PEKALONGAN - Sebanyak lima buku mengandung unsur radikalisme ditemukan di sekolah taman kanak-kanak di Kota Pekalongan, Jawa Tengah.
Warga Krapyak Lor, Habib (33), mengeluhkan adanya buku milik anaknya yang masih duduk di sekolah taman kanak-kanak tersebut berjudul 'Anak Islam Suka Membaca'.
"Saya tahunya kemarin hari Kamis (4/2/2016) sehabis Magrib. Saat anak minta diajarkan membaca, ada kalimat yang tidak sepantasnya," kata Habib kepada Tribun Jateng, Jumat (5/2/2016).
Terdapat beberapa kata-kata yang mengajarkan anak usia dini itu dinilai terlalu radikal, yakni algojo (al-go-jo), kubur leher kafir (ku-bur-le-her-ka-fir), cara laga ala Gaza (ca-ra-la-ga-a-la-ga-za).
Menurut dia, materi kata-kata tersebut tidak sepantasnya diberikan untuk anak yang masih belia.
"Dari situ ketahuan dan masih banyak kata-kata lainnya yang tidak pantas. 'Syahid di medan jihad,' dan masih banyak lagi," beber dia.(Raka F Pujangga/TRIBUNNEWS.COM)
Buku untuk Anak Usia Dini Berisi Ajaran Mati Syahid Ditemukan di Pekalongan
Written By Unknown on Jumat, 05 Februari 2016 | 19.49
Label:
DAERAH
