ShareThis

Headlines News :
Home » , , » Komentar Bos Facebook Bikin Warga India Murka

Komentar Bos Facebook Bikin Warga India Murka

Written By Unknown on Jumat, 12 Februari 2016 | 08.49

Jakarta - Seorang anggota dewan direksi Facebook kesal setelah India memblokir akses internet gratis yang disediakan jejaring sosial terbesar dunia itu. Sampai sampai ia melontarkan pernyataan yang membuat warga India tersinggung.

Adalah Mark Andreessen, investor berpengaruh yang juga anggota dewan direksi Facebook melontarkan cercaan pada pemerintah India. Di saat masih banyak warga India belum melek internet, ia heran mengapa inisiatif internet gratis Facebook yang dinamakan Free Basics malah dihentikan.

"Menolak konektivitas internet gratis ketika saat ini mereka tidak memilikinya, untuk alasan ideologis, menurutku salah secara moral. Anti kolonialisme telah menjadi bencana ekonomi bagi orang India selama beberapa dekade," begitu kurang lebih kritiknya di Twitter.

Kritikan ini membuat heboh India. Banyak warga India marah dan menilai pernyataan Adreessen berarti menandakan Facebook termasuk kolonialis. "Dewan direksi Facebook menyatakan kalau dijajah itu bagus untuk India dan kita harus membiarkan Facebook melakukannya," tulis komentar sarkastik di Facebook.

Sadar akan kesalahannya, Adreessen kemudian melayangkan permintaan maafnya. Tidak lupa dia menghapus tweet kontroversial tersebut.

"Aku adalah pengagum berat negara India dan warga India, yang selalu ramah padaku selama bertahun tahun. Aku akan membiarkan orang yang lebih tahu dan lebih berpengalaman untuk berkomentar soal topik itu di masa depan," tulisnya yang detikINET kutip dari Twitter.

Seperti diberitakan sebelumnya, otoritas telekomunikasi India sudah memblokir Free Basics, layanan yang dipakai untuk mengakses internet gratis. Pemblokiran ini diklaim sebagai bagian dari dukungan pemerintah terhadap net neutrality atau netralitas internet.

Keputusan ini menyusul pro kontra internet gratis Facebook di India yang sudah berlangsung selama setahun. Program Free Basics yang hanya menyediakan akses pada beberapa situs termasuk Facebook itu dianggap diskriminatif dan hanya menjadi jalan bagi Facebook makin berkuasa di India. (fyk/rns) detikINET


Share this post :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Support : Web Desain | ALFUSOFTMEDIA | IndoPetro
Copyright © 2011. NEWS.JURNALISRAKYAT.COM - All Rights Reserved
Web Desain Publising Media Published by Citizen Journalism
Proudly powered by Blogger