Komisi VII DPR Meminta Salinan Hasil Audit Petral
News.JurnalisRakyat.com-Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan akan mempelajari permintaan yang dilontarkan Komisi VII DPR. "Kami akan pelajari permintaan itu," kata Dwi di Komplek Parlementer, Senayan, Jakarta, Selasa (23/11/2015).Dalam Portal indopetronews.com di jelaskan,Mantan bos Semen Indonesia ini juga menjelaskan, hasil rapat dengan panja tadi adalah membicarakan tentang audit Petral. Dirinya juga telah memaparkan dan membacakan hasil audit tersebut.
Ia juga menambahkan, meskipun sudah jelas tidak ada nama khusus dalam audit itu, Komisi VII DPR tetap meminta untuk menyebutkan siapa penyebab dari penggelembungan harga minyak mentah dan Bahan Bakar Minyak (BBM).
"Yang tadi kan paparan dari resume yang kami pelajari dari laporan tersebut. Jadi tentu saja kita tidak bisa sebutkan nama kaitannya dengan hasil audit," ujarnya
Lebih lanjut, Dwi memaparkan, untuk mengetahui siapa yang menjadi dalang dari kecurangan bisnis Petral, harus dilakukan audit lebih lanjut dan mendalam. Dari hasil tersebut Dwi menegaskan memang tidak disebutkan nama yang menjadi dalang.
Kasus Petral Ini menjadi hangat di perbincangan dalam sosial media
IndoPetronews Mentewitkan
Sumber Twitter @indoPetro1
Komisi VII DPR Minta Salinan Hasil Audit Petral: https://t.co/XiDnpn7B2C - Komisi VII DPR-RI meminta manajemen P... https://t.co/aNaCYLCYxS
— indoPetroNews.com (@indopetro1) 24 November 2015
Di susul twit dari Jokowinomic
Komisi VII DPR RI Minta Salinan Hasil Audit Forensik Petral https://t.co/Yot4InRBgb
— jokowinomics (@jokowinomics) 24 November 2015

