GIANYAR - Jauh dari lingkungan ibunya, Ni Ketut Sianti, yang berasal dari Gianyar Bali, semasa hidupnya Wayan Mirna Salihin bertatakrama sesuai tradisi Bali.
Putri bungsu pasangan Edi Dermawan Salihin dan Ni Ketut Sianti ini memang lahir di Jakarta. Bahkan, ibu Mirna lahir di Jakarta, begitu ujar Ni Nyoman Nini, bibinya yang masih tinggal di Gianyara, Bali.
Ni Ketut Sianti adalah putri pasangan I Nyoman Tjinta dan Ni Wayan Purni. Kakek Mirna adalah anggota Brimob dan pernah tinggal di Asrama Brimob di Cipinang, sementara nenek Mirna adalah bidan asal Gianyar.
Hidup Berpakem Tradisi Bali
Pasangan Dermawan dan Sianti memiliki anak Made Sandy Salihin dan Febriani. Made Sandy Salihin adalah kembaran Wayan Mirna Salihin.
Dermawan mengenal istrinya, Ni Ketut Sianti, di Jakarta. Meski putrinya besar di Jakarta, belajar di Australia, budaya dan tradisi Bali menjadi pepakem hidup Wayan Mirna Salihin dan saudara kandung lainnya, seperti diajarkan kedua orangtuanya itu.
Tak jarang, komunikasi keluarga Dermawan menggunakan bahasa Bali. semula pihak keluarga tak menyangka Wayan Mirna Salihin, tewas usai menyeruput es kopi vietnam di Olivier, kafe yang terletak di Grand Indonesia Shopping Town West Mall, Lobby Arjuna Lantai Ground Floor, Jakarta Pusat.
Kedua orangtua Mirna Wayan Salihin lebih sering berkomunikasi menggunakan bahasa Bali. Dermawan menyangkal Jessica merupakan teman Wayan Mirna Salihin semasa berkuliah di Billy Blue Collage, Australia.
Tak lama menyeruput es kopi vietnam kegemarannya di Kafer Olivier yang sudah menjadi lokasi favoritnya, Wayan Mirna Salihin sempat kejang-kejang, keluar busa dari mulutnya, lalu dilarikan ke Rumah Sakit Abdi Waluyo di Menteng, dan di sinilah ia meninggal dunia.
Kabar kematian Wayan Mirna Salihin usai menyeruput kopi menjadi viral di dunia unggah-ungguh dan polisi lalu mendalami kasusnya. Belakangan Wayan Mirna Salihin mati tak wajar, dan beberapa hari hasil autopsi, ada jejak sianida di kandungan dalam tubuh dia.
Jessica Kumala Wongso sempat mendatangi Rumah Sakit Abdi Waluyo, tempat Wayan Mirna Salihin meninggal dan mengaku kepada Dermawan, ia hanya minum air putih sewaktu bertemu putrinya yang ditemani Hani di Kafe Olivier.
Jessica Pernah Dibela
Di hari kematian Wayan Mirna Salihin, Dermawan Salihin tidak menaruh curiga terhadap Jessica Kumala Wongso. Saat itu, pengusaha ekspedisi dokumen yang berkantor di Petojo, Jakarta Pusat itu tidak terpikir Jessica Kumala Wongso disangka meracuni es kopi vietnam yang diseruput anaknya dengan sianida.
Berbilang hari dan minggu, berbekal informasi dari rekaman kamera pengawas di Kafe Olivier yang sudah dikantongi polisi dan memperlihatkan gerak-gerik Jessica mencurigakan, Dermawan tak percaya lagi dengan teman putrinya itu.
“Tadinya saya sama sekali tidak ada kepikiran, bahkan saya bela si Jessica di keluarga. Saya bilang sama ibunya memakai bahasa Bali karena istri orang Bali. Sing bisa (enggak mungkin) dia bunuh si Mirna, saya bela Jessica karena dia teman baik Mirna di Australia, enggak mungkin,” cerita Dermawan dalam acara Indonesia lawyer Club di TV One pada Selasa (2/2/2016).
Kepercayaan Dermawan semakin runtuh, setelah tahu dalam daftar bon minuman yang dipesan Jessica Kumala Wongso, sebelum datang Wayan Mirna Salihin dan Hani, tertera dua cocktail dan satu es kopi vietnam.
Di bon tersebut tidak ada air mineral seperti pengakuan Jessica saat bertemu Dermawan di hari kematian Wayan Mirna Salihin di Rumah Sakit Abdi Waluyo.
Setelah yakin dengan penyelidikannya selama ini, penyelidik Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan menaikkan status Jessica semula saksi menjadi tersangka.
Pascapenetapan Jessica Kumala Wongso yang pernah bekerja paruh waktu di perusahaan penyewaan ambulans di Australia, polisi belum cukup memeriksa saksi-saksi. Mereka sampai kembali memeriksa pegawai Kafe Olivier, suami Wayan Mirna Salihin, Arief Arif Soemarko, Dermawan, dan saudara kembar Wayan Mirna Salihin, Made Sandy Salihin.
Dari orang-orang dekat yang diperiksa polisi, ibu kandung Wayan Mirna Salihin, Ni Ketut Sianti, memilih tinggal di rumah, beredar kabar ia masih syok setelah ditinggal putri bungsunya itu.
Wayan Mirna Salihin sudah dimakamkan, polisi sudah menetapkan Jessica sebagai tersangka, tapi di dunia unggah-ungguh dan dunia nyata, siapa pelaku sebenarnya masih diperdebatkan, tinggal menunggu kasus ini masuk ke persidangan. (Eka Mita Suputra/TRIBUNNEWS.COM)
Home »
#Jessica
,
#KopiMaut
,
#Mirna
,
TRENDING MEDIA
» Mirna Salihin Hidup Sesuai Tradisi Bali, Meski Lama di Jakarta dan Australia
Mirna Salihin Hidup Sesuai Tradisi Bali, Meski Lama di Jakarta dan Australia
Written By Unknown on Kamis, 04 Februari 2016 | 08.41
Label:
#Jessica,
#KopiMaut,
#Mirna,
TRENDING MEDIA
