JAKARTA – Pembalap muda Indonesia, Ali Adrian, mengaku sangat menyukai dan mengagumi gaya membalap yang dimiliki rider Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo. Meski demikian, apabila ada kesempatan untuk berlaga di MotoGP dan memilih tim yang mana yang ingin dibelanya, Ali rupanya lebih ingin gabung dengan Ducati.
Dalam wawancara khusus yang dilakukan bersama Okezone belum lama ini, Ali punya target di lima tahun ke depan harus bisa promosi ke ajang MotoGP. Jika waktunya untuk bertarung di kompetisi balap motor kelas utama itu tiba, rider 22 tahun itu berharap bisa membela Ducati.
“Cita-cita ke MotoGP itu tidak lebih dari lima tahun. Mimpinya sih saya bisa gabung sama Ducati. Aneh nggak? Maunya Ducati, padahal saya sukanya dengan Lorenzo,” kata Ali seraya tertawa.
Pembalap kelahiran Jakarta itu menjelaskan, keinginannya membela Ducati terjadi karena Casey Stoner. Saat menyaksikan Stoner membalap dengan motor Ducati, Adrian mengaku langsung jatuh cinta dan bermimpi untuk membela pabrikan asal Italia itu di masa depan.
“Waktu Stoner masih membalap dengan Ducati, saya melihatnya secara langsung ada sorotan lampu yang indah banget saat ia lagi menikung. Dari situ saya sudah jatuh cinta. Ditambah sekarang Ducati lagi bagus-bagusnya, jadi makin semangat deh gabung ke sana,” terangnya.
Ali saat ini sedang sibuk mempersiapkan diri untuk bertarung di kompetisi CEV European Championship di kelas Moto2. Rencananya, anak kedua dari empat bersaudara tersebut akan bergabung dengan Tim Stop and Go Racing (SAG) di musim 2016. okezone
