ShareThis

Headlines News :
Topics :

    PORTAL MIGAS


    SKK MIGAS

    SKKMigas

    Beyond Communication


    Media Portal Hilirisasi


    PT.ARDA MEDIA TRAINING

    CAKRAWALA TRAINING

    #LetsHepsRohingya


    Web Desain Sosial Media


    Gemma Cakrawala

    Advertisng Iklan
    Tampilkan postingan dengan label SOSIALMEDIA. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label SOSIALMEDIA. Tampilkan semua postingan

    Wow! Sipir Cantik, Sudah Terbiasa Ngadepi Napi Usil

    YONINAIndriana, 24, begitu lulus tes CPNS Kemenkum HAM pada 2010, langsung mendapat tugas di Lapas Pria Dewasa Kelas 1 Tangerang.

    Awalnya, perempuan kelahiran Situbondo, 28 Juni 1991 itu ditempatkan sebagai staf registrasi, lalu ke bagian administrasi keamanaan. Sekarang, Nina –panggilan akrabnya-  sebagai sekretaris kepala Lapas Pria Dewas Kelas 1 Tangerang.

    ''Saya bisa kerja di lapas karena dorongan orang tua. Juga terinspirasi sama kakak saya yang laki-laki kerja di lapas. Cowok saja kelihatan keren kerja di lapas, apalagi perempuan, hehee...,'' kata anak kedua di antara tiga bersaudara pasangan Amat Rosidi dan Sudianingsih tersebut.

    Karena kecantikannya, tak sedikit narapidana yang sering menggoda sarjana hukum dari UNIS Tangerang itu. Namun, dia tidak pernah marah dan menganggapnya hal yang biasa.

    ''Ya, paling disiul-siulin atau dipanggil Bu Nina. Awalnya risih, tapi sudah lima tahun kerja di sini, jadi biasa saja,'' tuturnya.

    ''Paling mereka (napi) yang ditegur petugas jaga karena dianggap enggak sopan,'' tambah perempuan yang hobi nge-gym tersebut.

    Nina mengakui, awal bekerja di lapas cukup membuatnya risih dan horor. Dia pun sempat membayangkan bahwa lapas berisi orang-orang kriminalitas. Namun, Nina mengambil sisi positifnya.

    Dia melihat banyak tahanan lapas yang meski melanggar hukum, masih dijenguk keluarga. Hal tersebut membuat dia lebih menghargai keluarga si narapidana.

    Selain itu, bekerja di lapas harus serbabisa kalau sudah terjun di lapangan. Misalnya, memberikan psikologis kepada para tahanan. ''Bahkan, saya sering jadi ustadah dadakan untuk para napi,'' ucapnya.

    Sementara itu, saat disinggung tentang fenomena dirinya yang jadi pembicaraan di media sosial (medsos) yang menyebut sebagai ''sipir cantik'', Nina menyatakan kaget dan tidak menyangka dia menjadi terkenal.

    Saking terkenalnya di medsos, tak jarang rekan-rekan di kantor, bahkan atasan, meledeknya dengan ucapan ''cie sipir cantik''. Namun, menurut dia, cantik itu relatif.

    ''Cantik juga harus ada kualitas. Harus ada dari dalam. Kalo secara fisik, kan nanti bisa menua. Kalo ada kualitas dari dalam dirinya, kan kayaknya cantiknya nggak ilang-ilang. Heheee,'' tutur perempuan yang gemar nonton tersebut.(gum/co3/ilo)JPNN.COM


    Wonderful Indonesia Melangit di Putrajaya Malaysia

    Kreativitas itu tiada batas. Langit pun digunakan untuk mempopulerkan branding Wonderful Indonesia. Seperti yang dilakukan Kementerian Pariwisata di The Putrajaya International Hot Air Ballon Fiesta di Malaysia, 11-13 Maret 2016. Branding bercorak Cenderawasih warna warni itu akan dilihat oleh lebih dari 300 ribu pengunjung yang datang ke sana.

    “Promosi di acara seperti itu akan punya dampak yang luas. Ada 11 negara yang ikut serta. Pengunjung juga bisa masuk ke festival ground secara gratis. Dan yang lebih penting lagi, Fiesta akan buka jam 07.00 pagi setiap harinya,” papar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara. Kemenpar, I Gde Pitana, Selasa (8/3).

    Kemudahan akses itu membuat agenda tahunan itu tak pernah sepi dari pengunjung. Seperti yang dijelaskan Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara, Rizki Handayani, tahun lalu saja, pengunjung yang menonton parade balon udara itu lebih dari 300 ribu orang. Perkiraan Rizky, tahun ini akan lebih dahsyat lagi karena akan disisipi night glow, parade cahaya dari balon yang dipanaskan. Atraksinya akan terlihat seperti kembang api. “Tahun lalu ada 12.000 gambar yang diunggah ke instagram. Sekitar tiga juta pasang mata membaca beritanya di media massa. Ini peluang besar untuk memasarkan destinasi-destinasi wisata Indonesia,” terang Rizki.

    Jurus pemikat pun langsung disiapkan. Untuk The Putrajaya International Hot Air Ballon Fiesta, Wonderful Indonesia akan dibangun dengan konsep tradisional Minangkabau. Keunikan dan kemahsyuran gaya Rumah Gadang akan menjadi tema arsitektur paviliun. Konsep ini diyakini akan sangat mengena lantaran banyak orang Minang yang migrasi ke Negeri Sembilan, Johor Baru dan bagian lain di wilayah Malaysia.

    Tema Minangkabau, selain memiliki kedekatan budaya dengan budaya Malaysia juga dapat menjadikan wawasan bagi penduduk Malaysia mengenai asal budaya Minang. “Temanya Pop of Paradise. Di balon udara akan terpampang brand Wonderful Indonesia. Sementara di daratnya, kami akan menyajikan konser musik, pertunjukan tari, pameran destinasi wisata serta promosi makanan, minuman dan produk,” ungkap Rizki.

    Selling point-nya akan diberi tajuk: Kuliner, Lifestyle, Destination & Airlines. Untuk kulinernya, Wonderful Indonesia memfasilitasi Indofood, Bumbu Desa dan Sosro. Lifestye-nya, akan melibatkan Eiger, Consina, Zoya, Shafira dan Sarinah. Sementara destinationnya diserahkan ke Garuda Indonesia, AirAsia, Lion Air, Jatim Park, Museum Angkut, Taman Safari dan Taman Matahari.
    Menteri Pariwisata Arief Yahya menambahkan, Malaysia itu ibarat "benci tapi rindu" bagi Kemenpar. Di satu sisi, ada persaingan sebagai sesama negara ASEAN yang punya geografis yang berdampingan. Di sisi lain, mereka adalah pasar potensial yang memiliki kedekatan hubungan dan cultural. "Jadi kita sparing partner yang saling bersaing sehat, untuk mendapatkan jumlah wisman. Tapi juga sama-sama membutuhkan dari sisi market," ungkapnya.

    Malaysia punya potensi pasar yang besar. Pertama, dekat secara geografis, terutama di Kalimantan Barat, Kalimantan Utara dan Kalimantan Timir dan Batam Bintan. Kedua, sama-sama satu rumpun Melayu, yang bahasa dan budayanya mirip. Ketiga, daya beli pariwisata mereka cukup tinggi. "Bertahun-tahun Malaysia nomor dua, setelah Singapore, wisman yang ke Indonesia," jelas Manpar.(*)INDOPETRONEWS.COM


    'Perang Twitter' TNI AU dan Ratna Sarumpaet: 'Buktikan Kalau Ahok Beli Tentara'

    JAKARTA - Pernyataan aktivis Ratna Sarumpaet soal Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok membeli tentara dan polisi ternyata mengundang reaksi dari TNI Angkatan Udara.

    Melalui akun Twitter @_TNIAU, TNI AU meminta Ratna membuktikan tudingan tersebut bahwa instansinya telah 'dibeli' oleh Ahok.

    "Bu @RatnaSpaet pegang kwitansinya? Boleh lihat Bu?," tulis akun yang dikelola oleh Dinas Penerangan AU tersebut, Sabtu (13/3/2016).

    Tidak diam, Ratna pun menjawab cuitan dari TNI AU yang disampaikan melalui akun Twitter miliknya, @RatnaSpaet.

    "Itu Asumsi @_TNIAU Media tdk liat konteks. Asumsi itu muncul krn sesuai UU tugas TNI bukan mengawal Pgusuran tapi melindungi Negara, bangsa," tulisnya.

    TNI AU kemudian membalas kicauannya dengan menyoroti kata 'asumsi' yang ditulis oleh Ratna.

    "Come on..Bu @RatnaSpaet, tuduhan seserius itu Ibu bilang "asumsi"?," tulis @_TNIAU.

    Di postingan tersebut, TNI AU juga melampirkan arti kata 'asumsi' seperti yang dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia.

    Begini arti kata 'Asumsi' berdasarkan KBBI:

    asum·si n 1 dugaan yg diterima sbg dasar; 2 landasan berpikir krn dianggap benar;
    meng·a·sum·si·kan v menduga; memperkirakan; memperhitungkan; meramalkan

    "Mudah2an Bu @RatnaSpaet tahu jika UU No 34/2004 ttg TNI ada istilah OMP dan OMSP," cuit @_TNIAU.

    Kemudian, Ratna pun kembali menjawab kicauan dari TNI AU itu.

    "Sy bukan asumsi Media. itu asumsiku. Keluhan/kecewaku melihat TNI mndukung penguasa menekan rakyat u mematuhi kehendaknya @_TNIAU," tulis Ratna.

    Lagi-lagi, TNI AU kembali membalas kicauan Ratna tersebut.

    "Maaf Bu @RatnaSpaet, asumsi Ibu itulah yg mgkn bisa di-adjusted agar sesuai dgn UU yg berlaku di negara kita," tulis akun @_TNIAU.

    Sebelumnya, Ratna menegaskan bahwa Ahok telah membeli tentara dan polisi, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Hal tersebut berdasarkan dengan banyaknya anggota pengamanan termasuk Polisi dan TNI dalam proses penertiban serta kasus Sumber Waras yang dinilai tidak selesai di KPK.

    "Ahok ini mikir bisa beli apa aja, dia sudah beli tentara, dia beli kepolisian, dia beli KPK. Kalau langit dijual, mungkin dia akan beli juga," tegas Ratna di acara diskusi "Jakarta Tanpa Ahok", yang diselenggarakan di kawasan Tebet, Jakarta, Jumat (11/3/2016).TRIBUNNEWS.COM


    Aplikasi Universal Instagram Siap Hadir di Windows

    ejak diluncurkan dua tahun lalu, aplikasi Instagram masih berstatus beta. Alih-alih membuatnya menjadi versi final, anak perusahaan Facebook itu malah menyiapkan aplikasi universalnya untuk Windows.

    Laman Windowsblogitalia melaporkan aplikasi universal Instagram tengah dalam pengerjaan. Mereka pun telah menjajal aplikasi tersebut di perangkat Lumia 830 yang menjalankan Windows 10 insider build.

    Dalam video uji coba yang mereka posting terlihat aplikasi Instagram ini lebih mirip dengan versi iOS ketimbang varian beta. Tak hanya dari sisi tampilan, pergerakan animasinya pun sama.

    Dilansir dari Neowin, Senin (7/3/2016), aplikasi tersebut tampaknya diporting dari versi iOS sehingga terlihat mirip. Menggunakan Project Islandwood untuk membawa Objective-C code ke Universal Windows Platform (UWP).

    Alhasil aplikasi ini tidak hanya terbatas bisa dipakai di perangkat smartphone saja. Nantinya pengguna dapat mengunakan aplikasi tersebut di desktop Windows 10.

    Tidak diketahui kapan aplikasi ini akan meluncur. Tapi melihat video tersebut sepertinya tak lama lagi, sebab aplikasi yang digunakan sudah masuk versi beta.DETIK.COM
    (afr/fyk)


    Akhirnya, Path Pulih Juga

    Jakarta - Setelah cukup lama tumbang, layanan Path berangsur pulih. Para pengguna jejaring sosial itu melaporkan kalau Path akhirnya sudah bisa diakses lagi.

    "Tu yg sleep di path awake lah lagi udah bisa tu. Nanti dikira mati lagi," tulis seorang user Twitter mengabarkan Path sudah pulih. "Path sudah nggak error," tulis yang lain.

    Path juga telah menyatakan layanannya berhasil dipulihkan. "Path is back online! We're really sorry to have kept you waiting. If you have any issues using Path, contact us : http://service.path.com/" tulis mereka.

    Dan ketika dicoba, Path memang sudah berfungsi lagi seperti sedia kala. User sudah bisa posting foto, status ataupun melihat update dari teman temannya.

    Ini berarti Path pulih lebih cepat dari estimasi. Sebelumnya, Path menargetkan layanannya bisa diakses 12 jam setelah tumbang. Tapi estimasi itu molor hingga ditambah 10 jam.

    "We regret to inform the maintenance takes longer than we expected. Bringing Path back can take up to 10 hours from now. Updates will follow," tulis Path di akun Twitter.

    Mereka pun sempat melayangkan permintaan maafnya pada para user. Kini, layanan yang dimiliki Kakao Talk itu dipastikan sudah sembuh. (fyk/ash)detik.com


    Komentar Lucu Soal Path Tumbang Ramai di Twitter

    Jakarta - Sudah lewat berjam-jam Path masih tidak dapat diakses dan membuat resah para pengguna setianya. Sebagian curhat di Twitter, tak sedikit menulis komentar lucu dan bernada sindiran soal tumbangnya Path.

    "Halo pagi.. Kasihan yah pengguna path yang status nya sleep (tidur), gak bisa awake (bangun)," tulis @ekurnia82.

    "Twitter mulai ramai. Anak path lagi ngontrak sementara disini," tulis @Indahmntr menyoal banyaknya curhat soal Path di Twitter.

    "Karena path error aku jadi engga tau temen aku udah makan apa belum :(" tulis @JeniHamdani_ID.

    "path error? yang sabar yaa, nanti pamernya dirapel aja guys.." demikian postingan dari akun @ricka2323 di Twitter.

    "Barusan nelpon-nelponin Radio, nyuruh jangan muterin lagu dulu sampe bisa update status "now listening" di Path.. #wise" tulis @satriaoo.

    Path memang cukup populer di Indonesia. Tak heran dulu, pendiri Path yakni Dave Morin sering ke sini menyapa fans Path. Namun kemudian, Path tahun lalu dijual ke perusahaan instant messaging Kakao Talk.

    Melalui Twitter, Path semalam mengumumkan sedang melakukan perbaikan dan berharap layanan sudah bisa pulih dalam 12 jam. Tapi sepertinya tenggat waktu itu sudah terlewati dan Path masih belum bisa diakses seperti sedia kala.

    (fyk/ash) detik.com


    Polisi Mulai Telusuri Foto Syur Ina Si Nonok, Yang Punya Akun Laki Laki ?

    Hingga kini publik dunia maya masih dihebohkan dengan akun media sosial Facebook (Fb) Ina Si Nononk yang dengan berani mengunggah foto kurang pantasnya bersama seorang pria ke publik melalui akun pribadinya tersebut.

    Ternyata foto yang diunggah oleh akun bernama Ina Si Nononk tersebut diduga merupakan foto dari akun bernama Dinda Meilandary.

    Kepolisian Resor Karawang pun berkoordinasi langsung dengan Divisi Cyber Crime Markas Besar Kepolisian RI untuk melacak akun dan pemilik Ina Si Nononk, karena ada dugaan jika upload an foto yang tak pantas itu berasal dari daerah lain.

    Maka dari itu, untuk menyelediki kebenaran dari alamat akun yang menyebarkan foto-foto tak pantas ke media sosial tersebut  maka telah dikirimkan tim untuk melakukan penyelidikan.

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Karawang Ajun Komisaris Dony Satria Wicaksono ditemani Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Inspektur Satu Asep Dhanny langsung dikirim ke Cilamaya.

    Selanjutnya tim langsung menuju ke SMP Negeri 1 Cilamaya untuk melakukan penyelidikan mencari orang yang ada di dalam foto tersebut. Namun demikian tim tak menemukan anak yang ada di dalam foto itu, dan pihak sekolah pun juga tak mengelani wajah di foto yang diunggah oleh akun Ina Si Nononk.

    Dicky menambahkan bah wa pencarian kebenaran alamt ini memang sedikit menyulitkan lantaran informasi yang didapatkan masih dari internet. Petunjukan yang telah didapatkan dari akun Ina Si Nononk akan dimaksimalkan untu dilakukan penelusuran.

    Seperti yang diketahui bawah akun Fb Ina Si Nononk ini membuat heboh jagat dunia maya dengan mengunggah sebuah foto tak pantas bersama seorang pria.

    Bahkan dalam foto-foto yang telah diunggahnya tersebut, Ina Si Nononk juga memberikan keterangan yang sedikit berani dalam fotonya. Terlihat dalam salah satu foto yang diunggahnya, ia tengah berada di dalam kamar bersama seorang pria dalam satu selimut dengan lebih parahnya lagi keduanya terlihat tak mengenakan pakaian.

    Selain dari itu juga masih ada foto-foto berani lainnya yang diunggah ke media soasial, sontak saja para netizen memberikan krtikan pedas kepada akun Ina Si Nononk itu. Namun kini akun asli yang telah mengunggah foto tak pantas tersbeut telah hilang dan tak dapat ditemukan di Fb.
    Smeaker.com


    Ina Si Nononk Diduga Pemilik Akun Dinda Meilandary

    JAKARTA - Ina si Nononk, bocah yang membuat heboh dunia maya karena mem-postingfoto tidur bersama kekasihnya, ternyata pemilik akun Facebook Dinda Meilandary.

    Dalam akun Facebook miliknya, Dinda banyak menyimpan foto di album bersama seorang pria. Pria tersebut diketahui bernama Adittya.

    Pada 18 Februari 2016, Dinda mengaku Facebook-nya dibajak oleh orang tak dikenal. Dia geram hingga mengancam akan menghukum orang yang membajak Facebook miliknya.

    "B**i lu b***sat. Bajak fb aing. S**an. Ngumbar ngumbar kagorengan aing . Sia temolo sia teu sien ku hukum lin. Ku aing diproses nyampe iraha oge. Hukum nu bakal ngajien sia jera," tulis Dinda.

    Diketahui, bocah yang di akun Facebook-nya mengaku dari daerah Cimalaya, Karawang, Jawa Barat, itu terlihat percaya diri mengunggah foto kemesraan yang di luar hal wajar tersebut.

    Foto yang diunggah pada Selasa 2 Februari 2016 sontak mengagetkan netizen. Tak tanggung-tanggung, ribuan netizen menyerbu unggahan tersebut dengan caci maki. Tak sedikit juga yang memberikan nasihat.okezone


    Sempat Hebohkan Netter, Foto Porno Ina Si Nononk Cuma Rekayasa?

    Nama Ina Si Nononk belum lama ini menghebohkan para netter. Pasalnya, bocah yang diduga baru lulus dari SD itu tampak berada di atas ranjang bersama seorang pria.

    Foto tersebut bahkan sempat membuat geram Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid dan Kak Seto. Melihat foto yang beredar di media sosial, para netter pun mengaku miris. Sebagian netter bahkan mengaku tidak percaya dan menganggap foto tersebut hanya rekayasa.

    Salah satu akun bernama Adinda Bintari pun menjabarkan pendapatnya lewat akun Facebook miliknya. Dalam tulisannya, ekspresi dan wajah Ina dinilai tidak sama. Terlebih lagi saat akun Ina tersebut sudah tidak ditemukan lagi.

    Tulisan Adinda pun disetujui oleh sebagian netter lainnya. Menurut salah seorang netter, akun tersebut memang sengaja dibuat untuk bisnis jual beli followers.

    "Lho, kirain aku aja yang bolak-balik merhatiin wajah dari foto ke foto. Wajah sama badannya emang beda-beda," tulis salah seorang netter. "Ya kan...aku tadi udah curiga soalnya dia jawab-jawab komen asal nyablak, untuk anak seusia dia rasanya nggak mungkin," sahut netter lain.

    Itu kayaknya akun palsu deh.Foto gadis di balik selimut itu gak mirip blass dengan foto profilnya.Wajahnya, tahi...

    Posted by Adinda Bintari on Thursday, March 3, 2016. WowKeren.com
    (wk/kr)


    Unggah Foto Anak ke Medsos Bisa Kena Denda Rp 650 Juta

    PARIS - Para orangtua di Perancis bisa dikenai denda besar bahkan masuk penjara jika mengunggah foto-foto anak mereka ke media sosial.

    Seperti diberitakan Harian Telegraph, yang dikutip laman Independent, Kamis (3/3/2016), aparat penegak hukum di negara itu, telah mengeluarkan peringatan tersebut kepada para orangtua.

    Penegak hukum berdalih, mengunggah foto anak di media sosial, adalah bentuk pelanggaran terhadap privasi sang anak, sekaligus menempatkan mereka dalam kondisi yang berisiko.

    Salah satu risiko yang mengintai anak adalah incaran para paedopil. pernah terjadi sejumlah kasus di mana foto anak anak dari Facebook muncul di situs paedofil.

    Rasa malu yang mungkin dirasakan si anak bisa menjadi legitimasi untuk mengajukan orangtua mereka ke muka pengadilan.

    Di bawah pengaturan hukum di Perancis, perkara ini bisa megakibatkan vonis denda hingga sekitar Rp 650 juta.

    "Dalam beberapa tahun ke depan, anak-anak itu akan dengan mudah menyeret orangtua mereka ke muka pengadilan karena mempublikasikan foto mereka ketika masih kecil," ungkap Praktisi hukum internet dan etika hukum Perancis.

    Lembaga hukum di Perancis ternyata meniru kebijakan yang sudah lebih dulu dikumandangkan di Jerman.

    Di Negara itu, kampante tentang privasi anak sangat gencar didengungkan. Salah satunya dengan menyantumkan peringatan di laman Facebook para orangtua.

    "Mengunggah foto-foto anak ke Facebook bukan tanpa risiko, lindungilah anak-anak anda," demikian bunyi peringatan tersebut.

    Dalam beberapa kasus di negara itu, sejumlah orangtua pun sudah dipaksa untuk menghilangkan foto-foto bayi atau anak kecil tanpa pakaian dari media sosial.

    Tanggapan Facebook
    Menanggapi kebijakan ini, Vice President Facebook Jay Parikh mengatakan Facebook dalam beberapa waktu ke depan akan membuat sistem notifikasi baru.

    Notifikasi itu akan mengingatkan pengguna terutama orangtua yang mengunggah foto anak mereka, tanpa melengkapinya dengan menu "privasi setting".

    "Jadi jika suatu ketika saya tanpa sadar mengunggah foto anak saya yang bermain di taman, sistem ini akan memunculkan peringatan 'hei ini foto anak anda," kata Parikh.kompas.com


    Editor: Glori K. Wadrianto


    Gara-gara Komentar Pedas di FB, Pasutri Ini Terancam Dibui

    JAMBI - Pria berinisial NP dan istrinya  MC harus berurusan dengan pihak kepolisian, gara-gara memberi komentar buruk pada akun media sosial milik temannya.
    Pasutri asal Tanjung Pinang, Kecamatan Jambi Timur ini kini harus mendekap di balik jeruji besi.
    Keduanya diamankan pihak kepolisian Polsekta Pasar, Kamis kemarin usai memberi kesaksian di Pengadilan Negri Jambi dalam kasus penganiayaan.
    Kapolsek Pasar Kota Jambi melalui Kanit Reskrim Iptu Dimas Arki mengatakan, kedua pasangan suami istri ini dilaporkan atas kasus penghinaan di media sosial milik temannya sendiri berinisial YS.

    Korban yang merasa tak terima dengan komentar kedua pasangan suami istri ini kemudian melaporkan ke Polsekta Pasar.
    "Pelapor mempunyai usaha salon dan terlapor mengkomentari usahanya di Facebook dengan menjelekkan salon tersebut agar konsumen tidak datang ke salon pelapor, " kata Dimas, saat ditemui Jum'at (26/2/2016).
    Kasus penghinaan ini terjadi pafa tahun 2015 lalu. Pihak kepolisian baru mengamankan keduanya setelah  mengumpulkan sejumlah bukti atas laporan korban terhadap pasangan pasutri ini.
    "Bukti kita sudah lengkap.  Handphone tersangka sudah kita sita dan kita koordinasi dengan Dinas Kominfo Jakarta.  Selain itu beberapa saksi ahli juga sudah kita datangi, " Kata Kanit Reskrim.

    Dari hasil pemeriksaan, setidaknya pihak kepolisian mendapati lima komentar yang di tuding menjelek-jelekkan usaha salon yang di promosikan korban di Akun Facebooknya.
    Saat dikonfirmasi, baik NP maupun istrinya MC enggan berkomentar kepada awak media. Bahkan beberapa pertanyaan dari awak media tak digubris pasangan suami istri ini.
    Keduanya kini dijerat dengan UU no 11 tahun 2008, pasal 27 ayat (3) tentang informasi transaksi elektronik.

    Keduanya diancam dengan hukuman enam tahun penjara atau dendan satu milyar rupiah.
    "Keduanya sudah kita amankan, kasusnya masih kita kembangkan,"pungkas Iptu Dimas.
    Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedi Nurdin
    TRIBUNNEWS.COM

    Setelah Pukul Kepala Pengendara Wanita, Polisi Ini Malah Pamer Pangkat

    Banyaknya keluhan yang diutarakan para pengendara roda dua di dunia maya tentang polisi saat razia cukup membuat heboh. Karena bila semua yang diutarakan memang benar berarti menunjukan 'wajah kelam' institusi kepolisian kita.

    Dan satu lagi kekesalan itu datang dari seorang ibu asal Klaten, Jawa Tengah. Namun kali ini bukan karena alasan penilangan yang mengada-ada, tetapi dirinya mengaku menjadi korban kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian. Wanita ini yang hendak mengantar putranya pulang sekolah tiba-tiba dipukul salah satu petugas yang sedang melaksanakan razia.

    Dan kekesalannya itu dituangkan di sebuah akun Facebook Sella Bunda Rifat, Rabu (17/2). Dia mengeluhkan tentang tindakan polisi tersebut yang tiba-tiba memukulnya terlebih pemukulan tersebut dilakukan di depan putranya yang masih berusia 2 tahun. Menurut pengakunnya, dirinya telah mengurangi kecepatan motornya saat tau ada razia. Namun setelah melewati papan pembatas operasi, tiba-tiba helmnya mendapat pukulan dari polisi bernama IPTU Sriyanto.

    Atas pukulan itu, Ibu itu sempat marah, melihat si ibu marah Polisi tersebut malah menantangnya untuk melaporkan kejadian itu bila merasa tak terima sambil menunjukan nama dan pangkatnya. Dan benar saja, karena merasa ditantang, korban langsung melaporkan kelakuan polisi tersebut ke Propam Polres Klaten. Laporan tersebut diberi nomor SPTL/01/II/2016/Propam.


    Foto: merdeka.com

    Berikut isi curahan hati Sella setelah dipukul polisi yang diunggah ke akun Facebooknya sejak Selasa (16/2):


    mrseru.com


    Disebut Kota Tilang, Netizens Cirebon Bikin Istilah Unik Tandingan

    Maraknya pemberitaan soal sangsi tilang yang dilayangkan oleh aparat Kepolisian Cirebon, membuat Kota yang dahulunya mahsyur dengan penyandang istilah Kota Udang dan Kota Wali tersebut, bergeser menjadi 'Kota Tilang'.

    Ketika kabar tersebut semakin santer ke permukaan, netizens pun ramai-ramai menyebarkan virus-virus sindiran lewat meme-meme menggelitik, yang isinya mengkritik ulah aparat bersangkutan. Otosia.com


    Bos Facebook Kritik India, Zuckerberg Kalang Kabut

    Jakarta - Anggota dewan direksi Facebook, Marc Adreessen,melontarkan kritik tajam yang membuat warga India tersinggung. CEO dan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, sampai kalang kabut dibuatnya.

    Zuckerberg sangat menyesalkan pernyataan Adreessen tersebut. "Aku ingin menanggapi komentar Marc Adreessen tentang India kemarin. Itu sama sekali tidak mewakili apa yang aku atau Facebook pikirkan," tulis Zuck di Facebook.

    "India penting bagiku secara pribadi dan bagi Facebook. Aku terinspirasi dengan kemajuan yang dibuat India dalam membangun negara yang kuat dan demokrasi terbesar di dunia dan ke depan, aku ingin memperkuat hubunganku dengan negara ini," tambahnya.

    India memang pasar potensial bagi Facebook sehingga wajar kalau Zuckerberg kalang kabut. Meski masih banyak penduduknya belum melek internet, ada sekitar 130 juta warga di sana yang menjadi pengguna Facebook.

    Sebelumnya, Zuck memang menyatakan kekecewaannya layanan internet gratis Free Basics diblokir di India terkait alasan net neutrality. Namun suami Priscilla Chan itu tidak secara terbuka melontarkan kritik seperti yang dilakukan Adreessen.

    "Kami akan tetap bekerja menghalau rintangan konektivitas di India dan seluruh dunia. Internet.org punya banyak inisiatif dan kami akan berupaya hingga semua orang punya akses internet," sebutnya.

    "Misi kami adalah membuat dunia menjadi lebih terbuka dan terhubung. Misi tersebut tetap berjalan, demikian juga dengan komitmen kami kepada India," sambungnya.

    Free Basics adalah bagian dari inisiatif Internet.org buatan Facebook. Tujuannya menyediakan konektivitas internet gratis di negara berkembang. Indonesia sendiri menerima dengan tangan terbuka inisiatif Internet.org. Bermitra dengan operator Indosat Oredoo, Internet.org sudah dijalankan sejak tahun lalu. (fyk/ash) detik


    Komentar Bos Facebook Bikin Warga India Murka

    Jakarta - Seorang anggota dewan direksi Facebook kesal setelah India memblokir akses internet gratis yang disediakan jejaring sosial terbesar dunia itu. Sampai sampai ia melontarkan pernyataan yang membuat warga India tersinggung.

    Adalah Mark Andreessen, investor berpengaruh yang juga anggota dewan direksi Facebook melontarkan cercaan pada pemerintah India. Di saat masih banyak warga India belum melek internet, ia heran mengapa inisiatif internet gratis Facebook yang dinamakan Free Basics malah dihentikan.

    "Menolak konektivitas internet gratis ketika saat ini mereka tidak memilikinya, untuk alasan ideologis, menurutku salah secara moral. Anti kolonialisme telah menjadi bencana ekonomi bagi orang India selama beberapa dekade," begitu kurang lebih kritiknya di Twitter.

    Kritikan ini membuat heboh India. Banyak warga India marah dan menilai pernyataan Adreessen berarti menandakan Facebook termasuk kolonialis. "Dewan direksi Facebook menyatakan kalau dijajah itu bagus untuk India dan kita harus membiarkan Facebook melakukannya," tulis komentar sarkastik di Facebook.

    Sadar akan kesalahannya, Adreessen kemudian melayangkan permintaan maafnya. Tidak lupa dia menghapus tweet kontroversial tersebut.

    "Aku adalah pengagum berat negara India dan warga India, yang selalu ramah padaku selama bertahun tahun. Aku akan membiarkan orang yang lebih tahu dan lebih berpengalaman untuk berkomentar soal topik itu di masa depan," tulisnya yang detikINET kutip dari Twitter.

    Seperti diberitakan sebelumnya, otoritas telekomunikasi India sudah memblokir Free Basics, layanan yang dipakai untuk mengakses internet gratis. Pemblokiran ini diklaim sebagai bagian dari dukungan pemerintah terhadap net neutrality atau netralitas internet.

    Keputusan ini menyusul pro kontra internet gratis Facebook di India yang sudah berlangsung selama setahun. Program Free Basics yang hanya menyediakan akses pada beberapa situs termasuk Facebook itu dianggap diskriminatif dan hanya menjadi jalan bagi Facebook makin berkuasa di India. (fyk/rns) detikINET


    Kisah Nyata di Stasiun Palmerah Jadi Viral di Facebook Bikin Netizen Nangis 'Mrebes Mili'

    JAKARTA-Kisah mengharukan dan bikin netizen nangis menjadi viral di Facebook setelah sebuah akun bernama Novalya Putri membagikan kisah tersebut.

    Kisah tersebut diposting pada Rabu (3/2/2016) lalu dan hingga berita ini diunggah, Sabtu (6/2/2016) sudah 11.173 kali kisah ini dibagikan.

    Sebuah angka yang fantastis, kisah yang diceritakan Putri memang menyentuh hati terutama para ibu.

    Melalui status kemarin, Jumat (5/2/2016) Putri mengomentari kisah viral yang ia bagikan.

    Ia mengajak agar netizen tak menghakimi ibu dari kedua anak itu karena tujuannya mendoakan bapak dan kedua balitanya.

    "Saya senang sekali bahwa cerita yg saya posting kemarin viral ke cukup banyak org, sehingga makin banyak yg mendoakan. Alhamdulillah."

    "Tapi.... ayolah, jgn kita menghakimi ibu dari kedua anak itu. Kita nggak pernah tau apa yg sebenarnya terjadi. Karena itu sy fokus memposting utk mendoakan si bapak dan kedua balitanya itu."

    "Tak perlu kita jadi hakim dan berujung gibah. Cukup doa saja semoga Allah kasih yg terbaik utk mereka, yah." Tulis Putri.

    Saat berita ini diturunkan, Tribunnews.com berusaha menghubungi Putri untuk mendapatkan kisah yang lebih lengkap namun sementara, berikut kisah yang ia posting yang bikin banyak orang terenyuh:

    ~~~~~~~

    Namanya Pak Andi Sudirman (nama belakangnya saya lupa).

    Sosok dengan 2 gembolan anak depan belakang ini menyita pandanganku seketika di jalan pulang di stasiun Palmerah sore ini.

    Tadinya aku hendak mengingatkannya utk tidak menggendong anak lelakinya di belakang seperti itu.

    Lehernya peletat peletot karena guncangan, dan gendongan itu tak sanggup menopang kepalanya.

    Sy takut lehernya patah. Langkah saya memelan, tertarik mendekatinya.

    Tapi sy keburu diserobot ibu2 berkerudung hijau. Dia menanya2i bapak ini.

    Sy tetap mendekat dan mendengar jawabannya.

    "Saya dari Palembang. Istri saya ninggalin kedua anak saya ini. Dia kabur nggak tau ke mana. Saya nggak punya tempat tinggal. Nggak ada saudara."

    "Saya baru dari dinas sosial, tapi nggak diberi solusi. Saya cuma mau pulang ke Sulawesi, tapi nggak bisa beli tiket. Tiketnya 425 ribu. Anak juga bayar. Sy ke TVRI juga, tapi disuruh ke tali kasih. Saya bilang, anak saya nggak sakit, sy cuma mau pulang."

    Kereta menuju Tn Abang datang, dan saya membuntutinya.

    Seketika seorang lelaki muda memberinya tempat duduk.

    Si ibu berkerudung hijau diberi tpt duduk pula di samping bapak berbaju lusuh ini.

    Tampangnya kelihatan capek sekali.

    Cerita terus bergulir dari mulutnya. Ingus anak perempuannya yg digendong di depan meler.

    Seorang ibu menawarkan tissue kering. Yang lain memberi sekantong Mitu.

    Ternyata saya nggak sendirian.

    Seorang ibu2 lain pula membuntutinya. saat saya menengok, si ibu sudah siap memberi uang 150 ribu. Itu dari ibu ibu di sebelah ibu2 yang ternyata juga tertarik dgn Pak Andi.

    Seorang lain menyalaminya dengan 100ribu.

    Yg lain juga. Saya pun tergerak dan memberinya tak seberapa. setiap ia menerima uang.

    Ia selalu menatap sang pemberi dan menganggukkan kepala tanda berterima kasih.

    Orang2 di sekitar memberinya arah. Saya pun kehilangan bapak dan 2 orang balitanya di peron 2 stasiun Tn Abang.

    Sebelum keluar kereta tadi, saya mendoakannya.

    "Pak, insya Allah bapak sampai rumah segera. Yakin, insya Allah." Ia membalasnya dengan anggukkan.

    Semoga bapak segera sampai rumah. yakin Allab tak akan membiarkan bapak dan kedua malaikat bapak ini kelaparan. Insya Allah.

    Sekarang Pak Andi sedang menuju pelabuhan tanjung priok.

    Ingin pulang dengan kapal katanya. Untuk yang kebetulan ketemu bapak ini, silakan memberi apa yang sekenanya kebetulan Anda bawa yuk.

    Semoga Allah mengganti rezeki bapak2 dan ibu2 semua. Aamiin.

    *menetes air mata ini ingat Awfa di rumah.

    Namanya Pak Andi Sudirman (nama belakangnya saya lupa). Sosok dengan 2 gembolan anak depan belakang ini menyita...

    Dikirim oleh Novalya Putri pada 3 Februari 2016
    ~~~~~~~

    Komentar netizen

    Postingan ini mengundang haru dan simpati.

    Bonita Irfanti:  Mrebes mili bacanya, Mbak. (cry emotikon) Semoga P.Andi bisa sampe rumah dengan selamat. Aamiin... *jadi tau, masih banyak orang baik di sekitar kita :')

    Nurie AB Thoharoh: Sediiiiih bacany neng, Ya Allah itu istriny ****ny dmn y?
    Qt aj sbagai ibu yg bekerja hanya dri jam 8 pagi smp jam 5 sore suka kpikiran ninggalin ank, lah ini kok malah tega tegany

    Wiwit Dwi Widyastuti : Ya Allah, kasian bgt bapak ini. Smoga diberikan kehidupan yg lbh baik & anak2nya sehat sampai dewasa.

    Dan masih banyak komentar senada yang bersimpati pada pria tersebut.

    Cerita nyata ini memang mengharukan, selain mengisahkan perjuangan seorang ayah demi nasib hidup dua anaknya dan upaya ia pulang kampung yang bikin netizen jadi ingat dengan buah hati atau keluarga, kisah ini menginspirasikan soal kepekaan sosial.

    Mungkin saja suatu hari saat berada di pasar, terminal, trotoar atau stasiun menemukan hal serupa, pertolongan kecil kita bisa meringankan beban hidup orang lain.(*)(TRIBUNNEWS.COM)


    Twitter Hapus 125 Ribu Akun ISIS

    Jakarta - Sejak terjadinya aksi teror di Paris, upaya untuk menghentikan aktivitas ISIS di dunia maya terus meningkat. Tak terkecuali Twitter, mereka mengaku telah menghapus atusanribuakunterkait gerakan radikal tersebut.

    Dalam pengumuman resminya, Twitter telah menghapus sebanyak 125 ribu akun selama enam bulan terakhir. Akun-akun tersebut telah menyebarkan ancaman dan mengajak untuk mendukung gerakan ISIS.

    "Seperti kebanyakan orang di seluruh dunia, kami takut dengan kekejaman yang dilakukan kelompok ekstemis. Kami mengutuk penggunaan Twitter untuk mempromosikan terorisme. Aturan Twitter cukup jelas bahwa segala bentuk prilaku ancaman kekerasa tidak diizinkan di layanan kami," tulis Twitter dalam blog resminya seperti dikutip dari CBSNews, Sabtu (6/2/2016).

    Twitter juga mengatakan pihaknya telah memperbesar jumlah tim yang secara aktif mencari akun terkait ISIS dengan menerapkan alogaritma anti-spam. Mereka pun menegaskan tidak ada 'alogaritma ajaib' untuk mengindetifikasi konten teroris.

    Seperti diketahui, media sosial kerap digunakan oleh kelompok teroris untuk menyebarkan propaganda dan merekrut lebih banyak anggota. Laporan Brookings tahun lalu menyebutkan keberadaan ISIS di media sosial cukup banyak.

    Di Twitter misalanya, mereka menemukan 90 ribu lebih akun terkait ISIS. Dan satu dari lima pendukung ISIS menggunakan bahasa Inggris sebagaibahasa utamanya.

    Saat ini seluruh media sosial tengah berusaha membedung aktivitas ISIS. Segala upaya telah dilakukan agar konten yang terkait terorisme tidak dapat menyebar luas. Salah satunya seperti dilakukan oleh Twitter, yakni menutup akun-akunterkait ISIS. (afr/afr/detik)


     

    INDOCITA

    IndoPetroNews


    ADS LR

    Support : Web Desain | ALFUSOFTMEDIA | IndoPetro
    Copyright © 2011. NEWS.JURNALISRAKYAT.COM - All Rights Reserved
    Web Desain Publising Media Published by Citizen Journalism
    Proudly powered by Blogger