JURNALISRAKYAT.COM Banyak di antara kita, diajak-ajak teman untuk ikut kelompok keagamaan. Dicitrakan bahwa anggota kelompok memiliki kesucian yang lebih tinggi dari pada yang tidak ikut. Tidak semua kelompok keagamaan adalah sekte. Namun, sebuah sekte, pada awalnyaterlihat sama seperti kelompok keagamaan biasa dan memberikan siraman rohani bagi pemula.
Tidak semua sekte tidak baik. Banyak sekte yang baik. Tapi banyakjuga yang tidak baik. Oleh karenanya, perhatikan agenda tersembunyi petinggi sekte. Jika berbahaya dan melanggar hukum, segera tinggalkan.Tidak ada orang yang menyadari saat diajak untuk menjadi anggota sekte. Di sini saya berbagi pengalaman, bacalah baik-baik, agaranda tidak terjerumus lebih jauh.Kejadiannya saat kuliah semester dua, dimana saya diajak bergabung dengan sebuah persekutuan doa. Sebuah komunitas yang saat itu terlalu kecil untuk disebut gereja. Saya memutuskan ikut karena tidak enak menolak ajakan. Diajak terus menerus (1).Rupanya persekutuan doa ini menyenangkan. Lebih banyak nyanyinya daripada kotbahnya. Tentu saja lebih banyak nyanyi, karena slogan tempat ibadah ini adalah: Disinilah Pusat Pujian. Kotbah juga tidak kalah serunya. Begitu berapi-api. Sebuah pengalaman rohani yang menyenangkan. Menjawab kebutuhan siraman rohani (2).
Selesai ibadah pertama, semua menyambut saya dengan ramah. Menunjukkan persaudaraan. Saya diterima seperti anggota keluarga (3). Lalu saya diajak untuk bergabung dalam kelompok pemuridan (4).Pemuridan disebut Kelompok Pemuridan (KP). Satu KP berisi sekitar 10 orang, dan saya masuk dalam KP 4. KP terakhir yang saat ituada. Di situ baru saya ketahui, bahwa KP 1 dan KP 2 adalah lingkaran inti. Anggotanya para pendeta yang berkotbah di ibadah minggu. KP 2 berisi para pengajar untuk KP 3 dan KP 4. KP yang lebih bawah wajib memanggil abang atau kakak pada KP yang lebih atas. KP yang lebih atas artinya memiliki tingkat rohani yang lebih tinggi. Seorang yang kerohaniannya menurun bisa turun KP, dan seorangyang kerohaniannya dianggap meningkat bisa naik KP. Jadi KP 1 dan KP 2 adalah posisi yang tinggi sekali, sangat dihormati. Sistim demikian adalah sistim sel (5) dan memiliki eksklusivitas (6).
Orang yang turun KP, dilabeli mantul. Artinya, hatinya memantulkan firman Tuhan. Tidak menyerapnya. Orang yang mantul dijauhi teman-teman mantan satu KP nya. Sehingga membangkitkan rasa tertuduh yang besar. Ada pelabelan terhadap orang yang dianggap menyimpang (7).Pemuridan dilakukan seminggu sekali, isinya lebih pada doktrin. Buku bacaan yang boleh dibaca diberitahukan. Kami menyebut diri kami sebagai Umat Pilihan. Imamat Rajani. Umat yang Kudus. Di luar jemaat adalah orang dunia. Kami membenci iblis. Lucifer dan pengikut-pengikutnya, serta diajarkan untuk menjadi orang Kristen yang militan. Para anggota KP disebut juga tentara. Tentara memiliki bagiannya: Tentara doa dan Tentara pujian. Namun, semua tentara wajib melakukan rekrutmen jiwa baru. Istilahnya adalah jiwa. Dalam kelompok pemuridan ada indoktrinasi (8).
Setiap anggota KP, adalah saudara satu dengan lainnya. Harus saling membantu, saling bertanggung jawab. Termasuk saling memberikanpekerjaan. Di sini juga ditekankan, bahwa keluarga yang sebenarnya adalah keluarga rohani, bukan keluarga jasmani. Dalam banyak kejadian, keluarga harus ditinggalkan. KP1 dan KP2 tinggal bersama dalam satu rumah. Dalam perjalanan waktu, untuk pasangan menikah, tetap tinggal satu rumah dengan banyak anggota “keluarga”. Dengan demikian, setiap kelompok ada ikatan kuat (9).Karena setiap kelompok wajib salingmembangun kerohanian, maka harus hanya berteman dalam jemaat ini. Berteman dengan orang luar, hanya dibolehkan dengan tujuan merekrut jiwa baru. Dengan demikian terjadi isolasi (10).Setiap anggota KP, wajib tunduk pada pemimpin, atau guru KP. Guru KP adalah wakil Tuhan untuk mendidik anggota menjadi jemaat yang dewasa . Jika kepada guru KP sendiri saja sudah harus menundukkan diri, apalagi kepada pendeta tertinggi. Ada penundukan diri (11).Setiap anggota wajib mendonasikan sejumlah uang. Disebut persembahan. Menurut alkitab, persembahan wajib adalah persepuluhan dan persembahan syukur. Persepuluhan nilainya 10% dari pendapatan/ gaji. Persembahansyukur adalah persembahan wajib dengan nominal sukarela.
Namun, ditanamkan doktrin: dimanahartamu berada, disitu hatimu berada. Maka, jika pemberian adalah 15% dari gaji, maka hati kita hanya 15% saja kepada Tuhan. 85% nya mengasihi diri sendiri. Orang yang mengasihi diri sendiri melebihi Tuhan hanyalah bayi rohani dan anak-anak rohani. Seorang tentara Tuhan yang mengasihi diri sendiri lebih dari mengasihi Tuhan disebut mantul (lihat poin 6). Dengan pola donasi seperti ini, pemimpin tertinggi memiliki uang yang sangat banyak. Ada donasi (12).Belakangan, pengumpulan persembahan di level KP atas ditetapkan sebesar 70% dari gaji dandiaudit untuk melakukan kontrol atas kecintaan pada Tuhan. Pacaran dan pernikahan juga dikontrol agar hanya antara jemaat saja. Beberapa bahkan diatur pendeta, siapa menikah dengan siapa. Ada kontrol (13).
Karena jemaat adalah Umat Pilihan Allah, dan orang luar adalah orang dunia, maka sah-sah saja melakukanberbagai manipulasi mengambil uang orang dunia. Istilahnya menjarah harta bangsa-bangsa untuk kemuliaan Tuhan. Berbohong kepada orang dunia diistilahkan sebagai berhikmat. Menurut mantanbendahara yang sudah keluar, uang jemaat digunakan untuk membuat financial company, commodity trading, dimana investor dibohongi mengenai nilai keuntungan yang didapat. Bisa juga untung dibilang rugi. Itu namanya berhikmat dalam menjarah harta bangsa-bangsa. Menghalalkan segala cara (14).
Makin tinggi KP, ketentuan-ketentuan yang ditetapkan makin ketat. Makin rendah KP, ketentuan makin longgar. Karena dianggap masih bayi rohani. Belum bisa diberikan “makanan” keras. Ada tingkat pengorbanan (15).Dengan indoktrinasi, isolasi, dan persaudaraan yang sedemikian kuat,akan sulit bagi anggota untuk keluar dari lingkaran tersebut, karena sudah terlanjur tidak punya teman lain selain dalam kelompok tersebut,ditambah lagi dengan pelabelan yang diberikan oleh orang-orang yang biasa dekat dengan kita itu. Saya bergabung dengan sekte ini saat jumlah jemaat kurang dari 60 orang. Saat saya tinggalkan dua tahun kemudian, jumlah jemaat sekitar 1000 orang.Pada akhir dari kisah ini, saya mempolisikan pendeta tertingginya karena sebuah kasus kriminal. Membuat saya didoakan setiap minggu oleh 1000 orang selama satutahun, diserahkan pada iblis, dijulukisebagai AntiKris, atau anti Kristus, 666.Menurut kajian Dekan Sekolah Tinggi Theologi Jakarta, Dr. Martin Sinaga, kelompok yang memiliki pola rekrutmen dan pola kehidupan demikian disebut SEKTE.
Sekte dalam definisinya, bisa merupakan kelompok keagamaan, bisa juga politik.Jadi, jika anda merasa direkrut, masuk kelompok yang memiliki ciri-ciri tersebut, saya pastikan tanpaanda sadari, anda digiring masuk dalam sekte. Apakah itu sekte agama, sekte politik, atau kombinasikeduanya. Cara agar dapat keluar dari lingkungan sekte adalah, lepaskan dulu isolasi. Bergaul dengan orang di luar sekte, untuk membuka pikiran, sehingga pikiran tidak dipenuhi oleh doktrin-doktrin sekte semata. Berani untuk dikucilkan teman-teman lama, dilabeli hal-hal buruk. Milikilah teman di lingkungan luar sekte.
Waspadalah. Gunakan akal sehat anda..
- Esther Wijayanti -
