ShareThis

Headlines News :
Topics :

    PORTAL MIGAS


    SKK MIGAS

    SKKMigas

    Beyond Communication


    Media Portal Hilirisasi


    PT.ARDA MEDIA TRAINING

    CAKRAWALA TRAINING

    #LetsHepsRohingya


    Web Desain Sosial Media


    Gemma Cakrawala

    Advertisng Iklan
    Tampilkan postingan dengan label TRENDING MEDIA. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label TRENDING MEDIA. Tampilkan semua postingan

    Wah! Iron Man Bisa Kamu Temui di Bali

    Kamu pasti sudah asing lagi dengan film fenomenal Iron Man. Seorang pahlawan super yang memiliki sejuta kekuatan dan kecerdasan karena perkembangan tekhnologi. Oke-oke, jika selama ini kamu melihat sosok Iron Man ada di sebuah film. Kali ini kamu bisa mengenal Iron Man nyata di dunia. Yang menarik lagi, sosok Iron Man ini ada di Indonesia lho. Tepatnya di pulau dewata Bali.

    Dikutip dari laman merdeka.com, sosok Iron Man ini bernama I Wayan Sumardana. Ia adalah seorang pria berusia 31 tahun asal Karangasem, Bali. Mmm, kira-kira, bagaimana bisa pria yang kerap disapa Tawan ini dikenal sebagai Iron Man ya? Jadi begini kisahnya Ladies. 6 bulan yang lalu, Tawan tidak bisa menggerakkan tangan kirinya. Saat diperiksakan ke dokter, rupanya, ia didiagnosa menderita stroke ringan.

     Dan karena stroke inilah, Tawan dikatakan tak akan bisa menggerakkan tangannya seperti dulu lagi. Meski begitu, ia tak pernah putus asa. Ia memikirkan berbagai cara agar bisa kembali menggerakkan tangannya. Hal ini karena ia ingat bahwa ia adalah seorang kepala keluarga yang harus menghidupi istri dan anak. Akhirnya ia pun memiliki ide cemerlang agar tangannya tetap bisa digerakkan. Berbekal pengetahuan tentang ilmu teknik mesin saat masih duduk di bangku STM dulu, Tawan pun akhirnya berhasil menciptakan sebuah maha karya luar biasa.

    Ia bisa menciptakan robot tangan jenis EEG di mana robot ini bisa dikontrol dengan mudah menggunakan otaknya. Menurut Tawan, untuk menciptakan robot ini bukan suatu hal yang mudah. Ia harus melakukan uji coba berkali-kali. Ia juga membaca dan mengorek informasi pembuatan robot di internet. Meski sering kali mengalami kegagalan dalam uji cobanya tersebut, ia tak pernah putus asa. Hingga pada akhirnya, robot tangan tersebut bisa ia ciptakan. Berbahan benda-benda rongsokan di bengkel miliknya, akhirnya ia bisa menggerakkan kembali tangannya melalui bantuan sang robot ciptaannya.

    "Inilah hidup saya. Dan saya hanya ini yang bisa saya lakukan juga yang saya punya. Yang terpenting bagi saya, saya bisa menyekolahkan anak-anak saya. Keluarga saya adalah segalanya bagi saya. Dengan robot ini, saya bisa menggerakkan tangan kiri saya yang lumpuh akibat stroke sejak enam bulan lalu. Saya tak pernah putus asa. Kalau saya putus asa, anak istri saya lantas makan apa. Berulang kali saya gagal menciptakan ini, dan akhirnya saya berhasil membuatnya.  
     
     Melalui hasil karyanya yang luar biasa ini, ia pun semakin populer di dunia internet. Kini, ia tak hanya dikenal di dalam negeri saja. Banyak media asing yang juga memberitakan kisahnya ini seperti halnya 9GAG.COM. Atas apa yang diciptakan inilah, kawan-kawan dan beberapa orang yang sempat berkenalan dengan Tawan mengatakan bahwa ia adalah Iron Man asal Bali. Oh iya, asal kita tahu saja nih ya. Tangan kiri Tawan yang berupa robot tersebut bahkan bisa mengangkat beban seberat 50 kg lho.
    Hasil karya yang sangat keren ya. Semoga, Tawan selalu semangat menjalani hidupnya. Apapun dan bagaimanapun kondisi Tawan saat ini, semoga ia bahagia selalu. Dari kisah Tawan, kita diajarkan untuk semangat selalu dan tak pernah putus asa dengan apapun dan bagaimanapun kondisi kita. Kita tetap harus semangat. ^__^ vemale.com

    (vem/mim)

    Pencipta TV Lokal Kusrin Jadi Bintang Iklan

    Jakarta - Kuku Bima Energi meluncurkan iklan terbarunya yang dibintangi oleh Muhammad Kusrin, pria yang dikenal karena kreativitasnya membuat televisi dari tabung komputer bekas.

    Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat mengatakan, sosok Kusrin bisa memberikan motivasi kepada anak-anak muda Indonesia untuk berkreativitas meski hanya lulusan Sekolah Dasar (SD). Pemilihan Kusri‎n pada iklan Kuku Bima Energi versi Kusrin sebagai bentuk dukungan terhadap usaha kecil dalam negeri.

    Dia menjelaskan, pembuatan iklan ini dilakukan pada 27 Januari 2016 di kediaman Kusrin yang sekaligus merupakan tempat produksi TV Maxreen (merek dagang tv buatan Kusrin) di Dusun Jatikuwung, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karang Anyar, Jawa Tengah.


    "Iklan ini seperti berita yang diulang-ulang sehingga produknya lebih dikenal oleh masyarakat," ujar dia di Jakarta, Jumat (5/2/2016).

    Baca Juga

    Menperin Bakal Percepat Patenkan Merek TV Buatan Kusrin
    Kisah Kusrin: TV Rakitan Dibakar Kejaksaan, tapi Dikagumi Jokowi
    JK: Pemerintah Marah Saat TV Kusrin Dibakar


    Selain menjadikan Kusrin sebagai bintang iklannya,  Sido Muncul  juga memberikan bantuan usaha sebesar Rp 100 juta. Dengan bantuan modal ini diharapkan usaha produksi televisi yang dirintis Kusrin sejak 7 tahun lalu bisa terus berkembang.

    "Kami berikan bantuan usaha. Tapi menurut saya sumbangan yang paling berharga itu justru dari iklan yang kami buat ini. Karena akan ditayangkan di seluruh stasiun televisi di seluruh Indonesia. Mulai hari ini akan ditayangkan iklannya," kata dia.


    Irwan juga mengungkapkan, pihaknya telah mendaftarkan produk televisi buatan Kusrin ini untuk mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dengan merek Kusrin. Irwan menuturkan, dengan mengganti merek televisinya dari Maxreen menjadi Kusrin atau dengan menggunakan namanya sendiri, akan membuat produk televisi ini semakin dikenal masyarakat.

    "Saya sudah daftarkan televisi ini ke HAKI dengan merek Kusrin. Kami sudah cek merek ini tidak ada yang gunakan, yang terdaftar tidak ada, dan yang dalam proses juga tidak ada‎. Jadi semuanya sudah kami daftarkan, Pak Kusrin nanti tinggal tanda tangan saja," kata dia. (Dny/Ahm)Liputan6.com


    Kisah Nyata di Stasiun Palmerah Jadi Viral di Facebook Bikin Netizen Nangis 'Mrebes Mili'

    JAKARTA-Kisah mengharukan dan bikin netizen nangis menjadi viral di Facebook setelah sebuah akun bernama Novalya Putri membagikan kisah tersebut.

    Kisah tersebut diposting pada Rabu (3/2/2016) lalu dan hingga berita ini diunggah, Sabtu (6/2/2016) sudah 11.173 kali kisah ini dibagikan.

    Sebuah angka yang fantastis, kisah yang diceritakan Putri memang menyentuh hati terutama para ibu.

    Melalui status kemarin, Jumat (5/2/2016) Putri mengomentari kisah viral yang ia bagikan.

    Ia mengajak agar netizen tak menghakimi ibu dari kedua anak itu karena tujuannya mendoakan bapak dan kedua balitanya.

    "Saya senang sekali bahwa cerita yg saya posting kemarin viral ke cukup banyak org, sehingga makin banyak yg mendoakan. Alhamdulillah."

    "Tapi.... ayolah, jgn kita menghakimi ibu dari kedua anak itu. Kita nggak pernah tau apa yg sebenarnya terjadi. Karena itu sy fokus memposting utk mendoakan si bapak dan kedua balitanya itu."

    "Tak perlu kita jadi hakim dan berujung gibah. Cukup doa saja semoga Allah kasih yg terbaik utk mereka, yah." Tulis Putri.

    Saat berita ini diturunkan, Tribunnews.com berusaha menghubungi Putri untuk mendapatkan kisah yang lebih lengkap namun sementara, berikut kisah yang ia posting yang bikin banyak orang terenyuh:

    ~~~~~~~

    Namanya Pak Andi Sudirman (nama belakangnya saya lupa).

    Sosok dengan 2 gembolan anak depan belakang ini menyita pandanganku seketika di jalan pulang di stasiun Palmerah sore ini.

    Tadinya aku hendak mengingatkannya utk tidak menggendong anak lelakinya di belakang seperti itu.

    Lehernya peletat peletot karena guncangan, dan gendongan itu tak sanggup menopang kepalanya.

    Sy takut lehernya patah. Langkah saya memelan, tertarik mendekatinya.

    Tapi sy keburu diserobot ibu2 berkerudung hijau. Dia menanya2i bapak ini.

    Sy tetap mendekat dan mendengar jawabannya.

    "Saya dari Palembang. Istri saya ninggalin kedua anak saya ini. Dia kabur nggak tau ke mana. Saya nggak punya tempat tinggal. Nggak ada saudara."

    "Saya baru dari dinas sosial, tapi nggak diberi solusi. Saya cuma mau pulang ke Sulawesi, tapi nggak bisa beli tiket. Tiketnya 425 ribu. Anak juga bayar. Sy ke TVRI juga, tapi disuruh ke tali kasih. Saya bilang, anak saya nggak sakit, sy cuma mau pulang."

    Kereta menuju Tn Abang datang, dan saya membuntutinya.

    Seketika seorang lelaki muda memberinya tempat duduk.

    Si ibu berkerudung hijau diberi tpt duduk pula di samping bapak berbaju lusuh ini.

    Tampangnya kelihatan capek sekali.

    Cerita terus bergulir dari mulutnya. Ingus anak perempuannya yg digendong di depan meler.

    Seorang ibu menawarkan tissue kering. Yang lain memberi sekantong Mitu.

    Ternyata saya nggak sendirian.

    Seorang ibu2 lain pula membuntutinya. saat saya menengok, si ibu sudah siap memberi uang 150 ribu. Itu dari ibu ibu di sebelah ibu2 yang ternyata juga tertarik dgn Pak Andi.

    Seorang lain menyalaminya dengan 100ribu.

    Yg lain juga. Saya pun tergerak dan memberinya tak seberapa. setiap ia menerima uang.

    Ia selalu menatap sang pemberi dan menganggukkan kepala tanda berterima kasih.

    Orang2 di sekitar memberinya arah. Saya pun kehilangan bapak dan 2 orang balitanya di peron 2 stasiun Tn Abang.

    Sebelum keluar kereta tadi, saya mendoakannya.

    "Pak, insya Allah bapak sampai rumah segera. Yakin, insya Allah." Ia membalasnya dengan anggukkan.

    Semoga bapak segera sampai rumah. yakin Allab tak akan membiarkan bapak dan kedua malaikat bapak ini kelaparan. Insya Allah.

    Sekarang Pak Andi sedang menuju pelabuhan tanjung priok.

    Ingin pulang dengan kapal katanya. Untuk yang kebetulan ketemu bapak ini, silakan memberi apa yang sekenanya kebetulan Anda bawa yuk.

    Semoga Allah mengganti rezeki bapak2 dan ibu2 semua. Aamiin.

    *menetes air mata ini ingat Awfa di rumah.

    Namanya Pak Andi Sudirman (nama belakangnya saya lupa). Sosok dengan 2 gembolan anak depan belakang ini menyita...

    Dikirim oleh Novalya Putri pada 3 Februari 2016
    ~~~~~~~

    Komentar netizen

    Postingan ini mengundang haru dan simpati.

    Bonita Irfanti:  Mrebes mili bacanya, Mbak. (cry emotikon) Semoga P.Andi bisa sampe rumah dengan selamat. Aamiin... *jadi tau, masih banyak orang baik di sekitar kita :')

    Nurie AB Thoharoh: Sediiiiih bacany neng, Ya Allah itu istriny ****ny dmn y?
    Qt aj sbagai ibu yg bekerja hanya dri jam 8 pagi smp jam 5 sore suka kpikiran ninggalin ank, lah ini kok malah tega tegany

    Wiwit Dwi Widyastuti : Ya Allah, kasian bgt bapak ini. Smoga diberikan kehidupan yg lbh baik & anak2nya sehat sampai dewasa.

    Dan masih banyak komentar senada yang bersimpati pada pria tersebut.

    Cerita nyata ini memang mengharukan, selain mengisahkan perjuangan seorang ayah demi nasib hidup dua anaknya dan upaya ia pulang kampung yang bikin netizen jadi ingat dengan buah hati atau keluarga, kisah ini menginspirasikan soal kepekaan sosial.

    Mungkin saja suatu hari saat berada di pasar, terminal, trotoar atau stasiun menemukan hal serupa, pertolongan kecil kita bisa meringankan beban hidup orang lain.(*)(TRIBUNNEWS.COM)


    Beredar Percakapan WhatsApp Jessica Kumala Wongso dan Wayan Mirna Salihin

    JAKARTA -- Beredar di Instagram percakapan WhatsApp antara Jessica Kumala Wongso dan Wayan Mirna Salihin.

    Dalam foto yang diunggah oleh akun @allaboutrans 1 hari lalu, terlihat percakapan dan foto Jessica, Mirna, Hani dan Vera.

    Terlihat dalam gambar perbincangan mereka dalam group WhatsApp membicarakan satu topik.

    Tiba-tiba, Jessica mengalihkan pembicaraan dengan menanyakan keberadaan klinik di Grand Indonesia.

    Berikut percakapan antara Jessica dan Mirna:

    1/2/16, 1:57:09 PM: Jessica Kumala Wongso: Girls di GI ada dokter umum ga?
    1/2/16, 2:05:47 PM: Mirna Salihin: Not that i know of
    1/2/16, 2:12:49 PM: Mirna Salihin: Mau ke dokter apa Jes emgnya?
    1/2/16, 2:18:07 PM: Jessica Kumala Wongso: Oh ok :) mau minta prescription vitamin D. Yg over the counter ga bagus. Di Sydney pake resep dokter
    1/2/16, 3:25:24 PM: Mirna Salihin: Kalo tau mereknya bs dicari sih i think.

    Selain percakapan tersebut, di bawah terdapat empat orang yang dua di antaranya adalah Jessica dan Mirna.

    allaboutrans: Percakapan 4 orang di whatsapp 4 hari sblm Mirna meninggal. Dan keempat orang itu dulunya adalah sahabat dari Billy Blue College Australia.
    Kiri - Kanan : Wayan Mirna Salihin, Hanie Juwita Boon, Jessica Kumala Wongso dan Vera Rusli.

    Dalam perbincangan dengan salah satu media online, Jessica sempat mengakui percakapan tersebut. Namun, dia mengaku tidak tahu siapa yang menyebarkan isi percakapan WhatsApp tersebut.

    Mirna meninggal setelah minum es kopi Vietnam di Kafe Olivier, Grand Indonesia, pada 6 Januari 2016 lalu. Ketika itu, ia bersama dua temannya, Jessica dan Hani.

    Sebelum dibawa ke RS Abdi Waluyo, Menteng, Mirna sempat dibawa ke klinik di Grand Indonesia.

    Hasil pemeriksaan laboratorium forensik menunjukkan, kopi yang diminum Mirna mengandung racun sianida.

    Polisi telah menetapkan Jessica sebagai tersangka kasus pembunuhan itu pada Jumat (29/1/2016) malam dan menangkap dia keesokan harinya, Sabtu (30/1/2016) pagi. (*)(TRIBUNNEWS.COM)


    'Cirebon Kota Tilang', Polda Jabar Turun Tangan Kirim Tim Supervisi



    CIREBON-Dirlantas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Sugihardi telah melakukan pengawasan utama terhadap munculnya predikat 'Cirebon Kota Tilang'.

    "Untuk Polda Jabar sudah menurunkan tim untuk melakukan supervisi oleh Direktorat Lalu Lintas dan Direktorat Profesi dan Pengamanan," kata Sugihardi, Jumat (5/2/2016).

    Dia menegaskan bakal menindak anggotanya yang melakukan tilang tanpa alasan. Meski begitu, dia mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi aturan di jalan raya.

    "Tapi masyarakat juga harus tertib lalu lintas di jalan untuk keselamatan bersama. Kalau lengkap surat-surat dan kendaraan serta tidak melakukan pelanggaran kenapa mesti takut?" ucap dia.

    Dia menjelaskan, banyaknya operasi tilang di Cirebon merupakan bagian pengamanan lantaran Cirebon merupakan lintasan jalur utama Pantura sebagai jalan vital lintas Jawa.

    Sugihardi menyangkal jika Cirebon merupakan daerah dengan angka tilang terbanyak di Jawa Barat.

    "Bukan, karena Cirebon tidak terlalu luas. Bila dibandingkan antara petugas Polantas dengan jumlah kendaraan serta tilang yang dilakukan memang poinnya cukup tinggi," ungkap dia.(tribunnews.com)
    Kontributor Kompas.com Bandung, Dendi Ramdhani

    Posted via Blogaway


    RJ Lino Teteskan Air Mata Baca Curhatan Penerus PT Pelindo II yang Hilang Mimpi

    "Hari ini saya baca artikel itu, saya sampai keluar air mata, saya sedih sekali. Mimpi yang mereka pikirkan itu, is gone (hilang,-red)." Begitu pengakuan mantan Dirut PT Pelindo II, Richard Joost Lino, saat meninggalkan kantor Bareskrim di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/20/2016) petang, usai mengklarifikasi harta kekayaannya terkait kasus dugaan korupsi pengadaan 10 mobile crene PT Pelindo II Tahun 2012.

    Lino mengaku sedih setelah membaca artikel di blog Kompasiana berjudul 'Saat Kriminalisasi Menghancurkan Mimpi-mimpi Kami' yang ditulis pegawai muda PT Pelindo II, Aldimas K Zaman selaku perwakilan Kaukus Karyawan Muda Pelindo II.

    Mata Lino tampak berkaca-kaca saat menceritakan kesedihannya mengetahui 'curhatan' para pegawai muda PT Pelindo II itu. Pengacaranya, Frederich Yunadi, berupaya memegang dan sesekali mengelus bahu Lino saat ia terus mengungkapkan kesedihannya itu.

    Artikel itu sendiri menceritakan adanya 170 pegawai muda PT Pelindo II lulusan Strata 1 yang disekolahkan program Strata 2 atau gelar master di sejumlah universitas luar negeri sepanjang 2008-2015.

    Mereka disekolahkan dengan penjurusan sesuai kebutuhan dan sejumlah visi, di antaranya membangun pelabuhan Indonesia yang ideal dan futuristik hingga membangun maritim Indonesia, termasuk program Tol Laut.

    Namun, begitu mereka kembali ke Indonesia dan mulai merealisasikan visi serta mimpi-mimpinya itu, justru penegak hukum 'merangsek' masuk dan mengungkap adanya beberapa dugaan korupsi di perusahaan tempatnya bekerja. Bahkan, RJ Lino selaku Dirut PT Pelindo II ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Quay Container Crane (QCC) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Belum lagi, proses politik di DPR RI dengan adanya Panitia Khusus (Pansus) tentang dugaan pelanggaran PT Pelindo II.

    Penggeledahan yang dilakukan tim Bareskrim Polri untuk penyidikan kasus mobile crane pada Agustus 2015 lalu menjadi awal 'kehancuran' PT Pelindo II. Kejadian itu seperti sambaran petir di siang bolong bagi sebagian besar pegawai PT Pelindo II.

    Lino mengatakan, dirinya secara pribadi siap menghadapi proses hukum di Bareskrim Polri, KPK dan proses politik di DPR. Bahkan, ia mengaku sudah siap jika suatu hari ditahan oleh pihak KPK atau pun Bareskrim Polri.

    Namun, ia meminta upaya ketiga pihak tersebut maupun pihak lain adalah tidak dalam rangka merusak organisasi dan visi anak muda PT Pelindo II untuk membangun Indonesia.

    "Saya selama 6,5 tahun di pelindo, saya kirim 170 anak muda ambil master ke luar negeri, 70‎ setingkat manager jadi hampir 250 orang yang kita dikirim ke luar negeri. Jadi, mereka pergi dengan mimpi-mimpi bikin maritim satu indonesia," kata Lino.

    "Tapi, hari ini, saya baca artikel tadi sampai saya keluar air mata. Saya sedih sekali. Mimpi yang mereka pikir itu is gone," sambungnya.

    Lino mengaku merasa sedih sekaligus berhutang kepada pegawai PT Pelindo II yang sekola S2 ke luar negeri. Sebab, dirinya lah orang yang mengajak mereka bergabung ke PT Pelindo saat masih menempuh pendidikan S1 di sejumlah kampus ternama di Indonesia.

    "Waktu itu saya yang datang ke univesitas-universitas, ajak ayo masuk ke Pelindo II, itu karena saat itu tidak ada yang mau masuk," kisahnya.

    "Waktu 2009, nggak ada orang yang tahu PT Pelindo II. Nggak ada anak muda ITB yang mau masuk ke PT Plindo II. Tapi, saya ke sana dan kampanye, ayo gabung, nanti kalian sekolah ke luar negeri bangun Indonesia. Tapi, hari ini saya sedih baca artikel itu, so sad," sambungnya.

    Lino meminta semua pihak, mulai pemerintahan Jokowi-JK dan DPR RI, untuk menolong PT Pelindo II. Ia berharap tidak ada lagi pihak yang merusak dan mengobok-obok perusahaan negara yang dinilai berpotensi besar membangun bangsa Indonesia itu.

    "Saya hanya mau bilang, tolong bantu mereka. Kalau toh saya sampai one day (suatu saat) dipenjara karena keputusan saya begitu, saya akan berjalan dengan muka tegak karena saya bangga banyak bisa membantu, di Sumatera dan Kalimantan, dimana ongkos turun begitu banyak,'paparnya.(Tribunews.com)


    Ditemukan Dokumen, Gafatar Ingin Mendirikan Negara

    Jakarta - Penyidik Bareskrim Polri menemukan bukti bahwa organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) mengarah ke aktivitas makar.

    "Memang benar, kami temukan hal-hal yang mengarah (ke makar)," ujar Kepala Bareskrim Polri Komjen (Pol) Anang Iskandar ketika berbincang dengan Kompas.com, Kamis (4/2/2016).

    Bukti-bukti yang dimaksud, yakni dokumen berisi struktur kabinet pemerintahan serta catatan soal ajaran gerakan itu.

    Meski demikian, penyidik masih memerlukan pendalaman atas bukti itu. Penyidik harus memeriksa keterangan saksi dan itu memakan waktu yang tidak sebentar.

    "Sekarang masih terus kami konstruksikan. Nanti bisa dilihat, unsur itu terpenuhi atau tidak," ujar Anang.

    Fase negara Gafatar

    Dalam salah satu dokumen yang dijadikan bukti petunjuk penyidik, terdapat penjelasan soal fase-fase pembentukan negara ala Gafatar. Hal itu dibenarkan Anang.

    "Ya, memang ada tahapan-tahapannya," ujar dia tanpa bersedia menjelaskannya lebih lanjut.

    Namun, informasi yang dihimpun Kompas.com, terdapat enam fase pembentukan negara Gafatar. Pertama, fase Sirron atau dakwah terselubung. Kedua, fase Jahron, yakni dakwah terbuka.

    Ketiga, fase eksodus, yakni perpindahan umat dari domisili awal ke wilayah calon negara. Dalam hal ini, Kalimantan Barat dipercayai sebagai wilayah yang dimaksud.

    Dalam fase eksodus, umat sekaligus diminta untuk mempersiapkan logistik sembari berlatih perang.

    Keempat, yakni fase Qital di mana umat berperang melawan kelompok di luar Gafatar, termasuk NKRI.

    Kelima, fase Futuh, yakni kemenangan dengan membentuk sistem pemerintahan versi Gafatar, Negeri Karunia Tuan Semesta Alam Nusantara.

    Lalu fase terakhir, Madinatul Munawarroh atau kejayaan.

    Saat disinggung sudah sampai fase yang mana Gafatar saat ini, Anang enggan menjawab lugas.

    "Yang pasti sudah dalam tahap yang cukup membahayakan," ujar dia.(Fabian Januarius Kuwado)


    Polisi Bantah Jessica Seorang Psikopat

    Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti memastikan  Jessica Kumala Wongso (27) dalam kondisi sehat.

    Jessica ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kematian temannya sendiri, Wayan Mirna Salihin, di Kafe Olivier, Grand Indonesia, 6 Januari 2016 lalu.

    "Sehat, psikolog bilang sehat," kata Krishna kepada pewarta, Kamis (4/2/2016).

    Dalam kesempatan tersebut, Krishna juga membantah anggapan yang beredar bahwa Jessica merupakan seorang psikopat.

    Menurut dia, semua hal belum bisa diungkapkan dengan lengkap sebelum kasus ini dibawa ke pengadilan nanti.

    "Intinya kami masih proses, penyidik masih bekerja, sabar saja," tutur Krishna.

    Kasus yang bergulir hampir sebulan ini disebut sudah hampir bisa dibawa ke pengadilan.

    Perkembangan terakhir, polisi memeriksa saksi yang juga teman Mirna dan Jessica, yaitu Hani, Rabu (3/2/2016).

    Polisi juga telah menggeledah rumah Jessica dan mengamankan beberapa barang, seperti laptop, tisu, dan barang lainnya yang dianggap berkaitan dengan kasus ini.

    Mirna diketahui keracunan zat korosif sianida yang bercampur di dalam es kopi vietnam yang dipesankan oleh Jessica.

    Namun, sampai saat ini, polisi belum menjelaskan apakah benar Jessica yang menaruh sianida itu ke dalam kopi tersebut.

    Andri Donnal Putera/Kompas.com


    Mirna Salihin Hidup Sesuai Tradisi Bali, Meski Lama di Jakarta dan Australia

    GIANYAR - Jauh dari lingkungan ibunya, Ni Ketut Sianti, yang berasal dari Gianyar Bali, semasa hidupnya Wayan Mirna Salihin bertatakrama sesuai tradisi Bali.

    Putri bungsu pasangan Edi Dermawan Salihin dan Ni Ketut Sianti ini memang lahir di Jakarta. Bahkan, ibu Mirna lahir di Jakarta, begitu ujar Ni Nyoman Nini, bibinya yang masih tinggal di Gianyara, Bali.

    Ni Ketut Sianti adalah putri pasangan I Nyoman Tjinta dan Ni Wayan Purni. Kakek Mirna adalah anggota Brimob dan pernah tinggal di Asrama Brimob di Cipinang, sementara nenek Mirna adalah bidan asal Gianyar.

    Hidup Berpakem Tradisi Bali

    Pasangan Dermawan dan Sianti memiliki anak Made Sandy Salihin dan Febriani. Made Sandy Salihin adalah kembaran Wayan Mirna Salihin.

    Dermawan mengenal istrinya, Ni Ketut Sianti, di Jakarta. Meski putrinya besar di Jakarta, belajar di Australia, budaya dan tradisi Bali menjadi pepakem hidup Wayan Mirna Salihin dan saudara kandung lainnya, seperti diajarkan kedua orangtuanya itu.

    Tak jarang, komunikasi keluarga Dermawan menggunakan bahasa Bali. semula pihak keluarga tak menyangka Wayan Mirna Salihin, tewas usai menyeruput es kopi vietnam di Olivier, kafe yang terletak di Grand Indonesia Shopping Town West Mall, Lobby Arjuna Lantai Ground Floor, Jakarta Pusat.

    Kedua orangtua Mirna Wayan Salihin lebih sering berkomunikasi menggunakan bahasa Bali. Dermawan menyangkal Jessica merupakan teman Wayan Mirna Salihin semasa berkuliah di Billy Blue Collage, Australia.

    Tak lama menyeruput es kopi vietnam kegemarannya di Kafer Olivier yang sudah menjadi lokasi favoritnya, Wayan Mirna Salihin sempat kejang-kejang, keluar busa dari mulutnya, lalu dilarikan ke Rumah Sakit Abdi Waluyo di Menteng, dan di sinilah ia meninggal dunia.

    Kabar kematian Wayan Mirna Salihin usai menyeruput kopi menjadi viral di dunia unggah-ungguh dan polisi lalu mendalami kasusnya. Belakangan Wayan Mirna Salihin mati tak wajar, dan beberapa hari hasil autopsi, ada jejak sianida di kandungan dalam tubuh dia.

    Jessica Kumala Wongso sempat mendatangi Rumah Sakit Abdi Waluyo, tempat Wayan Mirna Salihin meninggal dan mengaku kepada Dermawan, ia hanya minum air putih sewaktu bertemu putrinya yang ditemani Hani di Kafe Olivier.

    Jessica Pernah Dibela

    Di hari kematian Wayan Mirna Salihin, Dermawan Salihin tidak menaruh curiga terhadap Jessica Kumala Wongso. Saat itu, pengusaha ekspedisi dokumen yang berkantor di Petojo, Jakarta Pusat itu tidak terpikir Jessica Kumala Wongso disangka meracuni es kopi vietnam yang diseruput anaknya dengan sianida.

    Berbilang hari dan minggu, berbekal informasi dari rekaman kamera pengawas di Kafe Olivier yang sudah dikantongi polisi dan memperlihatkan gerak-gerik Jessica mencurigakan, Dermawan tak percaya lagi dengan teman putrinya itu.

    “Tadinya saya sama sekali tidak ada kepikiran, bahkan saya bela si Jessica di keluarga. Saya bilang sama ibunya memakai bahasa Bali karena istri orang Bali. Sing bisa (enggak mungkin) dia bunuh si Mirna, saya bela Jessica karena dia teman baik Mirna di Australia, enggak mungkin,” cerita Dermawan dalam acara Indonesia lawyer Club di TV One pada Selasa (2/2/2016).

    Kepercayaan Dermawan semakin runtuh, setelah tahu dalam daftar bon minuman yang dipesan Jessica Kumala Wongso, sebelum datang Wayan Mirna Salihin dan Hani, tertera dua cocktail dan satu es kopi vietnam.

    Di bon tersebut tidak ada air mineral seperti pengakuan Jessica saat bertemu Dermawan di hari kematian Wayan Mirna Salihin di Rumah Sakit Abdi Waluyo.

    Setelah yakin dengan penyelidikannya selama ini, penyelidik Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan menaikkan status Jessica semula saksi menjadi tersangka.

    Pascapenetapan Jessica Kumala Wongso yang pernah bekerja paruh waktu di perusahaan penyewaan ambulans di Australia, polisi belum cukup memeriksa saksi-saksi. Mereka sampai kembali memeriksa pegawai Kafe Olivier, suami Wayan Mirna Salihin, Arief Arif Soemarko, Dermawan, dan saudara kembar Wayan Mirna Salihin, Made Sandy Salihin.

    Dari orang-orang dekat yang diperiksa polisi, ibu kandung Wayan Mirna Salihin, Ni Ketut Sianti, memilih tinggal di rumah, beredar kabar ia masih syok setelah ditinggal putri bungsunya itu.

    Wayan Mirna Salihin sudah dimakamkan, polisi sudah menetapkan Jessica sebagai tersangka, tapi di dunia unggah-ungguh dan dunia nyata, siapa pelaku sebenarnya masih diperdebatkan, tinggal menunggu kasus ini masuk ke persidangan.  (Eka Mita Suputra/TRIBUNNEWS.COM)


    Pemerintah Siap Fasilitasi Mantan Anggota Gafatar Bertransmigrasi Ke Kalimantan

    JAKARTA - Sebanyak 1.611 orang mantan anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang mengungsi dari Mempawah, Kalimantan Barat, sudah kembali ke kampung halaman mereka masing-masing.

    Sebagian dari para pengungsi sudah tidak memiliki harta lagi.

    Mereka sudah terlanjur menjual harta mereka untuk memulai hidup baru di Mempawah.

    Kini mereka tidak lagi mempunyai harta, setelah masyarakat Mempawah mengusir mereka.

    Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, memastikan bagi mereka yang sudah terlanjur tidak punya harta, pemerintah akan memfasilitas mereka untuk bertransmigrasi ke lokasi baru.

    Khofifah mengaku sudah berkordinasi dengan Menteri Desa. Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Djafar, untuk merealisasikan program tersebut.
    "Transmigrasi asal wawasan kebangsaan dan keagamaannya sudah jelas," kata Khofifah kepada wartawan, di kantor Wakil Presiden RI, Jakarta Pusat, Kamis (4/2/2016).

    Para pengungsi yang wawasan kebangsaan dan pemahaman agamanya sudah diluruskan itu, akan ditempatkan antara lain di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

    Para pengungsi itu akan disebar ke berbagai tempat dan diusahakan tidak akan bermukim di tempat yang sama.

    "Mereka tidak bisa eksklusif harus bersama-sama dengan kelompoknya saja, tapi mereka sudah harus mau bersatu bersama-sama dengan lainnya," ungkapnya.

    Dikhawatirkan bila mereka diungsikan ke tempat yang sama, maka akan timbul permasalahan dengan warga sekitar.

    Rencanannya dalam proses transmigrasi nanti, pemerintah akan memantau mereka, agar permasalahan yang sama tidak berulang.(Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo)


    Baca Ini supaya Tak Jadi Korban Asal Tilang seperti di Cirebon

    Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat sepertinya mengalami metamorfosis dari “Kota Undang” menjadi “Kota Tilang”.

    Hal ini terjadi setelah netizen membuat meme pada media sosial.

    Meme tersebut menggambarkan, di Cirebon sedang ramai tilang ‘aneh’ oleh polisi lalu lintas.

    Netizen tak terima penindakan tilang karena seolah semena-mena, sehingga polisi terkesan mencari-cari kesalahan tanpa adanya kejelasan pasal apa dilanggar.

    Mayoritas netizen yang kena tilang merupakan pengemudi dari luar Kota Cirebon atau berpelat nomor selain pelat E.

    Dikutip dari Otomotif, sebelum menyikapi hal ini, tentu semua pihak harus punya pemahaman sama terkait definisi pelanggaran lalulintas dan angkutan jalan.

    Sehingga walau tak spesifik diatur dalam Undang Undang Nomor 22, Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, namun kesadaran akan keselamatan berlalulintas harus jadi nomor satu.

    Nah, sebetulnya apa yang dimaksud definisi pelanggaran lalu lintas dan angkutan jalan?

    Guna mengetahui hal ini, Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum pada Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto memberi jawaban.

    Tentu wilayah hukumnya berbeda, namun paling tidak dapat memberikan gambaran.

    Maksud pelanggaran lalu lintas dan angkutan jalan adalah pelanggaran, dengan kriteria sebagai berikut:
    1. Kasat mata dan mudah diketahui.

    2. Tidak memerlukan alat membuktikan.

    3. Tidak memerlukan keterangan ahli.

    4. Ancaman pidana penjara atau kurungan paling lama tiga bulan dan/atau denda paling banyak Rp 3.000.000 (Pasal 211 UU, Nomor 8 Tahun 1981 tentang KUHAP).

    Selain soal di atas, Anda sebaiknya mengetahui prosedur bagi polisi lalu lintas menjatuhi tilang seseorang.

    Prosedur Sweeping

    Ternyata polisi tak boleh asal menilang.

    Ada prosedur berlaku di Kepolisian.

    Jika polisi melanggar, dia atau mereka yang harus ditilang.

    Pengendara harus mengetahui prosedur pelaksanaan razia dan syarat polisi menilang agar tak dirugikan. Apa syarat dan prosedur tersebut?

    Divisi Humas Polri melalui fanspage Facebook mengumumkannya, Senin (6/4/2015).
    INFO

    PROSEDUR PEMERIKSAAN ATAU RAZIA KENDARAAN BERMOTOR

    Bagaimana sebenarnya aturan mengenai pemeriksaan atau yang sering disebut razia kendaraan bermotor di jalan?

    Pemeriksaan kendaraan diatur dalam PP No 42 Tahun 1993 tentang Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan.

    Definisi pemeriksaan, menurut Pasal 1 angka 2 PP 42/1993, adalah serangkaian tindakan yang dilakukan oleh pemeriksa terhadap pengemudi dan kendaraan bermotor mengenai pemenuhan persyaratan teknis dan laik jalan serta pemenuhan kelengkapan persyaratan administratif.



    Dalam Pasal 2 disebutkan, pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan dapat dilakukan oleh Polisi Negara Republik Indonesia (Polri) dan Pegawai Negeri Sipil yang memiliki kualifikasi tertentu di bidang lalu lintas dan angkutan jalan.

    Petugas yang melakukan pemeriksaan atau razia kendaraan bermotor di jalan harus dilengkapi surat penugasan yang dikeluarkan oleh Kepala KePolisian Negara Republik Indonesia untuk pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas Polisi Negara Republik Indonesia dan menteri untuk pemeriksaan yang dilakukan oleh pemeriksa Pegawai Negeri Sipil.

    Dalam surat perintah tugas tersebut, sebagaimana yang termuat dalam pasal 14, harus pula memuat beberapa hal sebagai berikut:
    a. Alasan dan jenis pemeriksaan.

    b. Waktu pemeriksaan.

    c. Tempat pemeriksaan.

    d. Penanggung jawab dalam pemeriksaan.

    e. Daftar petugas pemeriksa.

    f. Daftar pejabat penyidik yang ditugaskan selama dalam pemeriksaan.

    Dalam PP tersebut juga mensyaratkan semua petugas yang melakukan razia wajib menggunakan pakaian seragam dan atribut yang jelas.

    Seperti tanda- tanda khusus sebagai petugas pemeriksa dan perlengkapan pemeriksaan.

    Untuk razia yang dilakukan oleh Polisi, maka petugas harus menggunakan seragam dan atribut yang ditetapkan.

    Kemudian, sebagaimana yang tercantum dalam pasal 15 ayat 1 sampai 3, disebutkan bahwa pada tempat pemeriksaan wajib dilengkapi dengan tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan kendaraan bermotor. Tanda dimaksud harus ditempatkan pada jarak sekurang-kurangnya 100 meter sebelum tempat pemeriksaan.

    Khusus untuk pemeriksaan yang dilakukan pada malam hari, selain harus dilengkapi tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan, petugas juga diwajibkan untuk memasang lampu isyarat bercahaya kuning terang.
    a. Alasan dan jenis pemeriksaan.

    b. Waktu pemeriksaan.

    c. Tempat pemeriksaan.

    d. Penanggung jawab dalam pemeriksaan.

    e. Daftar petugas pemeriksa.

    f. Daftar pejabat penyidik yang ditugaskan selama dalam pemeriksaan.

    Dalam PP tersebut juga mensyaratkan semua petugas yang melakukan razia wajib menggunakan pakaian seragam dan atribut yang jelas.

    Seperti tanda- tanda khusus sebagai petugas pemeriksa dan perlengkapan pemeriksaan.

    Untuk razia yang dilakukan oleh Polisi, maka petugas harus menggunakan seragam dan atribut yang ditetapkan.

    Kemudian, sebagaimana yang tercantum dalam pasal 15 ayat 1 sampai 3, disebutkan bahwa pada tempat pemeriksaan wajib dilengkapi dengan tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan kendaraan bermotor. Tanda dimaksud harus ditempatkan pada jarak sekurang-kurangnya 100 meter sebelum tempat pemeriksaan.

    Khusus untuk pemeriksaan yang dilakukan pada malam hari, selain harus dilengkapi tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan, petugas juga diwajibkan untuk memasang lampu isyarat bercahaya kuning terang.

    Biaya tilang

    Ada delapan jenis pelanggaran dan seluruhnya beda biayanya, sesuai dengan yang diatur dalam Undang Undang RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

    Berikut ini daftar jenis pelanggaran dan biaya dendanya, sebagaimana dikutip dari fan page Facebook Divisi Humas Polri, Jumat (23/1/2015).

    1. Kelengkapan teknis (spion, lampu utama, dll): Rp 250.000

    2. Rambu dan marka: Rp 500.000

    3. Tidak bisa menunjukkan STNK: Rp 500.000

    4. Tidak bisa menunjukkan SIM: Rp 250.000

    5. Tidak memiliki SIM: Rp 1.000.000

    6. Lampu utama tidak nyala siang hari: Rp 100.000

    7. Tidak memakai helm standar: Rp 250.000

    8. Mengemudi tidak konsentrasi (pakai HP): Rp 50.000.
    Beberapa waktu terakhir, polisi dikritik hingga di-bully melalui media sosial karena oknum yang asal menilang. Padahal, polisi tak boleh asal tilang.(*)Tribunews.com


    Pesta Pernikahan Wayan Mirna Salihin di Rumah Neneknya di Gianyar

    Laporan Wartawan Tribun Bali, Eka Mita Suputra

    TRIBUNNEWS.COM, BALI - Wayan Mirna Salihin dan keluarganya sudah lama menetap di Jakarta, namun mereka sangat jarang pulang ke rumahnya di Gianyar, Bali.

    Ni Nyoman Sukre bercerita bahwa Wayan Mirna Salihin, masih memiliki nenek yang tinggal di Bali, namanya Ni Wayan Purni. Ibu kandung Wayan Mirna Salihin, Ni Ketut Sianti, adalah anak Ni Wayan Purni.

    Kalau pun ke Bali, keluarga Wayan Mirna Salihin, putri pasangan Ni Ketut Sianti dan Dermawan Salihin, lebih kerap memilih menginap di hotel di wilayah Denpasar atau Badung.


    Beberapa Hal Yang Harus Di Ketahui Tentang Virus Zika

    JAKARTA, Indonesia — Beberapa negara Amerika Latin kini tengah dihantui dengan wabah virus Zika. Virus ini diduga yang menyebabkan bayi lahir dengan kepala lebih kecil dari ukuran normal (mikrosefali).
    Angka penderita dilaporkan terus meningkat. Brasil mengatakan jumlah bayi yang lahir mikrosefali telah mencapai hampir 4.000 sejak Oktober 2015.

     Negara tetangga Brasil, seperti Kolombia, Ekuador, El Salvador dan Jamaika merekomendasikan kaum perempuan menunda kehamilan sampai diketahui lebih banyak tentang virus Zika.
    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan virus Zika akan menyebar ke negara-negara Amerika selain Kanada dan Cile.
    Kepala WHO Margaret Chan prihatin karena virus menyebar luas, namun kekebalan masyarakat kecil.
    Seperti di kutip di laman Rapler.com berikut 5 hal yang perlu tahu tentang virus zika:
    1. Apa itu virus Zika
    Virus Zika masuk keluarga Flaviviridae. Gejala terserang virus Zika antara lain sakit kepala, ruam di wajah, leher, lengan atas, mungkin juga menyebar ke telapak tangan dan kaki, demam dan nyeri punggung.
    Pertama kali diisolasi tahun 1948 dari monyet di Hutan Zika, Uganda. Tampaknya, dari sini nama Zika dilekatkan pada virus ini.
    2. Disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti
    Wabah virus in diduga dibawa nyamuk Aedes aegypti. Namun peneliti masih mencurigai kemungkinan cara penyebaran selain gigitan nyamuk.
    3. Hubungan antara mikrosefali dan Zika
    Hubungan keduanya masih belum terkonfirmasi. Namun sejumlah bayi meninggal diketahui mengidap virus itu di otaknya.
    4. Apa obat untuk mengatasi virus Zika?
    Belum ada vaksin atau obat untuk mencegah demam Zika. Masyarakat diminta melindungi diri dengan mencegah gigitan nyamuk dan menjaga kesehatan.
    5. Apakah Zika virus ditemukan di Indonesia?
    Lembaga Eikjman pernah melaporkan kehadiran virus Zika kepada Kementerian Kesehatan. Peneliti Eikjman Institute menemukan virus tersebut saat terjadi wabah demam dengue di Provinsi Jambi, Desember 2014-April 2015.Laporan Rapler.com/JurnalisRakyat

    Jajanan Dalam Kemasan Mirip Kondom Gegerkan Sosialmedia

    JAKARTA, Indonesia —Media sosial dihebohkan dengan ditemukannya jajanan anak dalam kemasan yang menyerupai alat kontrasepsi pria di Bekasi, Jawa Barat.

    Jajanan tersebut dikemas dalam kotak berukuran sedang bertuliskan “Kotak Kado” dan bergambar tokoh-tokoh kartun yang digemari anak-anak.

    Isi kotak tersebut adalah satu kemasa plastik susu cari bertuliskan “Susu Mas Moccacino” berwarna cekolat dan sebuah item yang menyerupai kondom.

    Tak diperlukan gelas untuk meminum susu tersebut. Pembuatan susu itu harus dibuat dalam kantong yang menyerupai kondom itu, lalu diminum langsung.

    Yayasan Kita dan Buah Hati (YKBH) melaporkan menemui jajanan ini di depan sebuah SD di Bekasi.

    “Kami menerima laporan bahwa jajanan itu dijual di depan SD di sana," kata pendiri (YKBH) Elly Risman, pada Jumat, 22 Januari.

    Awalnya, pihak YKBH mendapat laporan dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Bekasi, yang mendapat aduan dari masyarakat soal jajanan tersebut.

    Elly mengaku khawatir cara mengonsumsi jajanan dari wadah mirip kondom tersebut ditengarai mengajarkan pola-pola seks tertentu kepada anak.

    "Itu seperti membiasakan anak melakukan pola-pola seks tertentu, yang seharusnya tidak diperbolehkan," ujar Elly.

    Yang lebih mengkhawatirkan, menurutnya, adalah tidak tercantumnya nama dan alamat perusahaan yang jelas pada kemasan jajanan tersebut.

    YKBH mengimbau kepada seluruh orang tua, agar lebih waspada terhadap makanan yang dijajakan di sekitar sekolah. "Selain kandungan gizinya, orang tua juga perlu mewaspadai kemasan pada jajanan tersebut," ujar Elly.Laporan Rapler.com/JurnalisRakyat

    Borgol Ahok Atau Komisioner KPK Mundur,Demo Untuk Siang Nanti

    JurnalisRakyat-Masa yang tergabung dalam Komte Tangkap dan Penjarakan (KTP) Ahok akan kembali turun ke jalan.

    Demonstrasi di depan kantor KPK siang nanti (Kamis, 4/2) menuntut penuntasan kasus korupsi pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras (RSSW).

    “Sehubungan masih bungkamnya KPK dalam memeriksa dan menetapkan status tersangka kepada Ahok atas dugaan korupsi pembelian lahan RSSW, kami akan me‎nggeruduk kantor KPK. Kami mendesak komisoner KPK mundur kalau tidak berani borgol Ahok,” begitu bunyi undangan atas nama Koordinator KTP Ahok, A. Sulhy yang disebarluaskan lewat pesan elektronik, kemarin.

    KPK sudah menerima hasil audit investigasi BPK terkait pembelian lahan seluas 3,6 hektare milik Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) oleh Pemprov DKI pada 7 Desember 2015 namun hingga kini penanganan kasus tersebut belum jelas.

    Hasil audit investigasi BPK menemukan enam penyimpangan, yakni penyimpangan dalam tahap perencanaan, penganggaran, tim, pengadaan pembelian lahan, penentuan harga, dan penyerahan hasil.

    Pemprov DKI membeli lahan tersebut senilai Rp 800 miliar pada APBD Perubahan tahun 2014.

    Oleh BPK, proses pembelian itu dinilai tidak sesuai dengan prosedur dan Pemprov DKI membeli dengan harga lebih mahal dari seharusnya sehingga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 191 miliar.

    Unjuk rasa akan dilaksanakan pukul 12.00, dengan kordinator lapangan Raden Hidayatullah.

    Setelah dari gedung KPK, kata Sulhy, aksi akan dilanjutkan di Pengadilan Tipikor Jakarta.

    “Kami akan menuntut Ahok dihadirkan sebagai saksi kasus korupsi pengadaan UPS (Uninterruptible Power Supply),” tukasnya dilansir dari laman rmol.co.[*]
    Sumber : rmol.co ,gemmacakrawala.co.id
    Editor : Syarif Ahmad

    Luar Biasa.. !!! Pemuda Kota Santri Ini Ciptakan Robot Penyerap Polusi Udara

    JurnalisRakyat-Satu lagi pemuda Kota Santri menorehkan prestasi di tingkat internasional. Adalah Bayu Aji Setiawan (19), warga Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan pemuda berprestasi tersebut. Lulusan SMKN 1 Kedungwuni meraih Juara III dalam Kompetisi Internasional serta meraih Special Award dari Hongkong setelah menciptakan robot pembersih udara.

    Robot yang diusung dalam kompetisi riset tingkat internasional dibuat Bayu dalam skala kecil, untuk kapasitas ruangan 3 x 3 m. Namun, dia menyatakan siap jika ada pesanan untuk skala yang lebih besar maupun industri, baik dalam bentuk portabel maupun robot. Bentuk portabel memerlukan biaya yang lebih kecil dibandingkan robot. Bayu hanya memerlukan 3 komponen utama untuk membuat pembersih udara portabel, yakni micro controller, kipas, dan sensor. Sedangkan bentuk robot, Bayu memerlukan komponen yang lebih kompleks.

    Cara kerja alat yang diciptakannya, dijelaskan, robot akan mendeteksi udara di sekitarnya dan jika menemukan adanya polusi, akan menyerapnya dan melepaskan kembali udara yang sudah melalui proses pemurnian menggunakan karbon aktif tanaman lidah mertua. Sensor akan menginformasikan high pollution (polusi tinggi) pada saat menemukan polutan dalam udara.

    Arang tanaman lidah mertua yang digunakan untuk menyerap polusi udara dibuat dengan cara, pertama dengan memotong-motong tanaman tersebut, kemudian dioven selama 6 jam dan ditumbuk dan dimasukkan ke dalam larutan NaH2PO4 (Natrium Dehidrogen Phospat) konsentrasi 30 persen. Rendam dalam larutan tersebut selama sehari semalam. Setelah itu, angkat dan keringkan dengan cara dioven lagi selama 1 jam. Kemudian, cuci dengan Aqua Demineralizata (air destilasi) sampai Phnya netral, kemudian dikeringkan dan dioven lagi selama satu jam. Terakhir, buat menjadi briket atau dipadatkan dengan dicampur lem atau pun tetes tebu. Keringkan dan siap digunakan.

    Sebanyak 10 kg tanaman lidah mertua dapat menghasilkan arang seberat 500 gram. Tanaman ini mudah untuk dibudidayakan di wilayah Kabupaten Pekalongan dan daerah-daerah lainnya. Tanaman lidah mertua mampu menyerap 107 macam polusi udara di dunia.

    Karbon aktif dari tanaman lidah mertua dapat digunakan selama 6-8 bulan, setelah jangka waktu tersebut perlu diganti dengan yang baru.

    Bayu mewakili SMKN Kedungwuni mengikuti kompetisi di tingkat internasional bersama rekannya Galih Dwi Atmaja yang juga lulusan SMKN 1 Kedungwuni setelah dikirim pihak Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan sebelumnya menjadi Juara I Lomba Riset Daerah Kabupaten Pekalongan serta lomba di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.

    Mengenai latar belakang ide menciptakan robot atau alat pemfilter udara, Bayu mengungkapkan, karena menurutnya semua orang membutuhkan udara yang bersih. Pencemaran udara menjadi permasalahan yang luas saat ini, sehingga menurutnya, diperlukan alat yang dapat menyelesaikan persoalan tersebut, setidaknya membantu mengurangi polusi udara.

    Alat yang diciptakan, menurutnya, tidak hanya perlu digunakan di kota-kota besar yang biasanya polutannya tinggi, namun, di daerah-daerah, tak terkecuali Kabupaten Pekalongan, menurutnya juga perlu, bahkan tingkat rumah tangga.

    Alat ini menurutnya dapat digunakan seluruh lapisan masyarakat. Polusi udara tidak hanya di luar ruangan, namun juga bisa ada di dalam ruangan. Alat bisa menyerap karbon dioksida dan mengeluarkan kembali O2. “Kita jangan menunggu pencemaran sampai tinggi. Justru harus diantisipasi jangan sampai terjadi pencemaran,” kata putra pasangan Isma’un (alm) dan Siti Rukayah (50) saat diwawancarai Selasa (23/12).

    Lantaran ingin mengikuti kompetisi internasional waktu itu, Bayu tak sempat untuk mengurus pendaftaran di perguruan tinggi setelah lulus dari sekolah Juni 2015 lalu. Namun, Bayu bertekad untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan meminta rekomendasi dari LIPI atau pun melalui jalur SBMPTN. “Saya ingin kuliah di ITB. Namun, masuk ke perguruan tinggi tersebut tidaklah mudah, sehingga saya juga harus berusaha keras, belajar dan berdoa tentunya dengan harapan bisa menjadi mahasiswa ITB,” ungkap Bayu. Bungsu dari tiga bersaudara itu juga bertekad akan terus melakukan riset jika kuliah nanti.

    Atas penghargaan yang diterimanya Bayu mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang telah membimbing, membantu dan mensupportnya, antara lain pihak SMKN 1 Kedungwuni, Bappeda dan Pemkab Pekalongan, dan pihak LIPI serta pihak lainnya yang tidak bisa disebutkannya satu-persatu. Dia berharap hasil risetnya bisa diaplikasikan dan bermanfaat bagi masyarakat.* [Lik/jas]
    Sumber : Gemmacakrawala.co.id

    Adanya Perubahan Bisnis Migas, Perusahaan Dilarang PHK Karyawan

    JurnalisRakyat-terkait berita soal pemutusan hubungan kerja (PHK) pada dunia minyak dan gas bumi (Migas), membuat perusahaan asal Amerika Serikat, PT. Chevron Pacifik Indonesia menjadi sorotan baru-baru ini.

    Pasalnya perusahaan ini sempat mengeluarkan statement, akan mem-PHK 1.500 karyawannya. Alasannya tidak hanya disebabkan oleh harga minyak yang tidak mau menanjak naik belakangan ini. Akan tetapi karena adanya perubahan bisnis yang dialami perseroan selama ini.

    "Benar, jika dibilang karena faktor harga minyak yang tak kunjung membaik. Lebih jauh lagi, perseoran melihat kondisi bisnis secara menyeluruh," ujar Vice President Policy Government and Public Affairs Chevron Pacific Indonesia,‎ Yanto Sianipar, seperti dikutip di Jakarta, Senin (1/2).

    Disisi lain, Yanto enggan berkomentar soal akan di-PHK nya ribuan karyawannya. Namun ia membenarkan jika perusahaannya saat ini sedang melakukan efisiensi.

    "Sebenarnya lebih bagus efisiensi. Dalam perubahan model bisnis terkait perubahan struktur dan ukuran organisasi saya tidak bisa menyebut perampingan, ini sedang berjalan prosesnya, kami tidak bisa jauh memberi informasi," terang Yanto.

    Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas‎), Elan Biantoro membantah hal tersebut. "Tidak benar (PHK pekerja). Kalau PHK 1.700 pekerja itu masih rumor‎," kata Elan Bintoro.

    Elan melanjutkan, yang sedang didiskusikan SKK Migas dengan perusahaan minyak Chevron adalah‎ program pensiun dini bagi pekerja, dengan memberi imbalan bagi yang melakukannya. "Kalau kami diskusi dengan Chevron bukan PHK. Kalau PHK memberhentikan, yang ada program pensiun dini, kalau ditawarkan mau dengan imbal. Itu sedang kami bahas," ungkap Elan.

    Sementara akhir bulan lalu, seperti diketahui, Direktur Jenderal (Dirjen) Migas, Kementerian ESDM, I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja mengatakan, Chevron melakukan efisiensi dengan melakukan perampingan organisasi yaitu menyatukan dua unit usaha yaitu PT Chevron Pacific Indonesia dan PT Chevron Indonesia Company.

    Selain itu, Perusahaan tersebut juga meminta untuk menunda (moratorium) penerimaan pegawai baru, sampai harga minyak membaik. Sementara, di pihak pemerintah menginginkan pemutusan pekerja dilakukan secara alamiah, yaitu pegawai yang sudah pensiun.

    "Baru Chevron, kami minta natural saja, moratorium pegawai baru bisa kita maklumi, jadi belum ada rencana tahun ini mereka menerima pegawai baru, kalau harga minyak bagus baru menerima," kata Wiratmaja.
    Sumber : indopetronews.com

    Menguak Siapakah Jessica Ngadimin, Teman Mirna Yang Pesankan Kopi?

    News.JurnalisRakyat.com-Polisi masih terus berupaya untuk mengungkap kematian Wayan Mirna Salihin (27). Wanita cantik ini diketahui kejang-kejang dengan mulut berbusa usai minum es kopi Vietnam. Pihak kepolisian menemukan titik terang tentang kasus ini. Berdasarkanhasil laboratorium, ada kandungan zat sianida dalam es kopi Vietnam yang diminum Mirna.

    Dari keterangan saksi-saksi, Mirna tidak memesan es kopi Vietnam tersebut melainkan sang teman, Jessica Ngadimin yang datang terlebih dulu. Jessica saat itu juga memesan segelas cocktail dan segelas fashioned Sazerac.

    "Yang bersangkutan, Mirna tidak memesan, tetapi dipesankan. Sebelum (korban) datang, (kopi) itu sudah ada," ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (10/1/2016).

    Krishna menambahkan, kopi tersebut disajikan oleh pegawai kafe di depan customer yang memesan.Untuk diketahui, Mirna datang ke kafe tersebut ditemani kawannya bernama Hani. Sebelum Mirna dan Hani tiba, seorang temannya bernama Jessica sudah tiba lebih dahulu sekitar pukul 16.09 WIB. Mirna dan Hani baru tiba di lokasi sekitar 40 menit kemudian. Jessica kini merupakan sosok yang paling dicurigai netizen di sosial media. Lantas, siapakah sebenarnya sosok Jessica Ngadimin?

    Di Facebook, ada sebuah akun bernama Jessica Ngadimin yang mengaku keluarganya, ia membantahjika Jessica sebagai pembunuh Mirna dan mengancam media yang menyangkutpautkan kematian Mirna dengan Jessica.

    Polisi sudah berusaha menghadirkan teman-teman Mirna sebagai saksi. Namun ada satu teman Mirna, yang diberitakan liputan6.com, merupakan orang yang memesan kopi untuk Mirna, menolak untuk diperiksa polisi sebagai saksi, diduga adalah Jessica.

    Sebelumnya, ada sebuah akun path bernama Fransiska yang menyebutkan Mirna mengkonsumsi obat pelangsing sebelum meminum kopi. Akun tersebut bahkan mengunggah foto prewedding Mirna. Tak diketahui apakah akun tersebut merupakan Jessica atau tidak. Tak diketahui juga apakah motif akun tersebut memberitakan hal yang seperti menjadi pengalihan isu kematian Mirna yang menjadi viral diperbincangkan di sosial media.

    Sementara itu, ayah Mirna, Dharmawan Salihin mencurigai Mirna menjadi korban pembunuhan yang diduga dilakukan oleh temannya sendiri.Meski demikian, polisi belum bisa menyimpulkan apakah terjadi tindak pidana dalam peristiwa kematian korban ini atau tidak.

    Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti mengatakan tidak akan melakukan pemeriksaan dengan modal isu yang beredar. Polisi akan periksa semua saksi yang berada di lokasi pada saat Mirna tewas.

    "Polisi itu harus curigai semuanya. Kan kita pakai asas praduga bersalah. Enggak bisa dengan modal isu, pemberitaan, atau sosial media. Semua kami curigai," pungkas Krishna.(Adm/Bra)

    Sumber : brantai.com

    Polwan Cantik Distribusikan Kotak Suara Pilkada Buat Kagum

    News.JurnalisRakyat-Polisi menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan saat Pilkada serentak 9 Desember lalu. Mereka mengawal Pilkada di 265 daerah agar tidak terjadi kericuhan.
    Para anggota Korps Bhayangkara juga harus menjaga kotak suara. Bukan pekerjaan mudah apalagi kotak itu harus dibawa dari daerah yang medannya cukup berat.


     Beginilah foto-foto yang berhasil dilansir dari laman merdeka.com, dikutip dari akun facebook, Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti, terlihat perjuangan para polisi wanita membawa kotak suara. Jangan bayangkan jalan yang dilalui mulus seperti diJakarta.

     Para Polwan dengan mengendarai trail melintasi jembatan dan jalan tanah yang becek. Bahkan, ada juga yang menggendong kotak suara sambil menapaki medan yang sulit.
     Tak salah rasanya jika Krishna memberi judul, ‘Ini semua polwan-polwan Polri yang tidak kenal lelah mengabdi pada negeri. Kesetaraan gender yang sebenarnya.’ Salut dengan perjuangan para Polwan./GN
    Sumber : merdeka.com gemmacakrawala.co.id
     

    Komisi VII DPR Meminta Salinan Hasil Audit Petral

    Komisi VII DPR

    Komisi VII DPR Meminta Salinan Hasil Audit Petral

    News.JurnalisRakyat.com-Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan akan mempelajari permintaan yang dilontarkan Komisi VII DPR. "Kami akan pelajari permintaan itu," kata Dwi di Komplek Parlementer, Senayan, Jakarta, Selasa (23/11/2015).

    Dalam Portal indopetronews.com  di jelaskan,Mantan bos Semen Indonesia ini juga menjelaskan, hasil rapat dengan panja tadi adalah membicarakan tentang audit Petral. Dirinya juga telah memaparkan dan membacakan hasil audit tersebut.

     Ia juga menambahkan, meskipun sudah jelas tidak ada nama khusus dalam audit itu, Komisi VII DPR tetap meminta untuk menyebutkan siapa penyebab dari penggelembungan harga minyak mentah dan Bahan Bakar Minyak (BBM).

     "Yang tadi kan paparan dari resume yang kami pelajari dari laporan tersebut. Jadi tentu saja kita tidak bisa sebutkan nama kaitannya dengan hasil audit," ujarnya

     Lebih lanjut, Dwi memaparkan, untuk mengetahui siapa yang menjadi dalang dari kecurangan bisnis Petral, harus dilakukan audit lebih lanjut dan mendalam. Dari hasil tersebut Dwi menegaskan memang tidak disebutkan nama yang menjadi dalang.

    Kasus Petral Ini menjadi hangat di perbincangan dalam sosial media

     IndoPetronews Mentewitkan
    Sumber Twitter @indoPetro1
     Di susul twit dari Jokowinomic

     

    INDOCITA

    IndoPetroNews


    ADS LR

    Support : Web Desain | ALFUSOFTMEDIA | IndoPetro
    Copyright © 2011. NEWS.JURNALISRAKYAT.COM - All Rights Reserved
    Web Desain Publising Media Published by Citizen Journalism
    Proudly powered by Blogger