ShareThis

Headlines News :
Home » , » PSK Malaysia Mengaku Dihutang Oleh Seorang Ustad

PSK Malaysia Mengaku Dihutang Oleh Seorang Ustad

Written By Unknown on Sabtu, 20 Februari 2016 | 07.42

Seorang wanita membuat sebuah pengakuan yang menggelitik, wanita Malaysia ini, mengungkapkan bahwa dirinya telah melayani seorang pria yang bergelar ustaz selama tiga jam.

Yang membuat kabar ini tambah miris, wanita pemilik akun Facebook Zara XXX High School ini, mengklaim ustaz yang menjadi pelanggannya itu merupakan lulusan jurusan hukum Universitas Al-Azhar.

Namun yang menjadi pertanyaan, ustad tersebut disebut Zara memiliki istri seorang dj radio di IKIM FM. Bahkan Zara juga  menyebutkan bahwa pelanggannya ini seseorang yang berpangkat Dato bergelar Ustad Y.

Lucunya, Zara menyebut Dato 'Ustaz Y berhutang sebanyak RM3,000 setelah mendapatkan layanan seks darinya. Namun, sejauh mana kebenaran hal ini masih menjadi tanda tanya.

Zara dilaporkan merupakan seorang PSK negeri Jiran Malaysia yang dikabarkan sangat menyukai berhubungan dengan suami orang. Tapi kalau benar pengungkapan ini, siapalah agak-agaknya gelar 'Ustaz Y' misterius itu?

Namun dalam status lainnya Zara mengaku ini baru satu dari beberapa pelanggan VIP nya yang berhutang yang akan dia uangkap.

''Alaaa... Tu baru ustaz... kan Zara dh janji ngan korang... Baaaannyyaaaakkkk lagi VIP yang akan zara dedahkan... Gara2 menipu tak bayar..

Satu2 okay.. Sabar.. Jangan gelojoh.'' tulis Zara.

Namun, ada juga bantahan yang menyebut pengakuan Zara hanyalah fitnah belaka yang didasari dendam. Dimana Zara menaruh dendam terhadap Ustad Y, lantaran akun Affiliate Junction (AJ) sebuah syarikat berbentuk Multi-Level Marketing (MLM), milik Zara diberhentikan dan salah seorang pihak atasan yang terlibat adalah Ustaz Y itu. mrseru.com

Naah.. bagaimana menurut Anda?


Share this post :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Support : Web Desain | ALFUSOFTMEDIA | IndoPetro
Copyright © 2011. NEWS.JURNALISRAKYAT.COM - All Rights Reserved
Web Desain Publising Media Published by Citizen Journalism
Proudly powered by Blogger