ShareThis

Headlines News :
Topics :

    PORTAL MIGAS


    SKK MIGAS

    SKKMigas

    Beyond Communication


    Media Portal Hilirisasi


    PT.ARDA MEDIA TRAINING

    CAKRAWALA TRAINING

    #LetsHepsRohingya


    Web Desain Sosial Media


    Gemma Cakrawala

    Advertisng Iklan
    Tampilkan postingan dengan label KRIMINAL. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label KRIMINAL. Tampilkan semua postingan

    Polisi Mulai Telusuri Foto Syur Ina Si Nonok, Yang Punya Akun Laki Laki ?

    Hingga kini publik dunia maya masih dihebohkan dengan akun media sosial Facebook (Fb) Ina Si Nononk yang dengan berani mengunggah foto kurang pantasnya bersama seorang pria ke publik melalui akun pribadinya tersebut.

    Ternyata foto yang diunggah oleh akun bernama Ina Si Nononk tersebut diduga merupakan foto dari akun bernama Dinda Meilandary.

    Kepolisian Resor Karawang pun berkoordinasi langsung dengan Divisi Cyber Crime Markas Besar Kepolisian RI untuk melacak akun dan pemilik Ina Si Nononk, karena ada dugaan jika upload an foto yang tak pantas itu berasal dari daerah lain.

    Maka dari itu, untuk menyelediki kebenaran dari alamat akun yang menyebarkan foto-foto tak pantas ke media sosial tersebut  maka telah dikirimkan tim untuk melakukan penyelidikan.

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Karawang Ajun Komisaris Dony Satria Wicaksono ditemani Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Inspektur Satu Asep Dhanny langsung dikirim ke Cilamaya.

    Selanjutnya tim langsung menuju ke SMP Negeri 1 Cilamaya untuk melakukan penyelidikan mencari orang yang ada di dalam foto tersebut. Namun demikian tim tak menemukan anak yang ada di dalam foto itu, dan pihak sekolah pun juga tak mengelani wajah di foto yang diunggah oleh akun Ina Si Nononk.

    Dicky menambahkan bah wa pencarian kebenaran alamt ini memang sedikit menyulitkan lantaran informasi yang didapatkan masih dari internet. Petunjukan yang telah didapatkan dari akun Ina Si Nononk akan dimaksimalkan untu dilakukan penelusuran.

    Seperti yang diketahui bawah akun Fb Ina Si Nononk ini membuat heboh jagat dunia maya dengan mengunggah sebuah foto tak pantas bersama seorang pria.

    Bahkan dalam foto-foto yang telah diunggahnya tersebut, Ina Si Nononk juga memberikan keterangan yang sedikit berani dalam fotonya. Terlihat dalam salah satu foto yang diunggahnya, ia tengah berada di dalam kamar bersama seorang pria dalam satu selimut dengan lebih parahnya lagi keduanya terlihat tak mengenakan pakaian.

    Selain dari itu juga masih ada foto-foto berani lainnya yang diunggah ke media soasial, sontak saja para netizen memberikan krtikan pedas kepada akun Ina Si Nononk itu. Namun kini akun asli yang telah mengunggah foto tak pantas tersbeut telah hilang dan tak dapat ditemukan di Fb.
    Smeaker.com


    Kontributor Elshinta TV Jadi Korban Pencurian

    JAKARTA - Nasib malang dialami kontributor Elshinta TV, Arista Darmawan (29) yang kehilangan sejumlah peralatannya dari dalam mobil, saat melintas di dekat pintu keluar tol Bea Cukai, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (3/3/2016).

    Akibatnya, Arista mengalami kerugian, yang mencapai lebih dari Rp 5 juta.

    Arista menceritakan, kejadian bermula saat dirinya mengendarai mobil Toyota Avanza bernopol B 1954 TZY tengah melintas di lokasi kejadian.

    Ketika itu, dirinya merasa tiba-tiba ban belakang sebelah kiri mobilnya kempes.

    "Saya pun langsung menepikan kendaraan untuk mengambil ban cadangan yang ada di belakang mobil. Saya masih ingat banget, saya langsung kunci itu mobil," ungkapnya, Kamis.

    Setelah selesai mengganti ban yang bocor, Arista baru menyadari bahwa sejumlah peralatan kerjanya seperti handycam merek Samsung serta view finder Kamera Sony PD 10 dan peralatan lainnya hilang dari bangku belakang sebelah kanan.

    "Surat-surat seperti KTP, SIM, ATM dan surat lainnya juga ikut hilang," katanya.

    Arista mengaku sempat melihat seseorang yang tidak dikenalnya berjalan menuju mobil tersebut. Hanya saja ia tidak menaruh curiga akan orang tersebut. Ia pun mengadukan hal tersebut dengan membuat laporan di Polsek Pulogadung.

    "Pintu sebenarnya sudah saya kunci tapi sepertinya pelaku masuk saat saya membuka mobil untuk mengambil ban serep. Saya berharap pelakunya segera tertangkap," katanya.

    Menanggapi hal itu, Kanit Reskrim Polsek Pulogadung, AKP Ambarita mengaku pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan tersebut. "Kita akan tindaklanjuti begitu laporan kita terima," katanya.(Junianto Hamonangan)TRIBUNNEWS.COM


    Kenalan Lewat Facebook, Janjian Ketemu, Lalu Diperkosa

    JAMBI - Kedua tangan Feri (28) warga Telanaipura, Kota Jambi diborgol setelah dilaporkan seorang wanita berinisial N (20) dalam kasus pemerkosaan.

    Feri dihadapan pihak kepolisian mengaku awalnya mengenal korban lewat Facebook.

    Dalam satu kesempatan, ia melancarkan bujuk rayunya kepada korban.

    Bahkan pria pengangguran ini tak segan mengajak korban bercerita tentang aib masing-masing.

    "Diajak cerita, kenalan ujung-ujungnya cerita aku tanya kamu masih perawan Dak, dia bilang tidak, sudah pernah melakukan dengan mantan,"katanya Feri.

    Setelah cukup akrap, feri kemudian mengajak korban berkencan di hutan kota, kecamatan Kota Bantu, Kota Jambi.

    Di semak-semak tak jauh dari jalan raya, Feri menggagahi korbannya. Namun, ia membantah jika disebut memperkosa korbannya.

    Ia beralasan perbuatannya di dasari rasa suka sama suka. "Kami dak pacaran, tapi sama-sama mau, aku bilang dek datangnya dak usah pake celana dalam, dia bilang ia kak jemput lah, memang sudah janjian,"katanya.

    Tak hanya sekali itu saja  Feri juga di laporkan telah melakukan pemerkosaan di rumahnya.

    Dalam laporan korban kepihak kepolisian, ia memaksa korban untuk berhubungan badan setelah terlebih dulu mengunci pintu rumah.

    "Dak ada bang, berani sumpah. Dak ada aku perkosa, cuma oral aja di WC. Rumah terbuka kok pintunya waktu itu,"dalihnya.

    Ironisnya meski sudah menggagahi N. Namun, ia mengaku hanya sekedar melepas hasrat saja," aku dak suka, cuma sekedari itu aja, aku punya pacar,"katanya.

    Apa pun alasannya, saat ini pihak kepolisian masih memproses tersangka dengan jerat hukum.

    Kapolsek Telanaipura Komisaris Polisi Ahmad Bastari Yusuf mengatakan, tersangka diamankan atas laporan pemerkosaan oleh korban.

    Dimana, korban di ajak berkenalan lewat media sosial, setelah itu di jemput dan dibawa kerumah tersangka.

    "Modusnya pura-pura kenalan lewat facebook, diajak ketemuan, dibujuk kemudian diajak ke rumah tersangka,"kata Kapolsek

    "Saat dirumah tersangka, pintu langsung dikunci diajak masuk kamar dan si korban dipaksa. Kalau tidak mau diancam tidak akan diantar pulang,"sambung kompol Ahmad Bastari, Kamis (4/2/2016)

    Feri dijerat dengan Pasal 285 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.
    (Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedi Nurdin/TRIBUNNEWS.COM)


    Widya Tersangka Pembunuh Kekasihnya Ditangkap saat Berada dalam Angkutan Umum

    BANDAR LAMPUNG - Petugas Polsek Kedaton dibantu Polsek Kedondong, Pesawaran, menangkap Widya (20), di wilayah Kedondong, Kamis (4/2/2016) sore.

    Widya adalah tersangka pembunuhan terhadap kekasihnya sendiri Eki Hermawan.

    Kapolsek Kedaton Komisaris Handak Prakasa Qalbi mengatakan, tersangka ditangkap saat berada di angkutan umum bermaksud pulang ke rumahnya.

    "Tersangka terjaring razia Polsek Kedondong," kata dia, Jumat (5/2/2016).

    Handak menuturkan, aparat Polsek Kedaton sudah mencium bahwa Widya akan pulang ke rumahnya ke daerah Kedondong.

    "Kami hubungi Polsek Kedondog untuk razia. Akhirnya Widya tertangkap di dalam angkutan umum," ucap Handak.

    Widya menusuk Eki di depan Perumahan Puri Suropati Estate, Rabu (3/2/2016). Eki meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek, Kamis subuh.(Wakos Gautama/TRIBUNNEWS.COM)


    Pencuri Motor Diringkus Korbannya Bersama Warga

    DENPASAR - Eko (21) asal Dusun Dumas Barat, Desa Sumber Salam Tenggarang, Bondowoso, Jawa Timur diamankan anggota Polsek Kuta Utara, Badung, Bali karena aksi pencurian motor yang dilakukannya.

    Pemuda ini mengaku meminjam terhadap korban Gus Rining Tyas Rahayu (33) warga Jalan Perum Dalung Permai Blok M 35, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Selasa (2/2/2016) lalu.

    "Saat sudah ketahuan, malah dia (tersangka Eko) mengaku meminjam. Akhirnya diamankan oleh korban dan warga," ujar Kapolsek Kuta Utara, I Wayan Arta Ariawan, Jumat (5/2/2016).

    Eko ditangkap karena mencuri motor milik korban berupa Honda Beat, warna biru putih Nopol DK 2582 DB.

    Atas perbuatannya itu, pelaku pun diamankan polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

    "Kami masih melakukan untuk TKP lainnya," ujar kapolsek. (ang/tribunews.com)


    Polisi Periksa PNS Pemilik 10 Ton Minyak Diduga Ilegal

    LAMPUNG - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung berencana memeriksa Romli, PNS Dinas Kehutanan Provinsi Lampung yang memiliki 10 ton minyak diduga ilegal.

    Anggota intelijen Korem 043/Garuda Hitam menyerap truk colt diesel dari Kabupaten Musi Banyuasin yang mengangkut 10 ton minyak tanpa dokumen.

    Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, Kombes Dicky Patrianegara, mengatakan pihaknya sudah melayangkan surat panggilan ke pemilik minyak tersebut.

    "Rencananya besok diperiksa,” ujar Dicky, Kamis (4/2/2016).

    Ia tak menyatakan secara gamblang siapa pemilik 10 ton minyak tersebut, namun sopir truk pengangkut minyak mengatakan pemiliknya bernama Romli, seorang PNS Dinas Kehutanan.

    Polisi masih menyelidiki kasus ini, sementara sopir dan kernet truk pengangkut minyak masih sebagai saksi tapi dikenakan wajib lapor.

    "Jika nanti memang terbukti bahwa minyak yang dibawa itu memerlukan izin maka baru ada penetapan tersangka,” kata Dicky.

    Anggota intelijen Korem 043/Garuda Hitam menangkap truk jenis colt diesel yang membawa minyak mentah sebanyak 10 ton di daerah Hajimena, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Senin (1/2/2016).

    Kepala Penerangan Korem 043/Garuda Hitam, Mayor Inf Prabowo, mengatakan minyak mentah tersebut dimasukkan ke dalam plastik dan jeriken kecil di dalam bak truk.

    "Truk tersebut mengangkut minyak tanpa dokumen sah," kata dia.

    Sopir truk mengangkut minyak dari Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, tujuan Natar, Lampung Selatan.(Wakos Gautama/TRIBUNNEWS.COM)


    Ahli SKK Migas Diminta Teliti 10 Ton Minyak Diduga Ilegal

    LAMPUNG - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung berencana memanggil ahli SKK Migas menyusul penemuan 10 ton minyak diduga ilegal.

    Personel Korem 043/Garuda Hitam menghentikan upaya penyelundupan 10 ton minyak diduga ilegal yang diangkut sebuah truk di Hajimena, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Senin (1/2/2016).

    Direskrimsus Polda Lampung, Kombes Dicky Patrianegara, mengatakan keetrangan ahli SKK Migas untuk mengetahui apakah minyak tersebut masuk kategori yang pengangkutannya memerlukan izin.

    Polisi sudah mengirimkan sampel minyak tersebut ke Pertamina untuk mengetahui jenisnya.

    “Apakah itu minyak tanah atau bukan, kami belum tahu. Makanya kami minta Pertamina untuk meneliti jenis minyak tersebut,” kata Dicky kepada wartawan pada Kamis (4/2/2016).

    Belum lama ini, Kepala Penerangan Korem 043/Garuda Hitam, Mayor Inf Prabowo, mengatakan minyak mentah tersebut dimasukkan ke dalam plastik dan jeriken kecil di dalam bak truk.

    "Truk tersebut mengangkut minyak tanpa dokumen sah," kata dia.

    Dari pengakuan sopir truk, minyak tersebut  dibawa dari Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, dan rencananya akan dibawa ke daerah Natar, Lampung Selatan.(Wakos Gautama/TRIBUNNEWS.COM)


     

    INDOCITA

    IndoPetroNews


    ADS LR

    Support : Web Desain | ALFUSOFTMEDIA | IndoPetro
    Copyright © 2011. NEWS.JURNALISRAKYAT.COM - All Rights Reserved
    Web Desain Publising Media Published by Citizen Journalism
    Proudly powered by Blogger