ShareThis

Headlines News :
Home » , » Apakah benar Demokrat dapat pinggirkan Kepentingan Partainya?

Apakah benar Demokrat dapat pinggirkan Kepentingan Partainya?

Written By Admin Web on Jumat, 23 Agustus 2013 | 20.45

Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syariefuddin Hasan meminta semua pihak tak tergesa-gesa menghakimi konvensi calon presiden yang dilakukan partainya. Menurut Syarief, konvensi merupakan solusi memenuhi kebutuhan bangsa sehingga urusan partai dan golongan harus dinomorduakan. 

Syarief menegaskan, konvensi calon presiden Demokrat digelar dengan mekanisme dan aturan yang jelas. Semua pengaturannya, kata Syarief, dilakukan oleh komite konvensi yang anggotanya didominasi tokoh dari eksternal. 

"Biar saja rakyat yang menilai, kita ini memikirkan untuk bangsa maka kepentingan golongan atau partai nomor dua," kata Syarief saat dijumpai di Jakarta Convention Center, Jumat (23/8/2013) malam. 

Untuk diketahui, pernyataan Syarief terkait dengan sejumlah kritik untuk konvensi dari beberapa tokoh partai peserta Pemilu 2014. Konvensi calon presiden Demokrat dianggap tak memiliki mekanisme jelas, dan dituding menabrak etika politik karena mengundang kader dari luar Partai Demokrat. 

Sekretaris Jenderal Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Patrice Rio Capella menganggap konvensi tersebut sebagai ajang lucu-lucuan. Rio menyampaikan, konvensi calon presiden Partai Demokrat ini berbeda dengan konvensi yang umumnya dilakukan di negara lain, misalnya di Amerika Serikat. Sepemahamannya, konvensi dilakukan untuk menjaring kader terbaik dari internal partai, bukan mengambil kader potensial dari partai lain. 

"Konvensi (Partai Demokrat) ini ada lucu-lucunya, karena beda dari konvensi yang kita kenal. Konvensi kan harusnya dari kader internal untuk diadu dengan partai lain. Demokrat tujuannya apa, saya tidak tahu," kata Rio, Kamis (22/8/2013)
Sumber : kompas
Share this post :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Support : Web Desain | ALFUSOFTMEDIA | IndoPetro
Copyright © 2011. NEWS.JURNALISRAKYAT.COM - All Rights Reserved
Web Desain Publising Media Published by Citizen Journalism
Proudly powered by Blogger