ShareThis

Headlines News :
Home » » Inilah Alasan Partai-Partai yang Menolak Kenaikan Harga BBM

Inilah Alasan Partai-Partai yang Menolak Kenaikan Harga BBM

Written By Admin Web on Sabtu, 08 Juni 2013 | 04.00



GOLKAR

“Suara Golkar adalah suara rakyat, bilamana rakyat menderita kami mengkaji kembali, penghematan memang seharusnya dilakukan pemerintah. Maka kami menyatakan menolak penaikan harga BBM,” ujar juru bicara Fraksi Partai Golkar

PDIP

PDI Perjuangan tidak akan memberikan argumentasi lagi atau alasan mengapa menolak kenaikan harga BBM karena argumen-argumen penolakan PDI Perjuangan itu ternyata terbukti benar.  Fraksi PDI Perjuangan sudah tegas menolak kebijakan pemerintah yang akan menaikkan harga BBM. PDI Perjuangan meminta bahwa tidak perlu ada putaran kedua untuk memutuskan naik atau tidaknya harga BBM dalamparipurna ini,   kata Theodorus Jacob Koekrits, juru bicara Fraksi PDI Perjuangan .

PKS

“PKSistiqomah dengan sikap-sikapnya. PKS senantiasa bersama rakyat dan membela kepentingan rakyat”,  ujar Sekretaris FPKS di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Hakim

PPP

“Setelah melihat perkembangansituasi dan melihat aspirasi masyarakat, PPP menilai situasisosial saat ini tidak dapat menerima kenaikan BBM. Maka kami berharap pemerintah menunda kenaikan BBM sampai kondisi masyarakat bisamenerima,” kata Sekjen PPP M. Romahurmuziy.

GERINDRA

Gerindra sejak awal memahami beban subsidi pemerintah, dalam pandangan kami rencana usul yang menaikkan harga BBM, akan membebani kehidupan masyarakat, akan menciptakan kemiskinan baru, akan menciptakan kualitas manusia yang menurun kata Juru Bicara Fraksi Gerindra, Ahmad Muzani.

Hanura

”Jika pemerintah melakukan renegosiasi kontrak karya, maka tak perlu menaikkan harga BBM.”

Author this Article : ES

Sumber  CITIZEN JURNALIS JURNALIS RAKYAT 
Share this post :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Support : Web Desain | ALFUSOFTMEDIA | IndoPetro
Copyright © 2011. NEWS.JURNALISRAKYAT.COM - All Rights Reserved
Web Desain Publising Media Published by Citizen Journalism
Proudly powered by Blogger