Ada 99 Alasan kenapa Menolak BBM. Masih ingat
beberapa tahun silam ada beberapa intelektual yang tergabung dalam Freedom Institute yang mendukung kenaikan harga BBM dan penghapusan subsidi terhadap rakyat dengan alasan keuntungan subsidi dinikmati orang kaya dan kenaikan harga minyak dunia. Sekarang ini saatnya rakyat mengungkapkan alasan kenapa menolak kenaikan harga BBM
1. Rakyat adalah pemegang kedaulatan negara
tertinggi di negara republik Indonesia
2. Sesuai dengan konstitusi UUD 1945, bahwa
kekayaan alam termasuk minyak bumi harus
digunakan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat
bukan pejabat, pengusaha, atau anggota dewan.
3. Rakyat sudah banyak berkorban semenjak
perjuangan melawan belanda sampai reformasi
1998 dengan korban dan penderitaan yang tidak
terbayarkan oleh apa pun.
4. Rakyat terlalu sering diberikan janji oleh
presiden dan pemerintah. Inilah saatnya menagih
janji.
5. Sudah menjadi tugas pemerintah yang
mencari solusi BBM dan bukan mengorbankan
rakyat untuk menutupi kebodohan penguasa dan
pejabat negara mengelola minyak bumi.
6. Pertamina hanya menjadi sarang koruptor
7. Gaji pegawai dan pejabat pertamina tinggi
dengan kualitas kerja yang tidak bermutu.
8. Pertamina hanya menjadi sapi perahan bagi
kelompok kepentingan baik pejabat, politisi, atau
pihak-pihak terkait.
9. Pemerintahan SBY tidak mempunyai prestasi
yang dapat dibanggakan selain keluh kesah dan
wacana
10. Pemerintah sekarang hanya bisa mengobral
janji dan mencari muka di mata rakyat
11. Pemerintah yang mementingkan citra
melupakan tugas dan tanggungjawabnya kepada
rakyat.
12. Partai penguasa, partai demokrat adalah
partai yang terlibat korupsi jadi tidak ada kata
percaya untuk pemerintah.
13. Apabila partai demokrat saja tidak bisa
membersihkan dirinya apalagi mengurus negara
yang besar.
14. Pemerintah tidak punya terobasan baru
untuk mengatasi perekonomian karena hanya
menggantungkan harga minyak dunia.
15. Indonesia kaya minyak bumi, kalau harga
mengikuti harga internasional apalah artinya
negara ini punya sumber minyak. Ini adalah
kebodohan pemerintah dan bentuk upaya cari
untung dan tidak mau ambil resiko.
16. Presiden dan wakil presiden adalah dua
orang yang paling bertanggung jawab karena
mereka dipilih langsung. Untuk apa dipilih
langsung kalau hanya ujunnya menyengsarakan
rakyat jelata
17. Seperti halnya presiden dan wakilnya,
Gubernur, bupati, wali kota dan anggota dewan
adalah pihak yang paling berdosa dan bersalah
karena tidak bisa melindungi rakyat dari jebakan
krisis ekonomi.
18. Kalau mereka tidak membelah rakyat,
demonstrasi dan anarkhisme akan menjadi benar
karena saluran demokrasi buntu.
19. Pemilu dimana-mana gagal jika hasil pemilu
tidak bisa membela rakyat.
20. Demokrasi sudah emnjadi barang busuk yang
hanya digunakan penguasa untuk menipu rakyat
21. Gaji pejabat dan politisi mahal, tetapi rakyat
dibiarkan menderita
22. Perilaku boros anggota dewan dimana-mana
parah, ini membuat rakyat semakin marah dan
emosi.
23. Dampak kenaikan BBM akan menjalar ke
berbagai bidang kehidupan
24. Akibat harga BBM naik angka putus sekolah
naik
25. Gizi semakin memburuk pada masyarakat
miskin
26. Angka kematian Ibu hamil semakin tinggi
akibat kurang gizi.
27. Di tahun-tahun sebelumnya, kenaikan harga
BBM menaikan jumlah orang/keluarga miskin
28. kenaiakn BBM akan menyeret situasi
kemiskinan semakin parah.
29. Kenaiakan BBM akan diikuti penimbunan
besar-besaran bagi pengusaha
30. kenaikan BBM akan menjadikan angka
kriminal meningkat akibat kesulitan hidup
31. Kenaiakan harga BBM akan dikuti berbagai
manipulasi data dan statistik bagi kepentingan
pemerintah
32. Tafsir UU selama ini hanya menguntungkan
pemerintah dan pengusaha ketimbang rakyat.
33. Hidup sudah susah dan pahit, kenapa harus
ditambah lebih susah
34. Pemerintah hanya mendukung perbudakan di
dalam negeri sendiri ketimbang mendukung
rakyat hidup mandiri.
35. Pemerintah selama ini tidak jujur mengelola
sumber kakayaan alam.
36. Kepala daerah yang dipilih secara langsung
hanya menjadi agen tangan pemerintah pusat
ketimbang memperjuangkan rakyat yang
memilihnya.
37. kapala daerah yang acuh tidak acuh
38. Pemerintah tidak tegas dalam menyikapai
buruknya permainan harga BBM dalam negeri
39. Semakin hari korupsi semakin menjamur
sementara rakyat kian menderita
40. Jumlah angka orang miskin kota tinggi
41. Masih banyak pelajar yang kesulitan
mengakses pendidikan
42. Pertanian di desa sangat buruk dan tidak bisa
lagi mencukupi kebutuhan sendiri sehingga
kenaiakn BBM sangat rentan
43. Banyak sektor lain yang seharusnya bisa
dihemat tetapi negara tidak mau tahu
44. Penjarahan hutan dibiarkan tetapi BBM
malah dinaikkan
45. Hasil laut lebih suka dibeirkan ke negara lain
ketimbang dikelola sendiri.
46. Negara bangkrut tetapi pejabatnya kaya raya
47. Demokrasi menjadikan rakyat sadar akan
hak-haknya
48. Rakyat tidak lagi bisa selalu dibodohi dan
dihegemoni kebenaran
49. Negara tidak lagi bisa memonopoli segalanya
sebagaimana pemerintahan absulut
50. Rakyat tidak pernah diajak bicara dengan
objektif tentang amsalah-msalah negara
termasuk minyak bumi
51. Rakyat daerah sudah merelakan minyaknya
diexspolitasi untuk Jakarta selama ini, tapi
mengecewakan hasilnya
52. Daerah banyak memebrikan ke pusat, tetapi
pusat terus menyedot darah rakyat lewat
kenaikan BBM
53. Pemerintah yang suka mengancam adalah
pemerintah bodoh yang semakin membuat
rakyat marah dan turun ke jalan
54. Pemerintah banyak mengeluh membuat
rakyat tidak sabar
55. APBN masih banyak kebocoran
56. sebagian kelompok intelektual dan LSM
hanya menjadi kaki tangan pemerintah
57. Fasilitas untuk pejabat negara banyak dan
mewah tetapi kinerja kualitasnya tiarap
58. Media juga sering digunakan pemerintah
untuk membenarkan tindakannya
59. Selama 5 tahun terakhir, kita lebih banyak
dibebani masalah negara dan bukan diberikan
solusi yang menggembirakan. Artinya rakyat
hanya dijadikan obyek curhat pemerintah.
60. Rakyat taat bayar pajak, tetapi pajak dikorupsi
dan tidak jelas jlunturngnya.
61. Penegakan hukum hanya berlaku bagi orang
cilik
62. Kekebalan pejabat dan politisi pemerintah
atas hukum, seperti kasus wisma atlit,
menjadikan rakyat semakin muak dengan aparat
hukum. Hal ini juga memicu anarkhisme rakyat
63. Konsep desentralisasi yang tidak ada
manfaatnya bagi rakyat sampai hari ini memang
diciptakan oleh penguasa agar daerah tidak
mandiri dan melawan pemerintah pusat
64. Pemeirntah selalu mencari kambing hitam
atas kegagalan-kegagalanya.
65. Uang negara habis untuk urusan operasional
yang tidak jelas manfaatnya bagi rakyat secara
langsung
66. Rakyat diminta sabar tetapi pemerintah tidak
melakukan aksi nyata mencari solusi.
67. Ingat kebohongan publik pemerintah yang
dikeluarkan oleh tokoh lintas agama di Jakarta.
68. Pemerintah bohong akan menyulut
kerusuhan lebih besar
69. Padatnya kota akan semakin diperparah oleh
kenaikan BBM
70. BBM adalah dasar harga sembako sehingga
rentan dampaknya
71. Pemerintah sering mengadu demonstran
dengan aparat keamanan
72. Itikad baik pemerintah tidak dapat dilihat
oleh masyarakat karena kebijakan yang buruk
diterapkan pada situasi yang buruk.
73. Politisi tidak pernah merasa salah
74. Pejabat merasa paling hebat padahal tidak
bisa melakukan terobosan
75. Presiden hanya bisa mengeluh, dan meminta
rakyat sabar menderita sementara dirinya tidak
beruapaya mencari solusi
76. Mahasiswa yang diajak plesir ke China, adalah
pengkhianat intelektual dan ini terjadi di rezim
SBY yang korup
77. Negara selalu membuat isu tandingan ketika
drama kenaikan BBM dimulai
78. Kenaikan Upah tidak mengikuti kenaikan
BBM—makin menderita
79. Banyaknya oragnisasi membuat demonstrasi
beragam orientasi dan cara
80. Keragaman ini justru akan menjadi
penyemangat menolak harga BBM baru
81. Banyaknya organisasi yang terkooptasi
Negara menjadikan organisasi diluarnya semakin
militant dan semangat
82. Menolak harga BBM adalah persoalan perut
ratusan juta orang walau yang teriak hanya
ratusan ribu saja.
83. Pemerintah gagal karena kemiskinan semakin
terasa sampai ke tulang
84. Kesenjangan ekonomi semakin meningkat
tajam
85. Banyaknya masyarakat yang masih miskin,
rumah belum jadi akibat kena bencana, dan
persoalan melilit lainnya menjadikan mereka
tidak ikut demontsrasi tetapi meraka ingin teriak
jangan dinaikkan BBM. Karena itu perlunya
wadah penyalur yaitu demonstrasi.
86. Harga BBM bukan masalah partai oposisi
tetapi ini jelas masalah rakyat. Jadi semakin
pemerintah mengalihkan perhatian semakin
bodoh terlihatnya dan semakin kuat perlawanan
rakyat
87. Dari pada menderita berkepanjangan, orang
bisa nekat melawan pemerintah jika
mendapatkan kesempatan bahkan mereka akan
rela ditembak.
88. Provokasi itu hanya mainan militer jadi rakyat
pun sudah tahu bagaimana cara menghadapi
provokasi.
89. Perjuangan kelas di Indonesia masih kuat
hanya terbungkus oleh berbagai kepentingan
yang lebih “etis.”
90. Demonstrasi adalah mekanisme demokrasi
yang sah secara hokum dan dilindungi oleh
kemanusiaan.
91. Demonstrasi, adalah lazim dan wajar, jika
terjadi bentrok adalah bagian dari dinamika.
92. Jika dampaknya ingin kuat, maka demonstrasi
harus anarkis karena pemerintah tidak serius
menanggapi protest kecuali kalau ada anarkisme
dan brutalisme. Rakyat tahu bagaimana cara
mencari perhatian.
93. Sebagain penolak kenaikan BBM hanya
karena tidak suka sama SBY
94. Sebagian karena pemerintah terlalu lemah
dan melindungi koruptor
95. Sebagain karena kecewa karena dulu tidak
memilih SBY
96. Bahkan ada banyak juga yang kecewa karena
menyesal memilih pak Beye.
97. Jika pemerintah tidak paham keinginan rakyat
apa perlu referendum untuk menaikkan BBM
98. Banyak sikap anti kenaikan BBM juga didasari
atas kekecewaan daerah terhada pemerintah
pusat.
99. Menulis status menolak naiknya BBM adalah
bagian dari rakyat yang demonstrasi di jalanan
TIDAK IKUT DEMO KE JALAN BUKAN BERARTI
KAMI TIDAK MUAK DENGAN PEMERINTAH YANG
GOBLOK DAN DUNGU MEMBACA ASPIRASI DAN
JERITAN RAKYAT.
UNTUK ITU MARI KITA SERUKAN GERAKAN ANTI
PEMERINTAH NEOLIBERAL DENGAN BEBERAPA
SKENARIO DI BAWAH INI.
Skenario Gerakan 1:
Memaksa kepala daerah tekan tanda tangan
menolak BBM dan bersuara di media local dan
nasional secara resmi.
Dibutuhkan 9 gubernur dan 99 bupati saja yang
menolak kenaikan BBM, dijamin kenaikan BBM
akan batal atau terjadi krisis dan reformasi jilid
ke-2.
Kepada demonstran sasaran kita adalah
memaksa ketua DPRD, Gubernur dan Bupati
untuk menolak kenaikan BBM. Jika tetap naik
maka harga di daerah itu tidak berubah alias
disubsidi negara/pemerintah. Dengan demikian
warga yang di daerah mendapat harga mahal
juga akan mengikuti tetangganya yang harga
BBM masih tetap, krisis serius akan terjadi dan
akan ada kemenangan dari pada demo ke Jakarta
yang menghabiskan biaya. Mari bergerak dari
tingkat lokal. Kita bisa mulai inventarisir pejabat
daerah yang berani melawan pusat dalam
kebijakan kenaikan BBM tahun ini.
Skenario Gerakan 2
Menduduki bangunan public seperti gedung
rakyat, stasiun, bandara, dan gedung-gedung
pemerintahan lainnya.
Skenario Gerakan 3
Pemogokan buruh, guru, dan mahasiswa di
seluruh Indonesia.
Herida hafidz forum kompasiana
sumber
http://m.kompasiana.com/post/politik/2012/03/26/99-alasan-kenapa-menolak-kenaikan-harga-bbm/
