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Riau, Sabtu (5/3/2016).

    Tanpa membuang waktu, wanita polisi yang tengah berpatroli langsung meminggirkan mobil dan segera membantu korban yang tengah terkapar di jalan.

    Korban yang mengalami luka di kaki dan tangan ini langsung dinaikkan ke dalam mobil patroli untuk kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Jalan Kartini, Pekanbaru. Aksi wanita polisi lalu linta ini mendapat apresiasi pengendara yang lewat.

    "Untung saja ada mobil polantas yang lewat. Korban cepat bisa diselamatkan, " ujar seorang pengendara yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

    Terpisah, Kasatlantas Polresta Pekanbaru, Kompol Zulanda, mengungkapkan, kecelakaan yang terjadi melibatkan dua motor. Masing-masing dikendarai Ramses Sitorus dan Ranti Wulandari. Keduanya luka di kaki dan tangan.

    Menurut Zulanda, tabrakan terjadi karena motor yang dikendarai Ramses tiba-tiba saja berubah arah.
    Akibatnya motor yang dikendarai Ranti menabrak motor Ramses dan keduanya terjatuh.

    "Kecelakaan sendiri sudah diselesaikan. Kedua belah pihak sudah berdamai, " terang Zulanda.

    Terkait aksi para Polwan Polantas, Zulanda memberikan apresiasinya. Menurut dia, kesigapan polantas sangat membantu korban untuk mendapatkan pertolongan.

    "Sudah menjadi tugas kami (kepolisian, red) memberikan pertolongan. Untuk kejadian tabrakan, memang dibutuhkan kesigapan untuk menolong korban," beber Zulanda.Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat

    TRIBUNNEWS.COM


    Koper Berisi Bom Rakitan dan Senjata Api Ditemukan Warga

    MEDAN  -  Warga yang bermukim di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Sei Mencirim, Kabupaten Deliserdang yang berbatasan dengan Kota Binjai tepatnya di Jl Bangau Lingkungan IX Kelurahan Mencirim, Binjai Timur mendadak heboh, Sabtu (5/3/2016).

    Pasalnya, salah seorang warga telah menemukan satu koper berwarna hitam berisikan bom rakitan dan senjata api.

    Kapolres Binjai, AKBP Mulya Hakim membenarkan adanya informasi penemuan bom tersebut. Namun, Mulya enggan menjelaskan identitas si penemu bom.

    "Memang ada ditemukan di TPA Sei Mencirim. Untuk identitas penemunya, tidak boleh disebutkan lah. Itu demi keselamatannya juga," kata Mulya lewat sambungan selular.

    Mulya menjelaskan, pascapenemuan bom tersebut, pihaknya pun berkordinasi dengan tim penjinak bahan peledak Brimob. Untuk saat ini, lokasi di sekitar penemuan bom sudah disterilisasi.

    "Sekarang ini masih diselidiki. Setelah ditemukan, langsung diledakkan tadi," katanya singkat.

    Dari informasi yang diperoleh Tribun, bom rakitan itu berisi paku layaknya bom yang pernah meledak di Sarinah, Jakarta. Ada indikasi, bom ini milik jaringan teroris.

    Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun, pada 14 Februari 2016 kemarin, salah satu napi teroris bernama Wandoyo alias Salman termonitor tiba di Bandara Kualanamu Internasional Airport sekira pukul 09.20 WIB.

    Setibanya di Sumatera Utara, Wandoyo yang merupakan kelompok Abu Umar ini bergerak mengarah ke kawasan Sei Mencirim.

    Sayangnya, ketika dilacak tim anti teror, Wandoyo yang merupakan
    jaringan kelompok Abu Umar yang diduga bagian dari jaringan Muhammad Ali (salah satu pelaku teror Sarinah Jakarta) menghilang.

    Diduga kuat, saat ini Wandoyo yang pernah masuk dalam struktur Abu Umar tahun 2005-2011, yang menjabat sebagai Amir Sel Halaqah Jakarta Utara masih berada di seputaran kawasan Sei Mencirim.

    Dari data yang dihimpun Tribun, Wandoyo alias Salman ini pernah ditangkap pada tahun 2011 di Koja Jakarta Utara atas kepemilikan senjata api dan bebas pada tahun 2015. Belum diketahui secara pasti apa tujuan Wandoyo ke Sumatera Utara.

    Adapun isi koper hitam yang ditemukan warga berinisial DS alias Komeng (31) ini satu buah bom rakitan terbungkus dalam lakban warna coklat susu. Satu gulungan kabel berwarna merah.

    Satu buah magazen M 16 berisikan peluru penuh. Tiga magazen FN 45. Satu kotak amunisi FN, Dua plastik amunisi FN, Tiga lembar peta. Serta, dua kain pakaian wanita jenis duster.(*)Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

    TRIBUNNEWS.COM


    Sosok Berjubah Hitam di Acara Kebaktian, Iblis?

    MANADO  -  Netizen di Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara dihebohkan adanya foto sesosok bayangan hitam yang diunggah di Facebook, Jumat (4/3/2016) malam.

    Dalam foto yang diunggah pemilik akun Stefanie Tumengkor terlihat sesosok bayangan hitam tersebut hadir di tengah-tengah jemaat yang sedang melaksanakan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR).

    Stefanie warga Kelurahan Tonsealama, Tondano Utara, Minahasa ini menulis: "Pas sementara penyembahan eh ada penampakan. Ada kuasa jahat yang mo ganggu torang ibadah (Sedang berlangsungnya ibadah penyembahan ada sosok kuasa jahat mau mengganggu ibadah)" tulisnya.

    Penampakan tersebut berlatar beberapa orang yang sedang berdiri, tampak seperti sedang memimpin ibadah. Kata dia, foto ini diambil saat penyembahan.‎

    Sekilas, foto tersebut hanya terlihat seperti gerakan orang yang kurang maksimal tertangkap kamera. Namun Stefanie yang mengikuti jalannya acara kebaktian mengaku tak ada jemaat yang menggunakan jubah hitam panjang saat itu.

    Ia juga sama sekali tak melihat bayangan tersebut saat dirinya mengabadikan acara kebaktian menggunakan telepon genggamnya. 

    Iapun kaget saat melihat hasil foto di telepon genggamnya tiba-tiba terlihat sosok bayangan hitam, kemudian ia unggah ke Facebook. Foto yang diunggahnya mengundang reaksi netizen.

    Hingga kini ia dan netizen masih dibuat bingung dengan kemunculan sosok dalam foto tersebut. (*)Laporan wartawan Tribun Manado, Ferdinand Ranti

    TRIBUNNEWS.COM


    Seru, Festival Durian Sumber Agung Kemiling Lampung

    Lampung punya cara unik untuk memasarkan destinasi wisata barunya. Sebuah festival durian digelar di Kampung Hutan Durian Taman Hutan Raya, Kemiling, Lampung, Kamis (3/3). Hasilnya, ribuan warga dari berbagai daerah menyemut di sekitar Taman Hutan Raya. Semua berebut makan 1.750 durian gratis yang disiapkan panitia.

    Bagi masyarakat Lampung dan sekitarnya, Durian sudah menjadi buah favorit. Rasanya legit. Aroma pun khas. Warga Lampung dan sekitarnya seolah tak sabar mencicipi. Cerminan itu terlihat saat Festival Durian Sumber Agung di Kemiling, Lampung. Semua warga menyatu. Dari mulai pejabat, wisatawan hingga masyarakat setempat berbaur jadi satu.

    “Ini sekaligus pra launching Kampung Hutan Durian Taman Hutan Raya (Tahura). Ternyata antusiasme masyarakat lumayan dahsyat. Festival yang digelar Kamis kemarin (3/3, diserbu ribuan masyarakat dari berbagai daerah,” terang Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bandar Lampung Yus Amri, Jumat (4/3).

    Rencananya, Kampung Hutan Durian Taman Hutan Raya di Kemiling akan dibangun kawasan wisata. Lahan seluas 22 hektar itu akan menjadi bagian dari pengembangan wisata Teluk Lampung sebagai Lampung Forest By The Bay. Kawasan ini ditargetkan menjadi destinasi wisata favorit pilihan para wisatawan. ”Ini merupakan bagian untuk membantu program Kementerian Pariwisata dalam meningkatkan angka kunjungan wisatawan ke Lampung. Setelah pra soft launching, ditargetkan 2017 sudah menjadi kawasan pelestarian alam Lampung,” tambahnya.

    Yus memang tak ingin kendor menggenjot angka kunjungan wisatawan ke daerahnya. Laju cepat Kementerian Pariwisata ingin diimbanginya. Yus tak ingin Brand Wonderful Indonesia sudah naik valuenya mengalahkan Truly Asia-nya Malaysia dengan skor 10-2 terbuang sia-sia.

    Kepak sayap Wonderful Indonesia tadi diakui Yus langsung berdampak positif. Tingkat kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang ke Lampung semakin meningkat. Tahun 2015, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 5 juta dari domestik maupun mancanegara. Jumlah, ini lebih tinggi dibandingkan 2014 hanya 3,5 juta wisatawan.

    “Kami tinggal mengejar advertising dan selling pariwisatanya. Di 2016 kami targetkan ada pertumbuhan 7 juta hingga 8 juta kunjungan wisatawan dibanding 2015,” ungkap Yus.

    Nah, Festival Durian di Kampung Hutan Durian Taman Hutan Raya dirasa pas untuk mengejar target tadi. Maklum, durian merupakan komoditi unggulan di Lampung. Jenis yang bermacam-macam membuat nama durian di sekitar Lampung sangat beragam.

    “Mudah-mudahan setelah festival ini wisatawan yang sudah datang ke Kemiling, Lampung, akan datang kembali untuk membelinya di tempatnya langsung. Ini akan makin melengkapi destinasi wisata yang sudah ada seperti taman hiburan umum, peninggalan sejarah, wisata alam dan tirta, budaya, religi, agro, bahari, dan wisata buatan,” ungkap Yus.

    Menteri Pariwisata Arief Yahya juga menyebutkan Lampung itu tidak jauh dari Jakarta. Kota dengan market pariwisata yang sangat kuat. Tidak lebih dari 35 menit, sudah mendarat, istilahnya baru naik sudah mau turun. "Jika aksesnya bagus, maka Jakarta-Lampung itu dekat. Nah, karena itu promosikan di market Jakarta dan Banten yang tinggal menyeberang di Merak Bakauheni," ujar Menpar Arief Yahya.

    Arief Yahya pernah bertemu Gunernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo. "Lampung punya potensi wisata yang bagus, dan memperkenalkan wisata di sana dengan berbagai Festival juga akan menambah awareness terhadap Lampung. Yang pasti harus dipromosikan dengan baik," jelas Arief.(*)INDOPETRONEWS.COM


    Kasus Bansos, Kejari Kajen Akan Periksa Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan

    Badai kasus hukum dugaan korupsi seperti tidak henti-hentinya mendera pemerintah kabupaten pekalongan. Setelah beberapa  bulan lalu Kejari Kajen membongkar kasus dugaan korupsi dalam pembagaian proyek  TA 2014 di Dinas SDA &ESDM Kabupaten Pekalongan dan dugaan Korupsi dana Palagara oleh Mantan Kades Bantarkulon Kecamatan Lebakbarang dalam proyek PLTMH yang didugajuga melibatkan beberapa nama pejabat tinggi di jajaran pemerintah Kabupaten Pekalongan.
    Kini Kabupaten pekalongan kembali di hebohkan dengan temuan dugaan kasus tindak pidana korupsi bantuan sosial (BANSOS) senilai kurang lebih Rp 7,9 Miliar. Tidak tanggung-tanggung, dugaan peneyelwengan dana Bansos yang saat ini menjadi sorotan masyarakat itu diperkirakan melibatkan 45 anggota DPRD Kabupaten pekalongan periode 2009-2014.
    Kejaksaan Negeri Kajen yang dipastikan akan memeriksa 45 anggota DPRD Kabupaten Pekalongan periode 2009-201 itu pun optimis akan bisa mengungkap kasus ini secara tuntas.
    Kepala Kejari Kajen, Ahelya Abustam mengatakan bahwa kasus tersebut merupakan temuan dan instruksi Kejaksaan Agung. “Ada temuan Bansos yang dimonitor langsung atasan dan ada dugaan tidak sampai ke sasaran,” jelasnya.
    Kendati demikian, terkait berapa besar kerugian negara, pihaknya belum bisa memastikan. “Ya, nanti saja lihat hasil dari kerja keras kita. Sabar dulu ya sampai pemeriksaannya selesai,” terangnya.
    Diketahui kasus dugaan penyimpangan dana bantuan sosial (Bansos) DPRD Kabupaten Pekalongan tersebut terjadi saat Ketua DPRD periode 2009-2014, dijabat oleh Asip Kholbihi yang saat ini sebagai Bupati Pekalongan terpilih dan akan dilantik bulan Juni mendatang. [Syarif]
    Gemmacakrawala.co.id


    Bupati Pekalongan terpilih, Asif Kholbihi Siap Gandeng Investor

    Bupati terpilih Kabupaten Pekalongan Asif Kholbihi Pekalongan siap menggandeng investor dalam program percepatan pembangunan dan peningkatan perekonomian di Kabupaten Pekalongan ,
    Menurut Asif, untuk mendatangkan investor bergabung ke daerah tidaklah mudah karena mereka memiliki prioritas sendiri dalam mengeluarkan modalnya dan persyaratan khusus.
    “Investor akan teliti sebelum menentukan lokasi untuk berinvestasi. Oleh karena, kita harus bisa memberikan keyakinan, terutama pada masalah keamanan dan kenyamanan pada mereka,” katanya kamis , (25/2).
    Pihaknya mengatakan bahwa permasalahan keamanan dan kenyamanan, merupakan persyaratan mutlak bagi para investor untuk menanamkan investasinya di suatu daerah.
    “Selain itu nantinya, kami juga akan memberikan kemudahan pelayanan perizinan pada calon investor,” katanya. [Ant/Rif]GEMMACAKRAWALA.CO.ID


    Penabrak Dua Anggota Brimob Hingga Tewas di Sumbar Tertangkap

    BOGOR - Pelarian seorang penabrak dua anggota Brimob di area perkebunan sawit milik PT Sumbar Andalas Kencana (SAK), Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera barat, berakhir.

    Penabrak berinisial Jum (26) ditangkap Polsek Bogor Timur setelah menjadi buronan Polres Darmaraya sejak Januari 2016.

    "Jum ditangkap setelah petugas mendapatkan informasi jika buronan kasus pencurian kelapa sawit dan penabrak dua anggota Brimob pertengahan Januari lalu ada di wilayah hukum Polresta Bogor," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Sulistyo Pudjo Hartono, melalui keterangan resminya, Sabtu (5/3/2016).

    Jum ditangkap pada Jumat (4/3/2016). Tersangka langsung dimintai ketetangan di Polsek Bogor Timur. Selain itu, Polresta Bogor juga melakukan koordinasi dengan Polres Darmaraya.

    "Tim Polres Darmaraya akan menjemput pelaku dan rencananya akan dilakukan penjemputan tersangka hari ini," ujar Sulistyo.

    Dua anggota Brimob dari Kesatuan Padang Panjang, Sumatera Barat, yakni Brigadir Nanang Hermansyah dan Brigadir Anasril tewas di area perkebunan sawit milik PT SAK pada Minggu (24/1/2016) sekitar pukul 06.15 WIB.

    Anasril dan Nanang tewas ketika membantu pengamanan aset milik PT SAK. Keduanya mendatangi kebun sawit milik PT SAK setelah mendapatkan informasi adanya pencurian.

    Di lokasi kejadian, kedua anggota Brimob melihat dua unit truk melaju dari arah berlawan. Lantas keduanya berusaha menghentikan kedua truk tersebut dengan cara menghadang di tengah jalan sambil memberikan satu kali tembakan peringatan ke udara.

    Namun kedua kendaraan tersebut tidak berhenti dan menambah laju kendaraannya sehingga menabrak dua orang personel Brimob tersebut akibatnya meninggal dunia di lokasi.Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

    TRIBUNNEWS.COM


    Pesta Sabu, Empat Anggota Polisi Jambi Ditangkap

    JAMBI - Empat oknum personel kepolisian di Jajaran Polda Jambi dibekuk Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi belum lama ini.

    Menurut informasi dihimpun, Keempat personel kepolisian tersebut diamankan saat sedang berpesta sabu, di Kawasan Danau Sipin, Kelurahan Legok, Kecamatan Telanaipura.

    Sekitar pukul 11.30 Wib, tim dari Direktorat Reserse Narkoba melakukan penggerebekan di salah satu rumah di kawasan Danau Sipin.

    Kawasan Danau Sipin selama ini disinyalir menjadi lokasi kampung narkoba selain Pulau Pandan yang lokasinya masih berada di Kelurahan Legok, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

    Petugas mendapati keempat personel polisi tersebut tengah berpesta sabu dan langsung diamankan.
    Keempatnya yakni, Bripka AG dari Satlantas Polres Muaro Jambi, Bripka ES, Briptu DA dan Briptu C dari kesatuan Sabara.

    Informasi dari sumber lainnya menyebutkan keempat personel kepolisian ini masih menjakani pemeriksan di Mapolda Jambi.

    Kapolda Jambi, Brigjen Pol Musyafak membenarkan adanya penangkapan itu. Namun, kapolda mengatakan belum dapat memastikan apakah keempatnya bersalah atau tidak karena masih dalam pemeriksaan.

    "Masih dicurigai, sekarang sedang dalam pemeriksaan, nanti kalau sudah terbukti baru kita ekspos," kata Kapolda, Jumat (4/3/2016) sore.(Dedy Nurdin)Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedi Nurdin

    TRIBUNNEWS.COM


    Di Magelang Hari Ini Ditentukan, Siapa akan Dinobatkan Jadi Putri Durian 2016

    Untuk pertama kalinya, sebuah kontes yang melibatkan putri-putri daerah diselenggarakan dalam kaitannya seluk-beluk buah durian.

    Pemilihan Putri Durian Candimulyo 2016, demikian nama kontes itu, digelar di kawasan durian terpadu Desa Kebonrejo, Kembaran, dan Tegalsari di Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

    Asosiasi Masyarakat Petani, Buruh dan Pedagang Durian Candimulyo (Amrih Dadi Mulyo) merintis kontestasi ini dengan tujuan menanamkan rasa kepedulian masyarakat, khususnya generasi muda, untuk peduli terhadap potensi buah durian yang melimpah di kawasan lereng Gunung Merbabu tersebut.

    Puguh Djaka Sulistya, Koordinator Amrih Dadi Mulyo, menjelaskan, pemilihan Putri Durian 2016 akan diikuti oleh puluhan remaja maupun wanita dewasa asal Kecamatan Candimulyo dan sekitarnya.

    Panitia telah melakukan seleksi dari ratusan peserta yang mendaftarkan diri di ajang yang berlangsung pada Sabtu (5/3/2016) hari ini dan Minggu besok. Acara tersebut dirangkai dengan Festival Durian Unggul Lokal Candimulyo pada 7-8 Maret 2016.

    "Kami tidak menyangka kalau ternyata banyak yang berminat ikut pemilihan Putri Durian 2016. Sebagian besar peserta remaja putri usia SMP dan SMA," kata Puguh, Jumat (4/3/2016).

    Menurut Puguh, pemilihan Putri Durian ini tidak seperti kontes kecantikan pada umumnya. Meski penampilan juga diutamakan, pengetahuan peserta tentang buah berjuluk "King of Fruits" itu justru menjadi prioritas penilaian.

    "Kami akan nilai wawasan mereka tentang durian, keterampilan mengolah, ataupun membelah durian. Sebab, meski banyak warga yang punya pohon durian namun mereka tidak tahu bagaimana membelah durian dengan baik dan benar," kata Puguh.

    Puguh menyebutkan, selama ini Kecamatan Candimulyo dikenal sebagai sentra terbesar durian di wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Sekitar 18.000 tananam produktif dan 24.000 tanaman durian muda tumbuh di kawasan ini.

    Hanya saja, kata dia, sebagian besar generasi muda masih kurang menyadari potensi durian di daerahnya sendiri. Sejauh ini mereka hanya sekadar tahu dan menikmati hasilnya dari orang tua mereka yang bertani atau berdagang durian.

    "Tapi mereka tidak tahu bagaimana proses durian itu menjadi layak jual. Mulai dari menaman bibit, merawat pohon yang lama, sampai proses pemasarannya. Mereka tinggal menikmati hasilnya saja," kata dia.

    Oleh sebab itu, ia berharap bahwa melalui ajang ini, para pemenang maupun finalis akan menjadi duta yang dapat mempromosikan durian Candimulyo kepada wisatawan, baik lokal maupun luar daerah.

    "Pemenangnya akan mendapat hadiah uang pembinaan. Mereka juga akan kami libatkan aktif di berbagai kegiatan tentang durian, serta promosi durian khas Candimulyo di luar daerah, termasuk di social media," kata dia.
    (Kontributor Magelang, Ika Fitriana)Tribunnews.com


    BREAKING NEWS: Bidan Cantik Diduga Diculik Kawanan Pria Berbaju Koko dan Bersongkok

    BALIKPAPAN - Dwi Istroatul Khoirunisa (25), bidan cantik RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, menghilang sejak pulang dinas malam, Kamis (3/3/16).

    Saat dikonfirmasi kepada suami korban, Yoga terkahir bertemu Sasa saat mengantarkannya ke kilo 10 sebelum menaiki bus ke Samarinda pada Rabu (2/3/2016) pukul 19.30 Wita.

    Tak disangka hari itu merupakan pertemuan terakhir mereka berdua, pasalnya selepas itu istrinya tidak diketahui lagi keberadaannya hingga kini.

    "Malamnya, sekitar pukul 23.30 Wita saya masih ngobrol sama dia lewat telpon. Nanya saya 'capekah, mas?' tapi paginya saya telepon berulangkali enggak diangkat, sampai HPnya enggak aktif," papar Yoga.

    Yoga memutuskan pulang sore ke Balikpapan karena berfirasat buruk. Pada Kamis (3/3/2016) sekitar pukul 21.00 Wita sampai di rumah kondisi lampu mati, dua motor hilang. Ia bergegas ke RSUD dr.Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.

    "Saya tanya teman kerjanya, kata mereka malam itu istrinya tidak masuk. Terakhir melihat kemarin pagi saat pulang dinas. Saya langsung kembali ke rumah," tutur Yoga.

    Sampai di rumah dan membuka pintu, kondisi dalam masih rapi. Hanya dua koper yang terletak di atas lemari raib entah kemana. Sebagian pakaian santai rumah berlengan pendek juga tidak ada.

    "Baju dinas kerjanya juga enggak ada, dia enggak bawa sandal. Saat itu saya yakin istrinya saya diculik atau kenapa-kenapa. Saat itu saya langsung lapor polisi, melalui kakak saya," urai Yoga.

    Esoknya, berdasarkan informasi polisi, menurut pernyataan tetangga depan rumah, saat Magrib ada mobil hitam berhenti di depan rumahnya. Dari dalam mobil keluar beberapa pria berbaju koko dan bersongkok, menuju rumah.

    "Tetangga itu juga melihat, pria bersongkok itu memasukkan koper ke dalam mobil. Katanya ia yakin, itu penculikan," jelas Yoga
    .Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Muhammad Fachri Ramadhani

    TRIBUNNEWS.COM


    Kapolsek Gilimanuk Pimpin Pencarian Korban Kapal Rafelia II di Selat Bali

    NEGARA - Polsek Gilimanuk beserta Satuan Polair Polres Jembrana, Sabtu (5/3/2016) pagi, melanjutkan mencari korban Kapal Motor Penumpang Rafelia II yang tenggelam di Selat Bali, Jumat (4/3/2016).

    Patroli laut berjumlah sebelas personel dan dua kapal patroli dipimpin langsung Kapolsek Gilimanuk, AKP Anak Agung Gede Arka, didampingi Kasat Polair Polres Jembrana, Iptu I Nyoman Gelgel.

    Semenjak pagi lokasi kapal tenggelam di koordinat 08' 19.848 LS dan 114' 22.953 BT atau di Dusun Ketapang, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini sudah ramai proses evakuasi dari berbagai instansi seperti Polair Polres Banyuwangi, TNI AL, BASARNAS dengan kapal KN SAR Arjuna, Syahbandar Banyuwangi serta nelayan lokal setempat.

    "Dari hasil koordinasi kami dengan Polres Banyuwangi diperoleh informasi data sementara yang katanya ada 81 total penumpang. Tapi sampai saat ini ada 5 korban yang dinyatakan masih hilang," ujar Arka di sela evakuasi.Laporan Wartawan Tribun Bali, I Gede Jaka Santhosa

    TRIBUNNEWS.COM


     

    INDOCITA

    IndoPetroNews


    ADS LR

    Support : Web Desain | ALFUSOFTMEDIA | IndoPetro
    Copyright © 2011. NEWS.JURNALISRAKYAT.COM - All Rights Reserved
    Web Desain Publising Media Published by Citizen Journalism
    Proudly powered by Blogger