ShareThis

Headlines News :
Home » » BNP2TKI Panggil Penyalur TKI Ilegal ke Korea

BNP2TKI Panggil Penyalur TKI Ilegal ke Korea

Written By Unknown on Minggu, 14 Februari 2016 | 08.23

Jakarta-  Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid mengaku geram saat mendengar informasi bahwa ada puluhan TKI yang dikirimkan secara ilegal ke Korea Selatan. Menyikapi hal itu, Nusron pun langsung menginstruksikan Deputi Perlindungan BNP2TKI dan Tim Direktorat Pengamanan dan Pengawasan untuk terjun ke lapangan menelusuri fakta yang ada.

Dari hasil penelusuran BNP2TKI berhasil menemukan nama perusahaan yang menyalurkan TKI ilegal ke Korea Selatan tersebut. Untuk melakukan klarifikasi, BNP2TKI akan memanggil perusahaan serta pimpinan pada Senin (15/2/2016) besok. "Ini sudah menyangkut perdagangan manusia. Kami serius memberantas praktik seperti ini demi jaminan perlindungan para TKI," kata Nusron, Minggu (14/2/2016).

Baca Juga

RI-Malaysia Sepakat Permudah Prosedur Kepulangan TKI Ilegal
Cara Kementerian Tenaga Kerja Cegah Pengiriman TKI Ilegal
Ini Alasan TKI di Malaysia Nekat Mudik Lewat Jalur Ilegal
Di tengah upaya BNP2TKI menertibkan praktik pengiriman TKI secara ilegal oleh perusahaan dan oknum tak bertanggungjawab, ternyata baik penyalur maupun calon TKI seperti tidak ada kapok.

Menurut Nusron, khusus untuk penempatan TKI di Korea yang mana telah ada kerjasama G to G antara Indonesia dan Korea, maka sosialisasi mengenai bagaimana peluang bekerja di negara tersebut melalui jalur prosedural sudah cukup tersosialisasi. Bagi para PPTKIS, harusnya juga ikut menjaga hubungan dan kerjasama yang baik tersebut.

"Tapi ternyata masih ada juga PPTKIS nakal dan para calo yang mau merusak kerjasama ini dengan praktik pengiriman TKI secara ilegal. Dan ini adalah praktik human trafficking yang tidak bisa ditolelir," tegasnya.

Deputi Perlindungan BNP2TKI Lisna Y Poeloengan menambahkan, berdasarkan posisi cek di lapangan nama PT Nirwana Cahaya, Dirut Jose Rizal dan Dir Operasional Sunata menyatakan benar menempatkan tenaga kerja laki-laki atas nama Sumarno dan kawan-kawan.

"Hari Senin akan ke BNP2TKI untuk memberikan klarifikasi dan dokumen. Demikian laporan sementara dari Tim Dit Pamwas yang melakukan penyelidikan," kata Lisna.

Seperti diketahui, Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Seoul, Korea Selatan (Korsel) menuturkan, aliran TKI ilegal ke wilayah Jeju masih cukup deras. KBRI Seoul mengendus kabar bahwa 26 WNI yang datang dan masih dibawa broker berpindah-pindah di Jeju.

Menurut keterangan tertulis KBRI Seoul, pihak KBRI mendapati kabar bawah pada medio Februari ini akan ada lagi gelombang WNI yang diberangkatkan ke Jeju.

Menanggapi derasnya aliran TKI ilegal ke Jeju, Duta Besar Indonesia untuk Korsel John Prasetio mendesak aparat di Indonesia untuk dapat mengambil langkah-langkah pencegahan, dengan menangkap para oknum yang terlibat dalam pengiriman TKI ilegal ini.
Liputan6.com
(Ndw/Gdn)


Share this post :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Support : Web Desain | ALFUSOFTMEDIA | IndoPetro
Copyright © 2011. NEWS.JURNALISRAKYAT.COM - All Rights Reserved
Web Desain Publising Media Published by Citizen Journalism
Proudly powered by Blogger