TrendingMedia,SOLO – Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelah Maret (UNS) turun ke jalan menggelar aksi di Bundaran Gladak Jalan Slamet Riyadi, Kamis (1/10/2015).
“Saat ini kondisi Bangsa Indonesia cukup memprihatinkan, bisa dilihat lemahnya ekonomi dalam beberapa tahun terakhir. Yang mana Pancasila sebagai dasar negara Indonesia mulai dilupakan,” ujar Wakil Presiden BEM UNS, Nurdin Hidayatullah di sela-sela aksinya, Kamis (1/10).
Ia mengungkapkan Pancasilan sebagai ideologi bangsa harus ditegakan untuk menyelesaikan persoalan bangsa. Pasalnya Pancasila di dalamnya terkandung nilai-nilai yang harapannya dapat ditransformasikan oleh kompenen bangsa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tapi kenyataan itu, lanjut dia, tidak terjadi dan banyak dilupakan tidak diterapkan pemerintah.
“Lewat aksi ini kami ingin mengingatkan kepada pemimpin untuk memakai ideologi Pancasila dalam memerintah dan sebelum mengambil keputusan. Yang mana sudah lupa dengan janji-janjinya selama ini ke masyarakat,” kata dia.
Dalam aksinya, mereka menuntut agar Pemerintah menjalankan program-programnya sesuai dengan Pancasila dan mengembalikan rupiah menjadi empat digit. Mereka juga minta agar revolusi mental Jokowi-JK dan kabinetnya sebelum merevolusi mental masyarakat.
Selengkapnya >> BEM UNS Kritik Kondisi Ekonomi di Hari Kesaktian Pancasil
“Saat ini kondisi Bangsa Indonesia cukup memprihatinkan, bisa dilihat lemahnya ekonomi dalam beberapa tahun terakhir. Yang mana Pancasila sebagai dasar negara Indonesia mulai dilupakan,” ujar Wakil Presiden BEM UNS, Nurdin Hidayatullah di sela-sela aksinya, Kamis (1/10).
Ia mengungkapkan Pancasilan sebagai ideologi bangsa harus ditegakan untuk menyelesaikan persoalan bangsa. Pasalnya Pancasila di dalamnya terkandung nilai-nilai yang harapannya dapat ditransformasikan oleh kompenen bangsa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tapi kenyataan itu, lanjut dia, tidak terjadi dan banyak dilupakan tidak diterapkan pemerintah.
“Lewat aksi ini kami ingin mengingatkan kepada pemimpin untuk memakai ideologi Pancasila dalam memerintah dan sebelum mengambil keputusan. Yang mana sudah lupa dengan janji-janjinya selama ini ke masyarakat,” kata dia.
Dalam aksinya, mereka menuntut agar Pemerintah menjalankan program-programnya sesuai dengan Pancasila dan mengembalikan rupiah menjadi empat digit. Mereka juga minta agar revolusi mental Jokowi-JK dan kabinetnya sebelum merevolusi mental masyarakat.
Selengkapnya >> BEM UNS Kritik Kondisi Ekonomi di Hari Kesaktian Pancasil

