ShareThis

Headlines News :
Home » , »

Written By Admin Web on Minggu, 07 April 2013 | 10.05

Bandung - Ribuan warga Dayeuhkolot dan Baleendah dievakuasi ke tempat pengungsian karena banjir melanda pemukiman warga, Minggu (7/4/2013). Ketinggian air di pemukiman mencapai 2,3 meter.

"Untuk Kecamatan Dayeuhkolot ada 2.500 pengungsi yang masuk ke 15 titik pengungsian. Di Baleendah juga kabarnya terjadi evakuasi besa-besaran, jumlahnya mencapai 2 ribu yang mengisi tiga titik pengungsian," ujar Koordinator Lapangan Tagana Kecamatan Dayeuhkolot Dadang Wahidin saat dihubungi detikcom melalui telepon, Minggu (7/4/2013).

15 titik pengungsian di Dayeuhkolot yaitu: kantor kecamatan, Masjid Dayeuhkolot, Koramil Dayeuhkolot, Polsek Dayeuhkolot, Pesantren Alhilmi, Gedung PGRI Dayeuhkolot, SD Pasigaran, SD Leuwi Bandung, kantor Desa Cangkuang Wetan, Kantor RW 001 Cangkuang Wetan, Masjid Al Hilal, Kantor PLN Dayeuhkolot, GOR Kelurahan Pasawahan, Masjid Al Amanah, SDN Pasawahan.

"Sementara kalau di Baleendah di Rusunawa, SMP Bina Negara, dan Gor RW," ujar Dadang.

Menurut Dadang, para warga yang mengungsi sudah mulai sejak Subuh tadi. "Diprediksi jumlahnya akan terus bertambah jika melihat hari ini hujan lagi," katanya.

Dadang menyatakan jika jumlah pengungsi terus bertambah hingga sore ini, maka akan dibangun dapur umum. "Untuk sementara saat ini belum kita putuskan, karena kan pengungsi itu ada yang baru dan ada yang sudah lama. Untuk pengungsi yang lama, logistik masih mereka masih tersedia," katanya.

Akibat banjir ini, akses jalan dari Bandung menuju Dayeuhkolot via Palasari terputus. Sementara dari Bojongsoang, masih bisa dilewati kendaraan roda dua.


Sumber : Detik bandung
Share this post :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Support : Web Desain | ALFUSOFTMEDIA | IndoPetro
Copyright © 2011. NEWS.JURNALISRAKYAT.COM - All Rights Reserved
Web Desain Publising Media Published by Citizen Journalism
Proudly powered by Blogger